Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Libur Idul Adha 2026 dan Hari Penting Islam Mei 2026, Ini Tanggal Lengkapnya

Kompas.com, 6 April 2026, 21:15 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Jelang keberangkatan Haji 2026, pertanyaan tentang kapan Idul Adha 2026 mulai banyak dicari masyarakat seiring perencanaan ibadah kurban dan juga liburan.

Hari raya Idul Adha diperingati setiap 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah dan menjadi momen penting bagi umat Islam.

Selain ibadah, penentuan tanggal juga berkaitan dengan jadwal cuti bersama dan hari libur nasional.

Baca juga: Idul Adha 2026 Muhammadiyah Tanggal Berapa? Ini Jadwal Versi Kalender Global Tunggal

Kapan Idul Adha 2026  

Pemerintah dan organisasi Islam pun telah merilis prediksi jatuhnya Hari raya Idul Adha untuk tahun 2026.

Idul Adha 2026 Versi Kemenag

Kementerian Agama menyusun kalender menggunakan metode hisab dan perhitungan astronomi.

Meski demikian, kepastian awal Dzulhijjah tetap menunggu hasil sidang isbat menjelang hari raya.

Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 juga menetapkan 10 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Dengan demikian, terdapat kesesuaian antara kedua pihak dalam penentuan tanggal Idul Adha tahun tersebut.

Jadwal Puasa Dzulhijjah Menjelang Idul Adha 2026

Apabila 10 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, maka ada beberapa hari penting yang harus diperhatikan ulat muslim.

Selain hari raya, terdapat sejumlah hari penting dalam kalender Islam yang berkaitan dengan Idul Adha, antara lain:

  • 1-9 Dzulhijjah 1447 H: 18-26 Mei 2026: Puasa sunnah Dzulhijjah
    • 8 Dzulhijjah 1447 H: Minggu, 24 Mei 2026: Puasa Tarwiyah (sunnah)
    • 9 Dzulhijjah 1447 H: Senin, 25 Mei 2026: Puasa Arafah (sunnah)
  • 9 Dzulhijjah 1447 H: Selasa, 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah (puncak ibadah haji)
  • 10 Dzulhijjah 1447 H: Rabu, 27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha

Bagi jamaah haji, sesuai jadwal rangkaian perjalanan ibadah haji 2026 atau 1447 Hijriah, Wukuf di Arafah akan dilakukan pada 9 Dzulhijjah atau 26 Mei 2026.

Hal ini menjadi momen paling sakral dalam rangkaian ibadah haji, yang kemudian dilanjutkan dengan perayaan Idul Adha keesokan harinya.

Jadwal Hari Tasyrik Setelah Idul Adha 2026

Setelah Idul Adha, umat Islam memasuki hari Tasyrik yang berlangsung selama tiga hari, yaitu:

  • 11 Dzulhijjah 1447 H: Kamis, 28 Mei 2026
  • 12 Dzulhijjah 1447 H: Jumat, 29 Mei 2026
  • 13 Dzulhijjah 1447 H: Sabtu, 30 Mei 2026

Pada hari-hari Tasyrik, umat Islam dilarang berpuasa dan dianjurkan memperbanyak dzikir, makan, minum, serta melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

Jadwal Libur Idul Adha 2026

Berdasarkan kalender resmi pemerintah, Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah diprediksi jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Penetapan ini mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia yang disusun Kementerian Agama RI.

Meski demikian, kepastian jatuhnya awal Dzulhijjah tetap menunggu hasil sidang isbat menjelang hari raya.

Terkait libur nasional dan cuti bersama Idul Adha, sesuai SKB 3 Menteri telah ditetapkan pada tanggal:

  • Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha
  • Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha

Masyarakat berpeluang menikmati libur panjang jika mengambil cuti tambahan pada Jumat, 29 Mei 2026, yang berlanjut dengan akhir pekan.

Peluang Long Weekend Idul Adha 2026

Rangkaian libur Idul Adha 2026 berdekatan dengan hari besar lainnya, sehingga membuka peluang long weekend yang cukup panjang, yaitu:

  • Sabtu, 30 Mei 2026: Libur akhir pekan
  • Minggu, 31 Mei 2026: Libur Waisak sekaligus akhir pekan
  • Senin, 1 Juni 2026: Libur Hari Lahir Pancasila

Kondisi ini membuat periode libur menjadi momentum ideal untuk perjalanan keluarga maupun aktivitas religi.

Dengan jadwal yang telah diprediksi, masyarakat dapat mulai merencanakan kegiatan ibadah maupun liburan Idul Adha 2026 secara matang.

Momen ini tidak hanya menjadi waktu untuk berkurban, tetapi juga mempererat kebersamaan keluarga.

Selain itu, rangkaian hari penting seperti Arafah dan Tasyrik memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Islam.

Oleh karena itu, penting untuk memanfaatkan waktu tersebut dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan kebaikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Aktual
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Aktual
 Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Aktual
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
Aktual
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Aktual
Polisi di Banyuwangi Diminta Jaga Wudhu dan Shalat: Integritas Dimulai dari Kesucian Diri
Polisi di Banyuwangi Diminta Jaga Wudhu dan Shalat: Integritas Dimulai dari Kesucian Diri
Aktual
Batal ke Makkah, Tapi Justru Dapat Predikat Haji Mabrur dari Allah
Batal ke Makkah, Tapi Justru Dapat Predikat Haji Mabrur dari Allah
Aktual
Badai Petir Landa Saudi, NCM Peringatkan Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Pekan
Badai Petir Landa Saudi, NCM Peringatkan Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Pekan
Aktual
Kisah Jemaah Haji Termuda RI Asal Pontianak, Berangkat di Usia 13 tahun untuk Doakan Mendiang Ibu
Kisah Jemaah Haji Termuda RI Asal Pontianak, Berangkat di Usia 13 tahun untuk Doakan Mendiang Ibu
Aktual
Kisah Jemaah Haji Termuda Banjarmasin, Bisa Berangkat 20 Lebih Cepat dan Menjemput Panggilan di Usia 17 Tahun
Kisah Jemaah Haji Termuda Banjarmasin, Bisa Berangkat 20 Lebih Cepat dan Menjemput Panggilan di Usia 17 Tahun
Aktual
Ini Jadwal Asrama Haji 2026: Kegiatan hingga Larangan Jemaah
Ini Jadwal Asrama Haji 2026: Kegiatan hingga Larangan Jemaah
Aktual
Kisah Kakek Usia 103 Tahun yang Jadi Jemaah Haji Tertua DIY, Berangkat untuk Tunaikan Wasiat Istri
Kisah Kakek Usia 103 Tahun yang Jadi Jemaah Haji Tertua DIY, Berangkat untuk Tunaikan Wasiat Istri
Aktual
Belum Aqiqah Tapi Mau Kurban, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ulama
Belum Aqiqah Tapi Mau Kurban, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Apakah Boleh Kurban Atas Nama Satu Keluarga? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Boleh Kurban Atas Nama Satu Keluarga? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com