Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

158 Jemaah Haji 2026 Asal Bangka Selatan Siap Berangkat, Persiapan Capai 95 Persen

Kompas.com, 6 April 2026, 23:44 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Sebanyak 158 calon jemaah haji asal Kabupaten Bangka Selatan dipastikan siap diberangkatkan pada musim haji 2026.

Tingkat kesiapan jemaah telah mencapai sekitar 95 persen setelah melalui berbagai tahapan penting.

Persiapan meliputi kelengkapan dokumen, pemeriksaan kesehatan, pelunasan biaya, hingga bimbingan manasik.

Saat ini, tahapan yang tersisa hanya persiapan teknis menuju Asrama Haji Bangka Belitung sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Baca juga: Asrama Haji Lampung Punya Dua Gedung Baru, Jemaah Haji 2026 Bisa Nikmati Fasilitas Modern

Persiapan Calon Jemaah Haji Hampir Rampung

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangka Selatan, Agus Sadimin, menyampaikan bahwa sebagian besar proses telah selesai.

Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan kelancaran pemberangkatan jemaah.

"Kami katakan menurut persentase dari kami, kurang lebih 95 persen persiapan-persiapan telah siap untuk keberangkatannya," ujar Agus Sadimin, Senin (6/4/2026).

Fokus saat ini diarahkan pada kesiapan transportasi serta jadwal keberangkatan dari daerah menuju embarkasi antara.

Baca juga: Asrama Haji Surabaya Siap Sambut Jemaah Haji 2026, Berikan Fasilitas Setara Hotel Bintang Tiga

Sebaran Jemaah dari Tujuh Kecamatan

Dari total 158 jemaah, terdiri dari 73 laki-laki dan 85 perempuan yang berasal dari tujuh kecamatan di Bangka Selatan.

Kecamatan Airgegas menjadi penyumbang terbanyak dengan 67 jemaah, disusul Kecamatan Toboali sebanyak 43 jemaah.

Selanjutnya, Kecamatan Tukak Sadai sebanyak 17 orang, Kecamatan Simpang Rimba 13 orang, Kecamatan Payung 12 orang, Kecamatan Lepar empat orang, dan Kecamatan Pulau Besar dua orang.

Sementara Kecamatan Lepar Pongok tidak mengirimkan jemaah tahun ini.

"Sebanyak 158 orang calon jemaah haji yang akan diberangkatkan pada tahun 2026 ini Insya Allah sudah siap untuk berangkat," jelas Agus Sadimin.

Calon Jemaah Haji 2026 Telah Ikuti Bimbingan Manasik 

Seluruh jemaah telah mengikuti bimbingan manasik haji yang tahun ini mengalami perubahan pola. Jika sebelumnya dilakukan 10 kali pertemuan, kini hanya lima kali pertemuan.

Rinciannya terdiri dari empat kali manasik di tingkat kecamatan dan satu kali di tingkat kabupaten.

Pelaksanaan manasik dibagi dalam dua lokasi utama untuk memudahkan jemaah.

Lokasi pertama di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bangka Selatan diikuti 64 jemaah. Sementara lokasi kedua di Desa Nyelanding, Kecamatan Airgegas, diikuti 94 jemaah.

"Pembagian lokasi ini dilakukan agar pelaksanaan bimbingan lebih efektif dan menjangkau seluruh jemaah," sebutnya.

Agus berharap materi manasik menjadi bekal penting bagi jemaah dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci, baik secara fisik maupun mental.

Terlebih di tahun 2026 menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bangka Selatan menangani penuh proses pemberangkatan jemaah.

Hal ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

Koordinasi dengan berbagai pihak terus diperkuat guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar.

"Kami berharap jemaah dapat melaksanakan ibadah sesuai syariat dan meraih predikat haji mabrur dan mabrurah," pungkas Agus Sadimin.

15 Petugas Haji Disiapkan untuk Dampingi Jemaah

Sebanyak 15 petugas haji disiapkan untuk mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji 2026.

Para petugas akan terbagi dalam dua kloter, yakni tujuh orang di kloter delapan dan delapan orang di kloter sembilan.

"Petugas kloter ini semuanya akan mendampingi jemaah haji dari asrama sampai Arab Saudi," ujar Agus Sadimin.

Petugas terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat, serta Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

"Semuanya sudah disiapkan petugas-petugas yang profesional, baik itu petugas kesehatan maupun pembimbing ibadah," papar Agus Sadimin.

Dukungan Penuh untuk Kelancaran Haji 2026

Seluruh petugas telah melalui proses seleksi sesuai ketentuan dan siap bekerja secara terpadu dalam melayani jemaah.

Pemerintah berharap dukungan ini mampu memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

"Petugas ini akan membimbing dan membantu jemaah dalam setiap tahapan ibadah haji nantinya," ucapnya.

Dengan kesiapan jemaah dan dukungan petugas, pelaksanaan haji 2026 diharapkan berjalan optimal, aman, dan sesuai tuntunan syariat.

Artikel ini telah tayang di BabelNews.id dengan judul "Tingkat Kesiapan Capai 95 Persen, 158 Calhaj Bangka Selatan Siap Berangkat".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar