Editor
KOMPAS.com — Pemerintah merilis pembagian lengkap kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia tahun 2026 yang mencapai total 525 kloter, mencakup seluruh wilayah Tanah Air dari Sumatera hingga Papua.
Pemberangkatan jemaah haji akan dimulai pada 22 April 2026 dalam dua gelombang. Gelombang pertama melalui rute Indonesia–Madinah–Makkah, sedangkan gelombang kedua melalui Indonesia–Jeddah–Makkah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan kesiapan pemberangkatan berjalan lancar.
"Sampai hari ini tidak ada kendala dalam persiapan, baik dari sisi Indonesia maupun pihak Arab Saudi. Keberangkatan pertama jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April 2026," ujarnya dilansir dari Antaranews.
Baca juga: Jadwal Pengumpulan Koper Calon Jemaah Haji Jombang 2026, Cek Tanggal dan Waktu per Kloter
Sebanyak 277 kloter dilayani oleh Garuda Indonesia, dengan rincian wilayah sebagai berikut:
Sebanyak 248 kloter lainnya menggunakan layanan Saudia Airlines, dengan cakupan wilayah:
Pembagian kloter ini menunjukkan distribusi jemaah haji Indonesia yang merata dari barat ke timur. Embarkasi besar seperti Solo dan Surabaya menjadi pusat pemberangkatan utama karena tingginya jumlah jemaah dari Pulau Jawa.
Baca juga: Permudah Proses Imigrasi Jemaah Haji 2026, Layanan Fast Track Mecca Route Hadir di Makassar
Sementara itu, wilayah timur Indonesia seperti Sulawesi, Maluku, hingga Papua terakomodasi melalui embarkasi Makassar dan Balikpapan, memastikan seluruh jemaah tetap terlayani secara proporsional.
Dengan pembagian ini, pemerintah menargetkan proses keberangkatan haji 2026 berjalan tertib, efisien, dan mampu mengakomodasi kebutuhan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang