Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapan Idul Adha 2026? Cek Tanggalnya dan Potensi Libur Panjang 6 Hari

Kompas.com, 20 April 2026, 22:30 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Umat Islam di Indonesia akan kembali menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau yang dikenal sebagai Lebaran Haji pada akhir Mei 2026.

Selain menjadi momentum ibadah yang sarat makna, Idul Adha juga menarik perhatian karena berpotensi menghadirkan libur panjang yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Pertanyaan yang banyak muncul, kapan tepatnya Idul Adha 2026 dan bagaimana susunan hari liburnya?

Jadwal Resmi Idul Adha 2026

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang hari libur nasional dan cuti bersama, pemerintah telah menetapkan bahwa Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada:

  • Rabu, 27 Mei 2026 – Hari Raya Idul Adha
  • Kamis, 28 Mei 2026 – Cuti bersama Idul Adha

Penetapan ini menjadi acuan resmi bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas, baik yang berkaitan dengan ibadah maupun perjalanan.

Sebagai salah satu hari besar umat Islam, Idul Adha memiliki posisi penting karena berkaitan langsung dengan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci serta tradisi penyembelihan hewan kurban.

Baca juga: Mei 2026 Banyak Libur! Ini Jadwal Cuti Selain Idul Adha dan Peluang Long Weekend

Potensi Libur Panjang Hingga 6 Hari

Yang menarik, susunan kalender pada akhir Mei hingga awal Juni 2026 memberikan peluang libur panjang hingga enam hari berturut-turut.

Jika masyarakat mengambil cuti pada Jumat, 29 Mei 2026, maka rangkaian liburnya menjadi:

  • Rabu, 27 Mei 2026: Idul Adha
  • Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama
  • Jumat, 29 Mei 2026: Rekomendasi cuti
  • Sabtu, 30 Mei 2026: Libur akhir pekan
  • Minggu, 31 Mei 2026: Libur akhir pekan sekaligus Hari Raya Waisak

Dengan susunan tersebut, masyarakat bisa menikmati waktu istirahat yang cukup panjang. Momentum ini biasanya dimanfaatkan untuk pulang kampung, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar beristirahat dari rutinitas harian.

Lebih dari Sekadar Libur, Ini Makna Idul Adha

Meski identik dengan libur panjang, Idul Adha sejatinya merupakan hari raya yang sarat nilai spiritual.

Ibadah kurban yang menjadi bagian utama perayaan ini mengajarkan tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.

Dalam buku Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa kurban merupakan bentuk ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah sekaligus sarana berbagi kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

Daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat menjadi simbol nyata solidaritas sosial dalam Islam.

Tradisi ini masih sangat kuat dijalankan di Indonesia dan menjadi bagian dari budaya keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.

Baca juga: Hukum Mandi Keramas Sebelum Sholat Idul Adha, Wajib atau Sunnah?

Penentuan Tanggal dan Peran Kalender Hijriah

Penetapan Idul Adha tidak lepas dari sistem kalender Hijriah yang berbasis peredaran bulan. Oleh karena itu, tanggalnya selalu berubah setiap tahun dalam kalender Masehi.

Menurut buku Ilmu Falak karya Susiknan Azhari, awal bulan Zulhijah yang menjadi penentu Idul Adha, ditetapkan melalui metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

Meskipun jadwal dalam SKB telah diumumkan, pemerintah biasanya tetap menggelar sidang isbat untuk memastikan penetapan resmi berdasarkan hasil pemantauan hilal.

Momentum untuk Ibadah dan Kebersamaan

Idul Adha menjadi momen yang tidak hanya penting secara religius, tetapi juga sosial. Selain melaksanakan salat Id dan kurban, masyarakat memanfaatkan waktu ini untuk mempererat hubungan keluarga dan lingkungan sekitar.

Libur panjang yang menyertainya menjadi kesempatan langka untuk berhenti sejenak dari kesibukan dan kembali pada nilai-nilai kebersamaan.

Namun demikian, para ahli mengingatkan agar momen libur tidak menggeser esensi utama Idul Adha.

Seperti disebutkan dalam berbagai literatur keislaman, inti dari perayaan ini adalah ketakwaan dan keikhlasan dalam beribadah.

Baca juga: Benarkah Harus Puasa Sebelum Shalat Idul Adha? Ini Hukum dan Dalilnya

Rencanakan dari Sekarang

Dengan jadwal yang sudah jelas dan potensi libur panjang yang cukup ideal, masyarakat dapat mulai merencanakan kegiatan sejak dini. Baik untuk perjalanan, ibadah kurban, maupun aktivitas keluarga.

Perencanaan yang matang tidak hanya membuat libur lebih nyaman, tetapi juga memastikan bahwa momen Idul Adha tetap bermakna.

Momentum Spiritual

Idul Adha 2026 bukan sekadar hari raya, tetapi juga momentum spiritual yang berpadu dengan kesempatan libur panjang.

Dari tanggal 27 Mei hingga 1 Juni 2026, masyarakat berpotensi menikmati enam hari libur yang jarang terjadi.

Di balik panjangnya waktu istirahat, ada pesan yang tetap relevan, tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

Dan mungkin, di situlah makna sejati Lebaran Haji, bukan hanya dirayakan, tetapi juga direnungkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar