Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Petugas Bekerja Teliti Pantau Bagasi Di Balik Ramainya Kedatangan Jemaah Haji di Madinah

Kompas.com, 25 April 2026, 22:17 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber

KOMPAS.com - Kedatangan jemaah haji Indonesia di Kota Madinah, Arab Saudi, tak hanya diwarnai proses penyambutan di terminal bandara.

Di balik itu, ada pekerjaan penting yang berjalan senyap, yakni pengawasan ketat terhadap bagasi jemaah.

Proses ini menjadi bagian vital untuk memastikan kenyamanan jemaah sejak pertama kali tiba di Tanah Suci.

Petugas harus bekerja teliti dalam memastikan seluruh barang bawaan jemaah yang baru tiba di Tanah Suci tetap aman dan terpantau.

Baca juga: Ribuan Jemaah Haji Tiba Bersamaan di Bandara Madinah, Petugas Terapkan Rekayasa Pergerakan

Lima Petugas Setiap Shift Bekerja untuk Pantau Bagasi Jemaah

Di balik wajah-wajah lega jamaah haji Indonesia yang tiba di Kota Madinah Arab Saudi, ada kerja senyap yang tak selalu terlihat.

Bukan hanya penyambutan di terminal, tetapi juga pengawasan ketat terhadap barang bawaan jemaah yang menjadi bagian penting dari kenyamanan mereka setibanya di Tanah Suci.

Baca juga: Cerita Penjual Ikan Keliling di Gowa, Berangkat Haji dari Hasil Menabung Mulai Rp 30 Ribu per Hari

Di Drop Baggage Zone Bandara AMAA Madinah, Jumat (24/04/2026), para petugas haji bandara menjalankan tugas monitoring bagasi dengan penuh ketelitian.

Pada setiap tiga shift penugasan, masing-masing ditempatkan lima orang petugas yang bertugas khusus untuk memeriksa bagasi (checker bagasi).

Mereka memantau berbagai barang bawaan jemaah, mulai dari koper besar atau bagasi tercatat, koper kabin, kursi roda, hingga tongkat yang digunakan jemaah selama menjalankan ibadah haji.

Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, mengatakan pengawasan barang bawaan jemaah merupakan bagian penting dari pelayanan, karena setiap barang yang dibawa jemaah berkaitan langsung dengan kebutuhan mereka selama berada di Tanah Suci.

“Setiap barang bawaan jemaah harus dimonitor secara cermat, mulai dari koper besar, koper kabin, kursi roda, sampai tongkat. Barang-barang itu merupakan kebutuhan jemaah yang akan mereka gunakan selama di Tanah Suci,” ujar Abdul Basir.

Pekerja Harus Teliti dan Kuat Secara Fisik

Menurutnya, tugas checker bagasi bukan pekerjaan ringan. Mereka harus bekerja dengan ketelitian tinggi dalam situasi lapangan yang menuntut ketahanan fisik dan konsentrasi penuh, karena area penugasan berada di luar ruangan.

Pada siang hari, para petugas menghadapi panas terik yang menyengat.

Sementara pada malam hari, mereka harus bertahan dalam udara dingin yang menusuk tulang, disertai angin kencang dan kondisi yang kerap berdebu.

Meski demikian, pengawasan bagasi harus tetap berjalan tanpa lengah demi memastikan seluruh barang bawaan jemaah terpantau dengan baik.

“Kalau ada selisih jumlah atau ada bagasi jemaah yang tidak sampai, itu harus segera kami laporkan kepada pihak maskapai. Karena itu, pengawasan pada area bagasi harus dilakukan dengan sangat teliti dan tidak boleh lengah,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, pengawasan bagasi tidak hanya dilakukan oleh petugas haji Indonesia, tetapi juga oleh pihak maskapai. Karena itu, koordinasi antarpihak menjadi kunci agar seluruh proses distribusi bagasi berjalan lancar hingga sampai ke hotel jemaah masing-masing.

“Bukan hanya petugas kita yang mengawasi, pihak maskapai juga ikut memantau bagasi jemaah. Maka koordinasi satu sama lain harus terus dijaga supaya seluruh bagasi jemaah bisa sampai dengan baik ke hotel masing-masing,” katanya.

Monitoring Bagasi Bantu Pastikan Jemaah Tenang Saat Tiba di Hotel

Di tengah padatnya aktivitas operasional bandara, tugas monitoring bagasi memang sering tidak terlihat oleh publik.

Namun, justru dari proses inilah kenyamanan jemaah ikut dijaga sejak awal kedatangan mereka di Arab Saudi.

Abdul Basir menegaskan bahwa pelayanan kepada jemaah tidak berhenti pada proses turun dari pesawat atau penyambutan di terminal, tetapi juga mencakup kepastian bahwa barang bawaan mereka aman, lengkap, dan terpantau dengan baik.

“Yang kami jaga bukan hanya jumlah bagasi, tetapi juga ketepatan dan kelancaran prosesnya. Harapannya, saat jemaah tiba di hotel, barang-barang mereka juga sudah termonitor dengan baik sehingga jemaah merasa tenang dan nyaman,” tandasnya.

Di balik hiruk-pikuk operasional bandara, ada dedikasi para petugas yang bekerja dengan sigap, sabar, dan cermat.

Dalam panas yang membakar, dingin yang menggigit, angin kencang, dan debu yang terus berterbangan, mereka tetap berdiri di garis layanan untuk memastikan jemaah dapat memulai ibadah dengan rasa aman dan nyaman.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Cerita di Balik Bagasi Jamaah, Ketelitian Petugas Bandara".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar