Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Soroti Situasi Selat Hormuz di DK PBB: Keamanan Navigasi Jadi Tanggung Jawab Bersama

Kompas.com, 28 April 2026, 22:12 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Arab Saudi menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap situasi keamanan di kawasan Teluk, khususnya Selat Hormuz.

Jalur laut tersebut dinilai memiliki peran strategis bagi perdagangan dan ekonomi global. Sehingga, setiap gangguan di wilayah itu disebut dapat memengaruhi pasar energi, rantai pasok, hingga stabilitas ekonomi internasional.

Pernyataan itu disampaikan Arab Saudi dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca juga: Mengenal Selat Hormuz, Mulai dari Letak, Pemilik, dan Peran dalam Jalur Pelayaran Minyak Dunia

Arab Saudi Tekankan Pentingnya Memantau Selat Hormuz

Dilasnir dari Antara, Perwakilan Tetap Arab Saudi untuk PBB Abdulaziz Alwasil menekankan pentingnya memantau secara intens perkembangan di kawasan Teluk, khususnya di Selat Hormuz, yang digambarkannya sebagai jalur krusial bagi ekonomi dunia.

Berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB mengenai keselamatan dan perlindungan jalur air di wilayah maritim pada Senin (27/4/2026), Alwasil menyampaikan bahwa stabilitas di kawasan tersebut harus menjadi perhatian bersama.

Baca juga: Bukan di Negara Teluk, Layanan Darurat Kapal Selat Hormuz Ternyata di Inggris

Alwasil menyatakan bahwa setiap ancaman terhadap kebebasan navigasi akan berdampak langsung pada stabilitas pasar energi, rantai pasokan global, dan keamanan ekonomi internasional.

Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia, terutama untuk distribusi minyak dan komoditas energi dari kawasan Teluk ke berbagai negara.

Menurut Alwasil, keamanan navigasi di Selat Hormuz merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepatuhan terhadap hukum internasional.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama internasional guna menjaga kebebasan navigasi serta kepatuhan penuh terhadap Resolusi Dewan Keamanan 2817 tahun 2026.

Arab Saudi Dukung Upaya De-eskalasi Konflik

Dalam pernyataannya, Alwasil kembali menegaskan dukungan Kerajaan Arab Saudi terhadap berbagai upaya internasional dan regional yang bertujuan menurunkan ketegangan serta mengakhiri perang.

Dukungan itu mencakup inisiatif mediasi yang dipimpin Pakistan dan hingga kini masih berlangsung.

Lebih lanjut, Alwasil juga mendesak Dewan Keamanan PBB agar secara eksplisit mengecam serangan Iran yang disebut telah dihadapi Kerajaan sejak awal krisis.

Pernyataan tersebut menegaskan posisi Arab Saudi yang mendorong respons internasional lebih tegas terhadap ancaman keamanan di kawasan Teluk.

Selat Hormuz Jadi Jalur Strategis Dunia

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia karena menjadi penghubung utama ekspor energi dari Timur Tengah ke pasar internasional.

Karena itu, setiap eskalasi di kawasan tersebut kerap menjadi perhatian global karena berpotensi memicu gejolak ekonomi dan perdagangan internasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Perumda Dharma Jaya Siapkan 900 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026 di Jakarta
Perumda Dharma Jaya Siapkan 900 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026 di Jakarta
Aktual
KKHI Makkah Ingatkan Jamaah Haji Wanita Patuhi Dosis Obat Penunda Haid
KKHI Makkah Ingatkan Jamaah Haji Wanita Patuhi Dosis Obat Penunda Haid
Aktual
40 Tahun Menanti, RI Mulai Bangun Kampung Haji Dekat Masjidil Haram, Ada Terowongan Khusus Jemaah
40 Tahun Menanti, RI Mulai Bangun Kampung Haji Dekat Masjidil Haram, Ada Terowongan Khusus Jemaah
Aktual
Atalia Praratya Imbau Jemaah Haji Batasi Aktivitas di Luar Ibadah Usai Insiden Bus di Madinah
Atalia Praratya Imbau Jemaah Haji Batasi Aktivitas di Luar Ibadah Usai Insiden Bus di Madinah
Aktual
KJRI Jeddah Berkoordinasi dengan Arab Saudi Tangani Kasus Haji Ilegal Tiga WNI di Makkah
KJRI Jeddah Berkoordinasi dengan Arab Saudi Tangani Kasus Haji Ilegal Tiga WNI di Makkah
Aktual
Khutbah Jumat 1 Mei 2026: 3 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Memiliki Sikap Istiqamah
Khutbah Jumat 1 Mei 2026: 3 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Memiliki Sikap Istiqamah
Aktual
Jemaah Asal Riau Wafat saat Ibadah di Masjid Nabawi, Pemerintah Pastikan Hak Badal Haji Terpenuhi
Jemaah Asal Riau Wafat saat Ibadah di Masjid Nabawi, Pemerintah Pastikan Hak Badal Haji Terpenuhi
Aktual
Arab Saudi Perketat Penindakan Haji Ilegal, KJRI Jeddah Imbau WNI Patuhi Aturan
Arab Saudi Perketat Penindakan Haji Ilegal, KJRI Jeddah Imbau WNI Patuhi Aturan
Aktual
Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Menjaga Profesionalisme dan Integritas di Lingkungan Kerja
Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Menjaga Profesionalisme dan Integritas di Lingkungan Kerja
Aktual
3 WNI Pelaku Penipuan Haji Ilegal Ditangkap di Saudi, Kemenhaj-Polri Perkuat Satgas
3 WNI Pelaku Penipuan Haji Ilegal Ditangkap di Saudi, Kemenhaj-Polri Perkuat Satgas
Aktual
Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Hari Buruh dan Seruan Keadilan dalam Islam
Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Hari Buruh dan Seruan Keadilan dalam Islam
Aktual
Doa Membasuh Wajah Saat Wudhu agar Bercahaya di Hari Kiamat
Doa Membasuh Wajah Saat Wudhu agar Bercahaya di Hari Kiamat
Doa dan Niat
Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Jadwal, Niat & Keutamaannya
Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Jadwal, Niat & Keutamaannya
Aktual
Skema Miqat Jemaah RI di Bir Ali Diperketat, Waktu Hanya 15 Menit per Kloter
Skema Miqat Jemaah RI di Bir Ali Diperketat, Waktu Hanya 15 Menit per Kloter
Aktual
Puasa Sunnah Apa Saja di Mei 2026? Ini Jadwal dan Niat Lengkapnya
Puasa Sunnah Apa Saja di Mei 2026? Ini Jadwal dan Niat Lengkapnya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com