Editor
KOMPAS.com - Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA) Jeddah, Arab Saudi, merilis panduan sederhana bagi penumpang yang mengalami kehilangan bagasi saat tiba maupun transit di bandara tersebut.
Panduan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi KAIA (@kaiairport1) sebagai bagian dari peningkatan layanan penumpang.
Langkah tersebut ditujukan agar proses pelaporan bagasi hilang bisa dilakukan lebih cepat, mudah, dan terarah.
Di tengah tingginya mobilitas penumpang internasional, layanan respons cepat menjadi hal penting di bandara utama Jeddah tersebut.
Baca juga: Bagaimana Jika Jemaah Haji yang Meninggal di Tanah Suci? Ini Tahapan Lengkap dan Lokasi Makamnya
Dilansir dari laman HIMPUH, alam infografik yang dibagikan akun Instagram resmi KAIA pada Senin (28/4/2026), ada empat langkah utama yang harus segera dilakukan penumpang ketika menyadari bagasi tidak ditemukan. Berikut penjelasannya:
Baca juga: Cara Naik Bus Shalawat ke Masjidil Haram, Panduan Jemaah Haji untuk Bepergian hingga Pulang ke Hotel
Langkah pertama, penumpang diminta langsung menuju layanan Lost & Found, Customer Service, atau fasilitas bantuan Ask Me yang tersedia di area bandara.
Petugas di lokasi tersebut akan membantu proses pelaporan awal serta memberikan arahan lanjutan sesuai kondisi penumpang.
Setelah tiba di titik layanan, penumpang harus mengajukan laporan resmi terkait bagasi yang hilang.
Laporan perlu dilengkapi dengan deskripsi detail mengenai bagasi, termasuk warna koper, ukuran, merek, ciri fisik, tanda pengenal, hingga isi barang di dalamnya.
Semakin lengkap informasi yang diberikan, semakin mudah proses pencarian dilakukan.
Langkah berikutnya, penumpang wajib menyerahkan informasi penerbangan beserta kontak pribadi.
Data yang dibutuhkan umumnya meliputi nomor penerbangan, maskapai, rute perjalanan, boarding pass, nomor bagasi, nomor telepon, dan alamat email aktif.
Informasi ini diperlukan untuk memudahkan proses pelacakan serta penyampaian kabar terbaru dari pihak bandara.
Setelah laporan diterima, penumpang dapat memantau perkembangan kasus kehilangan bagasi melalui sistem yang disediakan pihak bandara.
Dengan sistem tersebut, penumpang bisa mengetahui status pencarian hingga bagasi berhasil ditemukan dan dikembalikan.
KAIA juga menyediakan akses digital melalui pemindaian kode QR yang terhubung langsung ke layanan Lost & Found.
Fasilitas ini memungkinkan proses pelaporan dilakukan lebih cepat dan efisien tanpa harus menunggu lama.
Panduan kehilangan bagasi ini menjadi bagian dari komitmen KAIA dalam menghadirkan layanan 24 jam bagi seluruh penumpang.
Bandara juga menargetkan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman, terutama di tengah tingginya arus penumpang internasional yang datang dan transit di Jeddah.
Untuk mengurangi risiko kehilangan bagasi, penumpang disarankan memberi tanda khusus pada koper, menyimpan tag bagasi, memotret koper sebelum berangkat, dan tidak menyimpan barang berharga di bagasi tercatat.
Langkah sederhana tersebut dapat membantu proses identifikasi jika terjadi kehilangan di bandara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang