Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram: Sejarah, Doa, Hukum, dan Maknanya

Kompas.com, 13 Juni 2026, 09:21 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Menjelang pergantian tahun Hijriah, umat Muslim di berbagai daerah menyambutnya dengan beragam amalan sunnah dan tradisi bernilai spiritual.

Salah satu tradisi yang cukup dikenal adalah minum susu putih pada malam 1 Muharram sebagai simbol harapan akan keberkahan dan kesucian hidup di tahun yang baru.

Baca juga: Sejarah 1 Muharram Jadi Tahun Baru Islam, Ternyata Bukan Ditetapkan pada Masa Nabi

Tradisi ini dilakukan sejak setelah Maghrib hingga menjelang Subuh, bersamaan dengan amalan lain seperti doa, dzikir, istighfar, dan muhasabah diri.

Dirangkum dair laman BAZNAS dan MUI Jatim, berikut adalah penjelasan terkait sejarah, doa dan makna dari tradisi ini.

Baca juga: Doa dan Dzikir 1 Muharram 2026, Amalan Awal Tahun Memohon Ampunan

Berasal dari Tradisi Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki

Tradisi ini secara silsilah keilmuan dikaitkan dengan Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki, seorang ulama sufi ternama asal Makkah yang berpemahaman Ahlussunnah wal Jamaah.

Diceritakan bahwa setiap awal tahun Hijriah, beliau rutin membagikan susu putih kepada para santrinya.

Dari sisi spiritual, amalan tersebut dimaknai sebagai bentuk tafa’ul, yakni harapan akan datangnya kebaikan dan keberkahan sepanjang tahun sebagaimana putih dan bersihnya warna susu.

Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki menjelaskan bahwa meminum susu putih pada malam 1 Muharram melambangkan awal tahun yang baru yang bersih dan penuh dengan kebaikan.

Selama ini susu putih dipandang sebagai simbol kebersihan sekaligus nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Bagi umat Islam yang ingin mengamalkan tradisi ini, pelaksanaannya dapat dilakukan setelah Maghrib pada malam 1 Muharram hingga sebelum waktu Subuh. Sebelum meminumnya, dianjurkan membaca doa terlebih dahulu.

Doa Minum Susu Putih pada Malam 1 Muharram

Sebagai bentuk harapan akan keberkahan, Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki juga menganjurkan membaca doa berikut saat hendak meminum susu:

اللهم بارك لنا فيه وزدنامنه

Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu

Artinya: “Ya Allah, berkahilah minuman kami dan tambahkanlah darinya (rezeki) pada kami.”

Makna Tradisi Minum Susu Putih Saat Tahun Baru Islam

Meminum susu putih pada malam atau tanggal 1 Muharram menjadi salah satu tradisi yang masih dijalankan sebagian umat Muslim.

Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk tafa'ul atau pengharapan baik agar kehidupan selama setahun ke depan dipenuhi keberkahan, kebersihan hati, dan kebaikan dari Allah SWT.

Meski bukan ibadah wajib, amalan ini telah lama dianjurkan oleh sejumlah ulama sebagai simbol optimisme dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.

Warna putih pada susu dimaknai sebagai lambang kesucian dan kebersihan sehingga diharapkan setiap langkah kehidupan di tahun yang baru dipenuhi hal-hal baik.

Selain meminum susu, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, istighfar, serta melakukan evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir.

Makna Tafa'ul dalam Islam

Secara epistemologis, istilah tafa’ul sudah dikenal dalam ajaran Islam. Bahkan Nabi Muhammad SAW menyukai bentuk tafa’ul yang baik sebagaimana disebutkan dalam hadis:

كَانَ رسول الله صلى الله عليه وسلم يُحِبُّ الْفَأْلَ الْحَسَنَ، وَيَكْرَهُ الطِّيَرَةَ

Artinya: “Nabi Saw. Itu menyukai tafa’ul yang baik dan membenci tiyarah”

Secara definitif, tafa’ul atau al-fa’lu adalah harapan dan optimisme terhadap kebaikan yang datang dari Allah SWT. Sikap ini merupakan salah satu bentuk husnuzan atau berbaik sangka kepada Allah SWT dalam setiap keadaan.

Tafa’ul dinilai penting karena tidak hanya merealisasikan perintah untuk beriktikad baik kepada Allah SWT, tetapi juga mampu membangkitkan semangat dalam menjalani kehidupan. Imam al-Sya’rawi menjelaskan hal tersebut melalui penjelasan berikut:

لأن الفَأْل الطيب يُنشّط أجهزة الجسم انبساطاً للحركة

Artinya: “Sebab tafa’ul yang baik akan membangkitkan semangat jiwa untuk memudahkan aktivitas tubuh untuk berbuat baik.”

Karena itu, tradisi minum susu putih pada awal Muharram dipandang sebagai simbol harapan agar sepanjang tahun umat Islam memperoleh keberkahan dan kebaikan seputih susu yang diminum.

Harapan tersebut juga diiringi niat serta optimisme untuk terus melakukan berbagai amal baik selama setahun ke depan.

Tradisi yang Bisa Dilakukan Bersama-sama

Tradisi minum susu putih pada malam 1 Muharram juga dapat dilakukan bersama keluarga, murid, santri, maupun masyarakat sekitar. Dengan cara tersebut, keberkahan dan harapan baik dapat dirasakan secara bersama-sama.

Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki tidak hanya meminum susu putih, tetapi juga membagikannya kepada para santri. Melalui tradisi tersebut, beliau berharap para santrinya memperoleh keberkahan pada bulan Muharram yang mulia.

Dengan membaca doa dan menjalankan tradisi ini, umat Muslim diharapkan tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan dari susu yang dikonsumsi, tetapi juga mendapatkan keberkahan serta kebaikan yang melimpah dari Allah SWT dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Arab Saudi Luncurkan Visa Umrah yang Izinkan Jemaah Masuk Berkali-kali
Arab Saudi Luncurkan Visa Umrah yang Izinkan Jemaah Masuk Berkali-kali
Aktual
UNICEF Puji Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi Kemenag
UNICEF Puji Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi Kemenag
Aktual
Bismillahi Tawakkaltu Alallah La Haula Wala Quwwata Illa Billahil Aliyil Adzim Arab: Tulisan, Arti, Keutamaan, dan Hadis Shahihnya
Bismillahi Tawakkaltu Alallah La Haula Wala Quwwata Illa Billahil Aliyil Adzim Arab: Tulisan, Arti, Keutamaan, dan Hadis Shahihnya
Doa Harian
Menag Resmikan Kampus Islam Khusus Perempuan dan Pertama di Indonesia
Menag Resmikan Kampus Islam Khusus Perempuan dan Pertama di Indonesia
Aktual
Indonesia Akan Gelar International Grand Imam Conference 2026, Perkuat Diplomasi Keagamaan
Indonesia Akan Gelar International Grand Imam Conference 2026, Perkuat Diplomasi Keagamaan
Aktual
Benarkah Bulan Safar Membawa Kesialan? Ini Penjelasan Hadits dan Ulama
Benarkah Bulan Safar Membawa Kesialan? Ini Penjelasan Hadits dan Ulama
Aktual
Kemenag Gandeng Bakom RI Perkuat Sosialisasi Program Revitalisasi Madrasah
Kemenag Gandeng Bakom RI Perkuat Sosialisasi Program Revitalisasi Madrasah
Aktual
Jamaah Calon Haji 2027 Diumumkan, Wamenhaj Minta ASN Segera Bangun Komunikasi
Jamaah Calon Haji 2027 Diumumkan, Wamenhaj Minta ASN Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Momen Lamine Yamal Sebagai Seorang Muslim Rayakan Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026
Momen Lamine Yamal Sebagai Seorang Muslim Rayakan Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026
Aktual
Lamine Yamal dan Aksi Solidaritasnya untuk Palestina yang Sempat Tuai Pujian
Lamine Yamal dan Aksi Solidaritasnya untuk Palestina yang Sempat Tuai Pujian
Aktual
Lamine Yamal: Saya Seorang Muslim, Alhamdulillah
Lamine Yamal: Saya Seorang Muslim, Alhamdulillah
Aktual
MUI Dorong Pesantren Jadi Episentrum Ekonomi Umat, Siapkan Roadmap Lahirkan Ribuan Santri-Preneur
MUI Dorong Pesantren Jadi Episentrum Ekonomi Umat, Siapkan Roadmap Lahirkan Ribuan Santri-Preneur
Aktual
Hukum Membaca Basmalah di Kamar Mandi Saat Wudhu
Hukum Membaca Basmalah di Kamar Mandi Saat Wudhu
Doa Harian
Momen Lamine Yamal Berdoa usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Viral
Momen Lamine Yamal Berdoa usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Viral
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar