Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Idul Adha 2026, Ini Daftar Harga Hewan Kurban Terbaru & Tips Memilihnya

Kompas.com, 7 Mei 2026, 15:30 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026, permintaan hewan kurban mulai meningkat di berbagai daerah Indonesia.

Salah satu jenis hewan yang paling banyak dicari masyarakat adalah kambing dan domba karena harganya relatif lebih terjangkau dibanding sapi.

Kenaikan minat masyarakat untuk berkurban juga mulai memengaruhi harga hewan ternak di pasaran.

Sejumlah pedagang mengaku permintaan kambing kurban mengalami peningkatan sejak awal Mei 2026, terutama untuk kategori bobot sedang hingga premium.

Selain membeli langsung ke peternak, sebagian masyarakat kini juga mulai memanfaatkan layanan kurban dari lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas.

Lantas, berapa harga terbaru kambing kurban menjelang Idul Adha 2026?

Perkiraan Idul Adha 2026

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama RI, Hari Raya Idul Adha 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Namun, penetapan resminya masih menunggu hasil sidang isbat pemerintah yang akan menentukan awal Zulhijah 1447 H.

Dalam Islam, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan setelah salat Idul Adha hingga hari tasyrik pada 11–13 Zulhijah.

Baca juga: Hukum Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama

Daftar Harga Kambing dan Domba Kurban 2026

Berikut kisaran harga hewan kurban yang mulai banyak ditawarkan di pasaran:

1. Domba/Kambing Medium

Berat: 26–28 kg

Harga: sekitar Rp2.599.000

2. Domba/Kambing Premium

Berat: 29–33 kg

Harga: sekitar Rp2.999.000

3. Sapi Kurban 1/7

Berat sapi: 250–300 kg

Harga patungan: sekitar Rp2.090.000 per orang

Sementara itu, harga hewan kurban melalui program Baznas juga mulai diumumkan.

Harga Hewan Kurban Baznas 2026

1. Domba/Kambing Standar

Berat: 21–26 kg

Harga: Rp2.450.000

2. Domba/Kambing Medium

Berat: 27–29 kg

Harga: Rp2.900.000

3. Domba/Kambing Premium

Berat: 30–33 kg

Harga: Rp3.100.000

4. Sapi Utuh

Berat: 250–300 kg

Harga: Rp21.000.000

5. Sapi Patungan 1/7

Harga: Rp3.000.000 per orang

Baca juga: Daftar Harga Hewan Kurban di Jambi Jelang Idul Adha 2026: Sapi Tembus Rp 20 Juta, Kerbau Rp 22 juta

Mengapa Harga Hewan Kurban Berbeda-beda?

Perbedaan harga hewan kurban di pasaran sebenarnya cukup wajar. Ada beberapa faktor yang memengaruhi nilai jual hewan ternak menjelang Idul Adha.

1. Bobot dan Ukuran Hewan

Semakin besar bobot kambing atau sapi, harga biasanya akan semakin tinggi. Faktor ini menjadi penentu utama dalam perdagangan hewan kurban.

2. Jenis dan Ras

Beberapa jenis kambing dan sapi memiliki harga lebih mahal karena kualitas daging maupun ukuran tubuhnya.

Sapi limosin dan simental misalnya, umumnya dijual lebih tinggi dibanding sapi lokal biasa.

3. Lokasi Penjualan

Harga hewan kurban di kota besar biasanya lebih mahal dibanding daerah sentra peternakan karena dipengaruhi biaya distribusi dan transportasi.

4. Kesehatan Hewan

Hewan yang telah lolos pemeriksaan kesehatan dari dinas peternakan dan memiliki sertifikat kesehatan biasanya memiliki harga lebih tinggi.

Namun, kondisi tersebut memberi jaminan keamanan dan kelayakan hewan untuk dikurbankan.

Cara Memilih Hewan Kurban yang Baik

Selain mempertimbangkan harga, masyarakat juga dianjurkan memahami syarat kelayakan hewan kurban dalam Islam.

Dalam kitab Fiqh Sunnah, Sayyid Sabiq menjelaskan bahwa hewan kurban harus sehat, cukup umur, dan tidak memiliki cacat yang jelas.

Berikut beberapa ciri hewan kurban yang baik:

  • Mata terlihat cerah dan tidak berair
  • Hewan aktif dan tidak lesu
  • Nafsu makan baik
  • Bulu tidak kusam
  • Tidak pincang atau sakit

Baca juga: Penjualan Kambing di Pasar Gondanglegi Malang Naik Jelang Idul Adha 2026, Harga Ikut Terkerek

Perhatikan Umur Hewan Kurban

Dalam syariat Islam, umur hewan juga menjadi syarat penting agar kurban sah.

  • Kambing minimal berusia 1 tahun
  • Sapi minimal berusia 2 tahun

Ketentuan ini merujuk pada hadis-hadis Nabi Muhammad SAW tentang syarat hewan kurban.
Dalam buku Bidayatul Mujtahid karya Ibnu Rusyd dijelaskan bahwa syarat umur hewan menjadi bagian penting dalam kesempurnaan ibadah kurban.

Kurban Bukan Sekadar Soal Harga

Idul Adha bukan hanya tentang membeli hewan terbaik atau paling mahal.
Dalam Islam, kurban memiliki makna spiritual yang sangat dalam sebagai bentuk ketakwaan dan kepedulian sosial.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu.” (QS Al-Hajj: 37)

Dalam buku Ihya Ulumuddin, Al-Ghazali menjelaskan bahwa ibadah kurban mengandung nilai pengorbanan, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama.

Permintaan Diperkirakan Terus Naik

Menjelang Idul Adha 2026, permintaan hewan kurban diperkirakan masih akan terus meningkat, terutama mendekati hari penyembelihan.

Karena itu, masyarakat yang ingin berkurban dianjurkan mulai mencari referensi harga dan memilih hewan sejak lebih awal agar mendapatkan kualitas terbaik.

Selain mempertimbangkan harga, aspek kesehatan hewan dan legalitas penjualan juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan agar ibadah kurban berjalan sah, aman, dan sesuai syariat.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
Aktual
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar