Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

292 Jamaah Haji Maros Pilih Haji Ifrad, Kenakan Ihram Lebih Lama Dibanding Haji Tamattu

Kompas.com, 16 Mei 2026, 16:00 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Ratusan jamaah haji asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan memilih menjalankan ibadah dengan skema Haji Ifrad pada musim haji 2026.

Pilihan tersebut membuat jamaah harus mengenakan pakaian ihram dalam waktu lebih lama dibanding skema Haji Tamattu’.

Dari total ratusan jamaah yang berangkat, hampir separuh memilih mendahulukan niat haji sebelum umrah.

Baca juga: Tujuan Edukasi Niat Isytirath untuk Jemaah Haji Lansia dan Risti di Arab Saudi

Kondisi itu berbeda dengan mayoritas jamaah Indonesia yang umumnya menggunakan skema Haji Tamattu’.

Ratusan Jamaah Maros Pilih Haji Ifrad

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Maros Ahmad Ihyadin mengatakan dari total 628 jamaah asal Maros, sebanyak 292 orang memilih menjalankan Haji Ifrad.

Baca juga: Rahasia Cita Rasa Makanan Jemaah Haji, Ada Koki Indonesia yang Jadi Andalan Dapur di Makkah

"Sementara 336 jamaah lainnya memilih haji tamattu," ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Jamaah yang memilih Haji Ifrad tersebar di seluruh kelompok terbang (kloter) asal Maros.

Menurut Ahmad, pilihan jenis ibadah haji umumnya sudah ditentukan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

"Biasanya sudah ada data awal ke kami, tapi tetap menyesuaikan kondisi mereka saat di Tanah Suci," katanya.

Perbedaan Haji Ifrad dan Tamattu

Ahmad menjelaskan perbedaan utama antara Haji Ifrad dan Haji Tamattu terletak pada niat ibadah yang dilakukan terlebih dahulu.

"Kalau ifrad mengambil niat haji terlebih dahulu baru umrah. Kalau tamattu mengambil niat umrah dulu baru haji," kata Ahmad.

Jamaah yang menjalankan Haji Ifrad juga mengenakan pakaian ihram lebih lama, yakni hingga 14 Zulhijjah.

Hal ini berbeda dengan Haji Tamattu yang memungkinkan jamaah bertahalul setelah menyelesaikan umrah sebelum kembali berihram untuk ibadah haji.

Jumlah Jamaah Haji Maros Meningkat

Jumlah jamaah calon haji asal Maros tahun ini mencapai 626 orang atau meningkat hampir dua kali lipat dibanding musim haji sebelumnya.

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan Kloter 14 menjadi satu kloter penuh asal Kabupaten Maros dengan total 387 jamaah. Sementara sisanya tersebar di sejumlah kloter lainnya.

Mayoritas jamaah asal Maros tahun ini juga didominasi lanjut usia atau lansia.

“Lansia itu sekitar 75 persen,” kata mantan Ketua DPRD Maros itu.

Chaidir berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

"Pemerintah Kabupaten Maros tentu mendoakan seluruh jamaah diberi kelancaran selama beribadah di tanah suci dan kembali dalam keadaan sehat," katanya.

Perbedaan Haji Ifrad, Qiran, dan Tamattu

Ibadah haji memiliki tiga jenis pelaksanaan, yakni Haji Ifrad, Haji Qiran, dan Haji Tamattu’. Pemilihan jenis haji biasanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing jamaah.

1. Haji Ifrad

Haji Ifrad dilakukan dengan mengerjakan ibadah haji terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan umrah setelah seluruh rangkaian haji selesai.

Jenis haji ini biasanya dipilih jamaah yang datang mendekati puncak pelaksanaan ibadah haji, seperti kloter akhir dari Indonesia. Jamaah Haji Ifrad tidak diwajibkan membayar dam.

2. Haji Qiran

Haji Qiran dilakukan dengan menggabungkan ibadah haji dan umrah dalam satu niat dan satu ihram secara bersamaan.

Jamaah yang melaksanakan Haji Qiran diwajibkan membayar dam berupa penyembelihan hewan kurban, seperti seekor kambing atau sepertujuh sapi maupun unta, pada 10 Zulhijah atau hari tasyrik.

3. Haji Tamattu’

Haji Tamattu’ dilakukan dengan melaksanakan umrah terlebih dahulu sebelum menjalankan ibadah haji.

Jenis haji ini menjadi yang paling banyak dipilih jamaah Indonesia, khususnya pada kloter awal keberangkatan.

Jamaah yang menjalankan Haji Tamattu’ diwajibkan membayar dam berupa penyembelihan seekor kambing atau sepertujuh unta maupun sapi pada 10 Zulhijah atau hari tasyrik tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "292 Jamaah Maros Pilih Haji Ifrad, Apa Bedanya dengan Tamattu' dan Qiran?".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar