Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kamar Haji Ramah Lansia di Makkah, Ada Pegangan Khusus dan Akses Kursi Roda

Kompas.com, 18 Mei 2026, 19:28 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Pemerintah Indonesia terus memperkuat layanan haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 di Arab Saudi.

Di Sektor 2 Daerah Kerja Makkah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi menyiapkan fasilitas fisik dan sistem mitigasi untuk membantu jemaah lanjut usia.

Fasilitas tersebut mencakup kamar hotel ramah lansia, toilet dengan pegangan khusus, akses kursi roda, hingga pemantauan kebutuhan jemaah secara berkala.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan jemaah lansia tetap nyaman, aman, mandiri, dan dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan baik.

Baca juga: Skema Murur untuk Lansia Saat Puncak Haji 2026: Usai Wukuf, Jemaah Langsung ke Mina

Kamar lansia dilengkapi pegangan khusus

Koordinator Layanan Lansia dan Disabilitas atau Landis Sektor 2 Daker Makkah, Mohammad Anang Firdaus, mengatakan kesiapan layanan haji ramah lansia mencakup fasilitas fisik dan kebutuhan non-fisik jemaah.

Salah satu fokus utama layanan tersebut adalah modifikasi fasilitas kamar dan toilet hotel.

Di setiap kamar jemaah lansia, petugas memastikan tersedia handling atau pegangan besi khusus di samping tempat tidur dan di dalam kamar mandi.

"Fasilitas handling ini bisa dibuka-tutup dan disesuaikan naik-turunnya. Keberadaan pegangan ini sangat krusial untuk membantu lansia agar bisa beraktivitas," ujar Anang kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Minggu (17/05/2026).

Pegangan khusus tersebut disiapkan untuk membantu jemaah lansia saat berdiri, berpindah posisi, maupun menggunakan kamar mandi.

Hotel wajib sediakan kursi roda

Selain fasilitas kamar, layanan haji ramah lansia juga diperkuat melalui penyediaan kursi roda di setiap hotel.

Anang mengatakan, setiap hotel di Sektor 2 diwajibkan menyediakan minimal 10 kursi roda.

Jumlah tersebut belum termasuk bantuan tambahan dari pihak sektor untuk mendukung mobilitas jemaah lansia dan disabilitas.

Akses ramah kursi roda atau ramp juga dipastikan tersedia sejak jemaah turun dari bus hingga masuk ke area hotel.

Fasilitas ini penting agar jemaah dengan keterbatasan gerak tidak mengalami hambatan ketika berpindah dari kendaraan menuju tempat tinggal sementara.

Baca juga: Tujuan Edukasi Niat Isytirath untuk Jemaah Haji Lansia dan Risti di Arab Saudi

Jemaah sehat diajak peduli lansia

Anang menjelaskan, pelayanan bagi jemaah lansia tidak hanya dilakukan oleh petugas.

PPIH Arab Saudi juga mengedukasi jemaah yang sehat agar ikut peduli dan membantu sesama jemaah yang memiliki keterbatasan gerak.

Menurut dia, kepedulian antarsesama jemaah menjadi bagian penting dalam mendukung layanan haji ramah lansia.

Dengan begitu, jemaah lansia tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga mendapat dukungan dari lingkungan terdekat selama berada di hotel.

Petugas lakukan visitasi hotel

Guna memastikan tidak ada jemaah lansia yang telantar, Tim Landis Sektor 2 menjalankan program Visitasi Hotel secara berkala.

Melalui program ini, petugas memantau langsung kondisi jemaah lansia di hotel.

Petugas juga memastikan empat kebutuhan utama jemaah lansia dapat terpenuhi selama menjalani masa tinggal di Makkah.

Empat kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan biologis, psikologis, sosiologis, dan religi.

Baca juga: Haji 2026: Masjid Nabawi Hadirkan Layanan Khusus untuk Jamaah Lansia dan Disabilitas

Pastikan kebutuhan nutrisi dan logistik

Kebutuhan biologis menjadi salah satu perhatian utama dalam layanan jemaah lansia.

Petugas memastikan asupan nutrisi jemaah sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Apabila ada jemaah yang hanya dapat mengonsumsi bubur, petugas akan memastikan menu bubur tersedia.

Selain itu, sektor juga mendistribusikan logistik tambahan seperti popok dewasa, underpad, dan tisu basah untuk mengantisipasi kebutuhan jemaah selama masa tinggal yang cukup panjang.

Beri dukungan psikologis untuk jemaah

Kebutuhan psikologis juga menjadi bagian dari pendampingan jemaah lansia.

Petugas memberikan motivasi kepada jemaah yang mengalami penurunan semangat selama berada jauh dari keluarga.

Salah satu bentuk pendampingan dilakukan dengan memfasilitasi panggilan video atau video call ke Tanah Air bagi jemaah yang merindukan keluarganya.

Langkah ini diharapkan dapat membantu jemaah lansia merasa lebih tenang dan tetap bersemangat menjalani ibadah.

Cegah jemaah lansia merasa terisolasi

Tim Landis Sektor 2 juga memperhatikan kebutuhan sosiologis jemaah lansia.

Petugas berupaya menjembatani komunikasi dan interaksi antara jemaah lansia dengan jemaah lainnya.

Hal ini dilakukan agar tidak muncul pengotakan, jarak sosial, atau rasa terisolasi di antara jemaah.

Pendampingan tersebut menjadi penting karena suasana sosial yang mendukung dapat membantu jemaah lansia merasa lebih nyaman selama berada di Tanah Suci.

Pastikan ibadah wajib terlaksana

Selain kebutuhan fisik dan sosial, petugas juga memastikan kebutuhan religi jemaah lansia tetap terpenuhi.

Pendampingan diberikan agar seluruh jemaah lansia dapat menyelesaikan rangkaian ibadah wajib dengan aman.

Salah satu perhatian utama adalah pelaksanaan umrah wajib bagi jemaah lansia.

Layanan haji ramah lansia ini diharapkan membantu jemaah lanjut usia tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan sesuai kemampuan fisiknya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar