Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Jadi Negara Paling Aman di Antara Negara-Negara G20

Kompas.com, 30 Juni 2026, 13:47 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Arab Saudi menempati posisi pertama sebagai negara paling aman di antara anggota G20 berdasarkan data yang dilaporkan ke Basis Data Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Peringkat tersebut mengacu pada hasil Indeks Keamanan 2025 yang dirilis Otoritas Umum untuk Statistik Arab Saudi (General Authority for Statistics/GASTAT).

Hasil survei menunjukkan mayoritas penduduk Arab Saudi merasa aman saat berjalan sendirian pada malam hari di lingkungan tempat tinggal mereka.

Baca juga: Arab Saudi Resmi Pindah ke Cloud, Layanan Haji dan Umrah Makin Canggih

Capaian tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalam memperkuat keamanan, stabilitas, dan kualitas hidup masyarakat sebagai bagian dari implementasi Saudi Vision 2030.

Sebanyak 97,7 Persen Penduduk Merasa Aman di malam Hari

Berdasarkan hasil Indeks Keamanan 2025, sebanyak 97,7 persen dari total penduduk Arab Saudi menyatakan merasa aman ketika berjalan sendirian pada malam hari di lingkungan tempat tinggal mereka.

Baca juga: Arab Saudi Undang 1.000 Jamaah Umrah dari Seluruh Dunia, Dibiayai Penuh oleh Raja Salman

Menurut GASTAT, hasil tersebut menempatkan Arab Saudi sebagai negara dengan tingkat keamanan tertinggi di antara negara-negara G20 berdasarkan data yang dilaporkan masing-masing negara ke Basis Data Indikator SDGs PBB.

Temuan tersebut juga menunjukkan kontribusi berbagai lembaga pemerintah dalam menjaga keamanan di seluruh wilayah dan provinsi di Arab Saudi.

Pemerintah terus memperkuat keamanan, stabilitas, dan kualitas hidup masyarakat di berbagai bidang, meliputi sektor ekonomi, ketahanan pangan, lingkungan, kesehatan, sosial, politik, intelektual, teknologi, hingga keamanan siber.

Berbagai upaya tersebut sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan publik sesuai target Saudi Vision 2030.

Mayoritas Laki-laki dan Perempuan Merasa Aman di Kelompok Masyarakat

Laporan GASTAT yang mengacu pada data SDGs PBB serta membandingkannya dengan Indeks Keamanan 2023 menunjukkan tingginya rasa aman di berbagai kelompok masyarakat.

Di kalangan laki-laki berusia 15 tahun ke atas, 97 persen responden menyatakan merasa aman berjalan sendirian pada malam hari.

Dari jumlah tersebut, 86 persen mengaku merasa sangat aman, sedangkan 11 persen menyatakan merasa cukup aman.

Sementara itu, 94,9 persen perempuan dewasa juga mengaku merasa aman berjalan sendirian pada malam hari di lingkungan tempat tinggal mereka.

Sebanyak 81,7 persen perempuan dewasa menyatakan merasa sangat aman.

Adapun 88,2 persen laki-laki dewasa mengatakan mereka merasa sangat aman saat berjalan sendirian pada malam hari.

Kelompok Lansia Juga Merasa Aman

Rasa aman juga dirasakan oleh kelompok lanjut usia. Sebanyak 97,2 persen responden berusia 60 hingga 64 tahun menyatakan merasa aman ketika berjalan sendirian pada malam hari.

Sementara itu, responden berusia 65 tahun ke atas mencatat persentase tertinggi pada kategori merasa sangat aman, yakni 89,6 persen.

Data Disusun dengan Standar Statistik Internasional

GASTAT menyatakan seluruh kegiatan statistik dilaksanakan menggunakan metodologi terpadu yang disesuaikan dengan karakteristik setiap produk statistik.

Metodologi tersebut mengacu pada Statistical Business Process Manual dan selaras dengan proses bisnis statistik yang diterapkan berbagai organisasi statistik internasional.

Dengan pendekatan tersebut, data yang dihasilkan memenuhi standar internasional sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan serta evaluasi pembangunan nasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar