Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Peristiwa Penting di Bulan Safar dalam Sejarah Islam, dari Hijrah Rasulullah hingga Penaklukan Khaibar

Kompas.com, 16 Juli 2026, 13:53 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com - Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah yang memiliki banyak catatan penting dalam sejarah Islam.

Selama ini Safar kerap dikaitkan dengan mitos sebagai bulan pembawa kesialan, padahal anggapan tersebut tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam.

Justru pada bulan inilah sejumlah peristiwa besar terjadi, mulai dari hijrah Rasulullah SAW hingga berbagai ekspedisi dan peperangan yang memperkuat dakwah Islam.

Baca juga: Kapan 1 Safar 2026? Ini Jadwal Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

10 Peristiwa Penting di Bulan Safar

Dilansir dari laman MUI, berikut ragam peristiwa di bulan Safar yang bisa menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam tentang perjuangan, persaudaraan, dan keteguhan dalam menegakkan agama.

Baca juga: 3 Amalan Bulan Safar yang Dianjurkan dalam Islam Lengkap dengan Dalilnya

1. Hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah

Salah satu peristiwa paling bersejarah pada bulan Safar adalah dimulainya hijrah Rasulullah SAW dari Makkah menuju Madinah. Rasulullah berangkat dari Makkah pada bulan Safar dan tiba di Madinah pada bulan Rabiulawal.

Dalam Sirah Nabawiyyah karya Abul Hasan Ali Al-Hasani An Nadwi dijelaskan bahwa hijrah menjadi bukti pengorbanan Rasulullah SAW demi menjaga dakwah dan akidah Islam. Peristiwa ini kemudian menjadi tonggak lahirnya peradaban Islam di Madinah.

2. Perang Al-Abwa, Ghazwah Pertama yang Dipimpin Rasulullah

Pada tahun pertama Hijriah, Rasulullah SAW memimpin Perang Al-Abwa atau dikenal juga sebagai Perang Waddan, yang tercatat sebagai salah satu ghazwah pertama dalam sejarah Islam.

Dalam sejarah Islam, peperangan dibedakan menjadi dua, yaitu ghazwah, yakni peperangan yang dipimpin langsung oleh Rasulullah SAW, dan sariyah, yaitu ekspedisi yang dipimpin para sahabat.

3. Penaklukan Khaibar

Perang Khaibar menjadi salah satu kemenangan besar umat Islam yang berlangsung pada bulan Safar tahun ke-7 Hijriah.

Mengutip Sirah Nabawiyyah karya Abul Hasan Ali Al-Hasani An Nadwi, Rasulullah SAW berangkat menuju Khaibar setelah Perjanjian Hudaibiyah. Dengan sekitar 1.400 pasukan dan 200 pasukan berkuda, kaum Muslim berhasil menaklukkan benteng-benteng penting seperti Naim, Qumush, Syiq, dan Nithah.

4. Ekspedisi Qutbah bin Amir bin Hadidah

Pada bulan Safar tahun ke-9 Hijriah, Rasulullah SAW mengutus sahabat Qutbah bin Amir bin Hadidah menuju wilayah yang dihuni Suku Khas'am di dekat Bisah dan Turabah.

Qutbah memimpin sekitar 20 prajurit dalam misi tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan memperluas dakwah Islam.

5. Perang Dzu'Amr

Perang Dzu'Amr terjadi setelah Rasulullah SAW kembali dari Perang Sawiq.

Berdasarkan keterangan Ibnu Ishaq, Rasulullah SAW bersama sekitar 450 sahabat menuju wilayah Najd untuk menghadapi Kabilah Ghathafan. Beliau kemudian menetap di wilayah tersebut selama satu bulan penuh pada bulan Safar.

6. Kedatangan Utusan Bani Udzra

Pada tahun ke-9 Hijriah, rombongan Bani Udzra yang berjumlah 12 orang datang menemui Rasulullah SAW untuk menyatakan keislaman mereka.

Mengutip Sirah Nabawiyyah karya Abul Hasan Ali Al-Hasani An Nadwi, Rasulullah SAW menyambut mereka dengan kabar gembira tentang kemenangan di Syam sekaligus mengingatkan agar tidak meminta pertolongan kepada dukun maupun melakukan penyembelihan yang bertentangan dengan syariat.

7. Masuk Islamnya Amr bin Ash

Bulan Safar juga menjadi momentum penting ketika Amr bin Ash memeluk Islam pada tahun ke-8 Hijriah.

Menurut Ibnu Ishaq, keislamannya dipengaruhi oleh Raja Negus dari Habasyah. Amr bin Ash kemudian menjadi salah satu sahabat Rasulullah SAW yang dikenal sebagai ahli strategi perang dan kelak berhasil memimpin penaklukan Mesir.

8. Pernikahan Rasulullah SAW dengan Sayyidah Khadijah

Menurut riwayat Ibnu Ishaq, Rasulullah SAW menikahi Sayyidah Khadijah binti Khuwailid pada bulan Safar saat beliau berusia sekitar 25 tahun.

Pernikahan tersebut menjadi awal kehidupan rumah tangga Rasulullah SAW bersama Ummul Mukminin pertama yang dikenal karena keteladanan, kesetiaan, dan dukungannya terhadap perjuangan dakwah Islam.

9. Pernikahan Ali bin Abi Thalib dengan Sayyidah Fatimah

Bulan Safar juga menjadi saksi pernikahan Ali bin Abi Thalib RA dengan Sayyidah Fatimah RA, putri Rasulullah SAW.

Ibnu Katsir menyebutkan bahwa pernikahan keduanya berlangsung pada tahun ke-2 Hijriah dan menjadi salah satu keluarga teladan dalam sejarah Islam.

10. Persiapan Penaklukan Romawi oleh Usamah bin Zaid

Pada bulan Safar tahun ke-11 Hijriah, Rasulullah SAW menunjuk Usamah bin Zaid sebagai panglima pasukan yang dipersiapkan untuk menghadapi Romawi.

Penunjukan Usamah sempat dipertanyakan karena usianya masih muda, sementara di dalam pasukan terdapat para sahabat senior, termasuk Umar bin Khattab RA. Menanggapi hal itu, Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai manusia! Laksanakanlah (perintah) pengiriman Usamah. Demi Allah jika kalian berkata (meragukan) tentang kepemimpinan Usamah, maka kalian telah berkata (meragukan) tentang kepemimpinan ayahnya sebelumnya. Sesungguhnya ia pantas menjadi pemimpin, sebagaimana ayahnya juga pantas untuk menjadi pemimpin.”

Setelah Rasulullah SAW wafat, misi tersebut kemudian dilanjutkan pada masa Khalifah Abu Bakar RA.

Bulan Safar Menjadi Pengingat Sejarah Perjuangan Islam

Berbagai peristiwa yang terjadi pada bulan Safar menunjukkan bahwa bulan ini bukanlah bulan yang identik dengan kesialan sebagaimana anggapan masyarakat Arab Jahiliyah.

Sebaliknya, Safar menjadi saksi lahirnya berbagai momentum penting yang memperkuat dakwah dan perkembangan peradaban Islam.

Sejarah tersebut sekaligus mengajarkan nilai perjuangan, kepemimpinan, persaudaraan, serta keteguhan dalam menegakkan ajaran Islam.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar