Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Doa Cepat Dikabulkan? Ini Adab dan 15 Waktu Mustajab untuk Berdoa

Kompas.com, 5 Agustus 2026, 19:29 WIB
Reni Susanti

Editor

KOMPAS.com - Bagi umat Islam, doa bukan sekadar permintaan, melainkan bentuk komunikasi dengan Allah SWT. Namun, agar doa lebih mustajab atau mudah dikabulkan, ada adab-adab dan waktu-waktu istimewa yang perlu diperhatikan.

Pembahasan ini merujuk pada jurnal berjudul "Konsep Doa dalam Perspektif Islam" karya Zhila Jannati dan Muhammad Randicha Hamandia dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, yang terbit di Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan (JKPI) tahun 2022.

Baca juga: Bolehkah Berdoa dengan Kata-Kata Sendiri Saat Shalat? Ini Penjelasannya dari Berbagai Mazhab

Adab Berdoa Menurut Imam Al-Ghazali

Menurut Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin Jilid 2 terdapat enam adab yang sebaiknya diperhatikan saat berdoa:

1. Memilih tempat dan waktu yang mulia, misalnya di bulan Ramadhan, hari Jumat, sepertiga akhir malam, saat sujud, atau saat turun hujan.

2. Berdoa dengan penuh harap sekaligus rasa khawatir—yakin doanya akan dikabulkan, namun tetap rendah hati seandainya belum terkabul. Doa juga sebaiknya dipanjatkan dengan suara yang lembut dan penuh kekhusyukan.

3. Mengulang doa dua atau tiga kali, sebagai tanda bahwa permintaan itu benar-benar diinginkan dan dibutuhkan.

4. Menggunakan susunan kalimat yang sederhana, tidak bertele-tele, namun tetap sopan dan tepat sasaran.

5. Mengawali dan mengakhiri doa dengan pujian kepada Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

6. Bertobat terlebih dahulu sebelum berdoa, agar hati dalam keadaan bersih saat menghadap Allah SWT.

Selain itu, ada beberapa poin penting lainnya, di antaranya berdoa hanya kepada Allah SWT semata, merendahkan diri dengan suara yang tidak berlebihan, serta menyertakan asma Allah SWT, seperti Ya Rahman atau Ya Malik, dalam doa yang dipanjatkan.

15 Waktu yang Dianggap Mustajab untuk Berdoa

Jurnal ini juga merangkum waktu-waktu yang dianggap mustajab untuk berdoa. Berikut daftarnya:

1. Hari Arafah

2. Antara azan dan iqamah

3. Saat azan dikumandangkan

4. Saat iqamah dikumandangkan

5. Bulan Ramadhan

6. Malam Lailatul Qadar

7. Pertengahan malam

8. Malam Jumat, hari Jumat, atau waktu Jumat

9. Waktu sahur, yaitu bagian paling akhir malam

10. Di penghujung shalat-shalat wajib

11. Saat membaca Al-Qur'an, terlebih setelah mengkhatamkan 30 juz

12. Pada waktu sujud

13. Saat meminum air zamzam

14. Saat berada di majelis ilmu

15. Saat imam mengucapkan "waladh dhaalliin" pada surat Al-Fatihah dalam shalat berjamaah

Waktu-waktu tersebut sebaiknya benar-benar dimanfaatkan untuk berdoa, alih-alih dihabiskan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat.

Hal lain yang perlu diingat, adab dan waktu berdoa bukan sekadar formalitas. Keduanya adalah cara untuk menunjukkan kesungguhan seorang hamba di hadapan Allah SWT.

Semakin seseorang khusyuk, tulus, dan memperhatikan adab dalam berdoa, semakin besar pula harapan agar doanya dikabulkan, baik secara langsung, digantikan dengan yang lebih baik, maupun ditangguhkan sebagai pahala di akhirat kelak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Mimpi sejak SD Terwujud, Siswi MAN 1 Lubuklinggau Ini Jadi Paskibraka Nasional
Mimpi sejak SD Terwujud, Siswi MAN 1 Lubuklinggau Ini Jadi Paskibraka Nasional
Aktual
Pilih Paskibraka daripada O2SN, Siswa MAN IC Siak Wakili Riau di Istana
Pilih Paskibraka daripada O2SN, Siswa MAN IC Siak Wakili Riau di Istana
Aktual
Gempa M 7,7 di NTT, Muhammadiyah Buka Posko dan Kerahkan Tim Medis
Gempa M 7,7 di NTT, Muhammadiyah Buka Posko dan Kerahkan Tim Medis
Aktual
MUI: Toleransi Jangan Berubah Menjadi Permisivisme
MUI: Toleransi Jangan Berubah Menjadi Permisivisme
Aktual
Gus Rozin Bawa Gagasan 'Poros Tengah' di Bursa Ketum PBNU
Gus Rozin Bawa Gagasan "Poros Tengah" di Bursa Ketum PBNU
Aktual
Wakaf Saham Istiqlal Jadi Sorotan, DPR Minta Hati-hati dan Kemenag Beri Klarifikasi
Wakaf Saham Istiqlal Jadi Sorotan, DPR Minta Hati-hati dan Kemenag Beri Klarifikasi
Aktual
Muktamar Ke-35 NU Siapkan 3 Posko Kesehatan, Layanan Medis Siaga 24 Jam
Muktamar Ke-35 NU Siapkan 3 Posko Kesehatan, Layanan Medis Siaga 24 Jam
Aktual
Pekalongan Darurat Sampah, 317 Siswa Muhammadiyah Pilih Karnaval Daur Ulang
Pekalongan Darurat Sampah, 317 Siswa Muhammadiyah Pilih Karnaval Daur Ulang
Aktual
Idgham Bighunnah: Pengertian, Huruf, Cara Baca, dan 25 Contohnya
Idgham Bighunnah: Pengertian, Huruf, Cara Baca, dan 25 Contohnya
Doa Harian
Doa Saat Gempa Bumi untuk Memohon Perlindungan, Arab dan Latin
Doa Saat Gempa Bumi untuk Memohon Perlindungan, Arab dan Latin
Aktual
Putra, Mahasiswa Muhammadiyah Juara Dunia Panjat Tebing Tampil di EISCC 2026
Putra, Mahasiswa Muhammadiyah Juara Dunia Panjat Tebing Tampil di EISCC 2026
Aktual
Prabowo Targetkan Renovasi Sekolah dan Pesantren, 2.120 Madrasah Diusulkan Direvitalisasi
Prabowo Targetkan Renovasi Sekolah dan Pesantren, 2.120 Madrasah Diusulkan Direvitalisasi
Aktual
Maknai HUT ke-81 RI, Pegawai Lintas Agama Kemenag Bersihkan Masjid
Maknai HUT ke-81 RI, Pegawai Lintas Agama Kemenag Bersihkan Masjid
Aktual
Di Tengah Gempuran Gawai, Mengapa Anak Tetap Perlu Bermain? Ini Pandangan Islam
Di Tengah Gempuran Gawai, Mengapa Anak Tetap Perlu Bermain? Ini Pandangan Islam
Aktual
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar