Editor
KOMPAS.com - Bagi umat Islam, doa bukan sekadar permintaan, melainkan bentuk komunikasi dengan Allah SWT. Namun, agar doa lebih mustajab atau mudah dikabulkan, ada adab-adab dan waktu-waktu istimewa yang perlu diperhatikan.
Pembahasan ini merujuk pada jurnal berjudul "Konsep Doa dalam Perspektif Islam" karya Zhila Jannati dan Muhammad Randicha Hamandia dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, yang terbit di Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan (JKPI) tahun 2022.
Baca juga: Bolehkah Berdoa dengan Kata-Kata Sendiri Saat Shalat? Ini Penjelasannya dari Berbagai Mazhab
Menurut Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin Jilid 2 terdapat enam adab yang sebaiknya diperhatikan saat berdoa:
1. Memilih tempat dan waktu yang mulia, misalnya di bulan Ramadhan, hari Jumat, sepertiga akhir malam, saat sujud, atau saat turun hujan.
2. Berdoa dengan penuh harap sekaligus rasa khawatir—yakin doanya akan dikabulkan, namun tetap rendah hati seandainya belum terkabul. Doa juga sebaiknya dipanjatkan dengan suara yang lembut dan penuh kekhusyukan.
3. Mengulang doa dua atau tiga kali, sebagai tanda bahwa permintaan itu benar-benar diinginkan dan dibutuhkan.
4. Menggunakan susunan kalimat yang sederhana, tidak bertele-tele, namun tetap sopan dan tepat sasaran.
5. Mengawali dan mengakhiri doa dengan pujian kepada Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
6. Bertobat terlebih dahulu sebelum berdoa, agar hati dalam keadaan bersih saat menghadap Allah SWT.
Selain itu, ada beberapa poin penting lainnya, di antaranya berdoa hanya kepada Allah SWT semata, merendahkan diri dengan suara yang tidak berlebihan, serta menyertakan asma Allah SWT, seperti Ya Rahman atau Ya Malik, dalam doa yang dipanjatkan.
Jurnal ini juga merangkum waktu-waktu yang dianggap mustajab untuk berdoa. Berikut daftarnya:
1. Hari Arafah
2. Antara azan dan iqamah
3. Saat azan dikumandangkan
4. Saat iqamah dikumandangkan
5. Bulan Ramadhan
6. Malam Lailatul Qadar
7. Pertengahan malam
8. Malam Jumat, hari Jumat, atau waktu Jumat
9. Waktu sahur, yaitu bagian paling akhir malam
10. Di penghujung shalat-shalat wajib
11. Saat membaca Al-Qur'an, terlebih setelah mengkhatamkan 30 juz
12. Pada waktu sujud
13. Saat meminum air zamzam
14. Saat berada di majelis ilmu
15. Saat imam mengucapkan "waladh dhaalliin" pada surat Al-Fatihah dalam shalat berjamaah
Waktu-waktu tersebut sebaiknya benar-benar dimanfaatkan untuk berdoa, alih-alih dihabiskan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat.
Hal lain yang perlu diingat, adab dan waktu berdoa bukan sekadar formalitas. Keduanya adalah cara untuk menunjukkan kesungguhan seorang hamba di hadapan Allah SWT.
Semakin seseorang khusyuk, tulus, dan memperhatikan adab dalam berdoa, semakin besar pula harapan agar doanya dikabulkan, baik secara langsung, digantikan dengan yang lebih baik, maupun ditangguhkan sebagai pahala di akhirat kelak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang