Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Sholat Qobliyah Subuh: Bacaan Arab, Latin, dan Arti

Kompas.com, 6 Agustus 2026, 11:09 WIB
Reni Susanti

Editor


KOMPAS.com - Sholat qobliyah subuh adalah salah satu sholat sunnah yang paling dianjurkan untuk tidak ditinggalkan, bahkan disebut memiliki keutamaan yang lebih baik dari dunia dan seisinya.

Berikut bacaan niat, tata cara, hingga keutamaannya yang perlu diketahui.

Apa Itu Sholat Qobliyah Subuh?

Sholat qobliyah subuh, atau dikenal juga sebagai sholat sunnah fajar, adalah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum sholat fardhu Subuh.

Sholat ini termasuk dalam kategori sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan dan hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi Muhammad SAW, baik saat beliau bermukim maupun dalam perjalanan.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim, di mana Aisyah RA menceritakan bahwa Nabi SAW tidak pernah lebih menjaga suatu amalan sunnah selain dua rakaat sebelum Subuh ini (HR. Muslim).

Nama lain dari sholat ini adalah sholat sunnah fajar, karena dikerjakan pada waktu fajar, tepat sebelum pelaksanaan sholat Subuh.

Baca juga: Ingin Doa Cepat Dikabulkan? Ini Adab dan 15 Waktu Mustajab untuk Berdoa

Waktu Mengerjakan Qobliyah Subuh

Waktu pelaksanaan sholat qobliyah subuh dimulai sejak masuknya waktu Subuh, yakni sejak terbit fajar shadiq, hingga sebelum iqamah sholat Subuh dikumandangkan. Dengan kata lain, sholat ini dikerjakan di antara waktu azan Subuh dan iqamah.

Sebaiknya sholat ini dikerjakan dengan ringkas, agar tidak sampai tertinggal sholat berjamaah Subuh, terutama bagi yang melaksanakannya di masjid. Jika waktunya sudah mepet dengan iqamah, sholat qobliyah subuh boleh dikerjakan secepat mungkin, atau bahkan ditinggalkan agar tidak tertinggal sholat wajib berjamaah.

Baca juga: Kenapa Doa Kita Belum Dikabulkan? Begini Penjelasannya Menurut Islam

Niat Sholat Qobliyah Subuh

Berikut lafal niat sholat qobliyah subuh dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:

أُصَلِّي سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

(Ushallii sunnatas subhi rak'ataini qobliyyatan lillaahi ta'aalaa)

Arti: "Aku niat sholat sunnah sebelum Subuh dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh 2 Rakaat

Secara umum, tata cara sholat qobliyah subuh sama seperti sholat sunnah dua rakaat lainnya. Berikut urutannya:

1. Membaca niat sholat qobliyah subuh.
2. Takbiratul ihram.
3. Membaca doa iftitah (sunnah).
4. Membaca surah Al-Fatihah.
5. Membaca surah atau ayat Al-Qur'an yang dianjurkan.
6. Rukuk.
7. Iktidal.
8. Sujud pertama.
9. Duduk di antara dua sujud.
10. Sujud kedua.
11. Berdiri untuk rakaat kedua, mengulangi langkah 4-10.
12. Duduk tasyahud akhir.
13. Salam.

Bacaan Surah yang Dianjurkan

Selain membaca Al-Fatihah, terdapat anjuran bacaan surah tertentu pada sholat qobliyah subuh, sebagaimana pernah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam hadits riwayat Imam Muslim dari Ibnu Abbas RA (HR. Muslim No. 727):

• Rakaat pertama: surah Al-Kafirun, atau bisa juga ayat 136 surah Al-Baqarah.
• Rakaat kedua: surah Al-Ikhlas, atau bisa juga ayat 64 surah Ali Imran.

Bacaan surah pendek lain juga diperbolehkan apabila belum hafal surah-surah tersebut, karena yang paling utama dari sholat ini adalah keistiqamahan dalam mengerjakannya.

Doa setelah Sholat Qobliyah Subuh

Setelah salam, dianjurkan untuk membaca doa atau zikir sebelum beranjak menunggu iqamah sholat Subuh. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah:

 اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ، اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ، إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

(Allaahumma rabba jibrooo-iila wa miikaaa-iila wa isroofiila faathiris samaawaati wal ardhi 'aalimal ghoibi wasy syahaadati anta tahkumu baina 'ibaadika fiimaa kaanuu fiihi yakhtalifuun. Ihdinii limakhtulifa fiihi minal haqqi bi-idznika innaka tahdii man tasyaa-u ilaa shiraathim mustaqiim).

Arti: "Ya Allah, Tuhan Jibril, Mikail, dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Engkaulah yang memutuskan perkara di antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang mereka perselisihkan. Tunjukilah aku kepada kebenaran dari perkara yang diperselisihkan itu dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau menunjuki orang yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus."

Selain doa tersebut, boleh juga berbaring sejenak di sisi kanan tubuh sebagai bentuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW sebelum berdiri kembali untuk sholat Subuh berjamaah.

Keutamaan Sholat Sunnah Fajar

Sholat qobliyah subuh memiliki sejumlah keutamaan yang membuatnya layak untuk selalu dijaga, di antaranya:

• Lebih baik dari dunia dan seisinya. Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Dua rakaat fajar (sholat sunnah qobliyah Subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya." (HR. Muslim No. 725)

• Termasuk sunnah yang paling dijaga Nabi SAW. Aisyah RA meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah lebih menjaga suatu amalan sunnah selain dua rakaat sebelum Subuh ini, bahkan di saat safar sekalipun (HR. Bukhari dan Muslim).

• Menjadi pembuka hari dengan ibadah. Sholat ini mengawali hari dengan kedekatan kepada Allah SWT sebelum memulai berbagai aktivitas.

• Pahala yang besar meski singkat. Meski hanya dua rakaat dan tergolong ringkas, nilai pahalanya disebutkan setara dengan sesuatu yang jauh lebih besar dari dunia dan seisinya.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Beberapa kesalahan yang kerap dilakukan sebagian orang saat mengerjakan sholat qobliyah subuh, antara lain:

1. Memperpanjang bacaan atau rakaat sholat hingga tertinggal sholat Subuh berjamaah, padahal sholat ini dianjurkan dikerjakan secara ringkas.

2. Melewatkan sholat qobliyah subuh karena terburu-buru bangun kesiangan, padahal jika sempat, sholat ini tetap bisa dikerjakan meski waktunya singkat.

3. Mengqadha sholat qobliyah subuh di waktu yang tidak tepat, misalnya menggabungkannya dengan sholat lain tanpa memahami ketentuan qadha yang benar apabila tertinggal.

4. Menganggap sholat ini tidak penting karena hanya sunnah, sehingga sering ditinggalkan tanpa alasan yang mendesak.

5. Tidak berbaring sejenak (sunnah) setelahnya dan langsung berbincang atau beraktivitas lain, padahal ada anjuran untuk sejenak tenang sebelum iqamah.

Dengan memahami bacaan, tata cara, dan keutamaannya, semoga sholat qobliyah subuh dapat terus dijaga dan menjadi awal yang baik dalam menjalani hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar