Editor
KOMPAS.com - Sholat qobliyah subuh adalah salah satu sholat sunnah yang paling dianjurkan untuk tidak ditinggalkan, bahkan disebut memiliki keutamaan yang lebih baik dari dunia dan seisinya.
Berikut bacaan niat, tata cara, hingga keutamaannya yang perlu diketahui.
Sholat qobliyah subuh, atau dikenal juga sebagai sholat sunnah fajar, adalah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum sholat fardhu Subuh.
Sholat ini termasuk dalam kategori sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan dan hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi Muhammad SAW, baik saat beliau bermukim maupun dalam perjalanan.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim, di mana Aisyah RA menceritakan bahwa Nabi SAW tidak pernah lebih menjaga suatu amalan sunnah selain dua rakaat sebelum Subuh ini (HR. Muslim).
Nama lain dari sholat ini adalah sholat sunnah fajar, karena dikerjakan pada waktu fajar, tepat sebelum pelaksanaan sholat Subuh.
Baca juga: Ingin Doa Cepat Dikabulkan? Ini Adab dan 15 Waktu Mustajab untuk Berdoa
Waktu pelaksanaan sholat qobliyah subuh dimulai sejak masuknya waktu Subuh, yakni sejak terbit fajar shadiq, hingga sebelum iqamah sholat Subuh dikumandangkan. Dengan kata lain, sholat ini dikerjakan di antara waktu azan Subuh dan iqamah.
Sebaiknya sholat ini dikerjakan dengan ringkas, agar tidak sampai tertinggal sholat berjamaah Subuh, terutama bagi yang melaksanakannya di masjid. Jika waktunya sudah mepet dengan iqamah, sholat qobliyah subuh boleh dikerjakan secepat mungkin, atau bahkan ditinggalkan agar tidak tertinggal sholat wajib berjamaah.
Baca juga: Kenapa Doa Kita Belum Dikabulkan? Begini Penjelasannya Menurut Islam
Berikut lafal niat sholat qobliyah subuh dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:
أُصَلِّي سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushallii sunnatas subhi rak'ataini qobliyyatan lillaahi ta'aalaa)
Arti: "Aku niat sholat sunnah sebelum Subuh dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Secara umum, tata cara sholat qobliyah subuh sama seperti sholat sunnah dua rakaat lainnya. Berikut urutannya:
1. Membaca niat sholat qobliyah subuh.
2. Takbiratul ihram.
3. Membaca doa iftitah (sunnah).
4. Membaca surah Al-Fatihah.
5. Membaca surah atau ayat Al-Qur'an yang dianjurkan.
6. Rukuk.
7. Iktidal.
8. Sujud pertama.
9. Duduk di antara dua sujud.
10. Sujud kedua.
11. Berdiri untuk rakaat kedua, mengulangi langkah 4-10.
12. Duduk tasyahud akhir.
13. Salam.
Selain membaca Al-Fatihah, terdapat anjuran bacaan surah tertentu pada sholat qobliyah subuh, sebagaimana pernah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam hadits riwayat Imam Muslim dari Ibnu Abbas RA (HR. Muslim No. 727):
• Rakaat pertama: surah Al-Kafirun, atau bisa juga ayat 136 surah Al-Baqarah.
• Rakaat kedua: surah Al-Ikhlas, atau bisa juga ayat 64 surah Ali Imran.
Bacaan surah pendek lain juga diperbolehkan apabila belum hafal surah-surah tersebut, karena yang paling utama dari sholat ini adalah keistiqamahan dalam mengerjakannya.
Setelah salam, dianjurkan untuk membaca doa atau zikir sebelum beranjak menunggu iqamah sholat Subuh. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah:
اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ، اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ، إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
(Allaahumma rabba jibrooo-iila wa miikaaa-iila wa isroofiila faathiris samaawaati wal ardhi 'aalimal ghoibi wasy syahaadati anta tahkumu baina 'ibaadika fiimaa kaanuu fiihi yakhtalifuun. Ihdinii limakhtulifa fiihi minal haqqi bi-idznika innaka tahdii man tasyaa-u ilaa shiraathim mustaqiim).
Arti: "Ya Allah, Tuhan Jibril, Mikail, dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Engkaulah yang memutuskan perkara di antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang mereka perselisihkan. Tunjukilah aku kepada kebenaran dari perkara yang diperselisihkan itu dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau menunjuki orang yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus."
Selain doa tersebut, boleh juga berbaring sejenak di sisi kanan tubuh sebagai bentuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW sebelum berdiri kembali untuk sholat Subuh berjamaah.
Sholat qobliyah subuh memiliki sejumlah keutamaan yang membuatnya layak untuk selalu dijaga, di antaranya:
• Lebih baik dari dunia dan seisinya. Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Dua rakaat fajar (sholat sunnah qobliyah Subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya." (HR. Muslim No. 725)
• Termasuk sunnah yang paling dijaga Nabi SAW. Aisyah RA meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah lebih menjaga suatu amalan sunnah selain dua rakaat sebelum Subuh ini, bahkan di saat safar sekalipun (HR. Bukhari dan Muslim).
• Menjadi pembuka hari dengan ibadah. Sholat ini mengawali hari dengan kedekatan kepada Allah SWT sebelum memulai berbagai aktivitas.
• Pahala yang besar meski singkat. Meski hanya dua rakaat dan tergolong ringkas, nilai pahalanya disebutkan setara dengan sesuatu yang jauh lebih besar dari dunia dan seisinya.
Beberapa kesalahan yang kerap dilakukan sebagian orang saat mengerjakan sholat qobliyah subuh, antara lain:
1. Memperpanjang bacaan atau rakaat sholat hingga tertinggal sholat Subuh berjamaah, padahal sholat ini dianjurkan dikerjakan secara ringkas.
2. Melewatkan sholat qobliyah subuh karena terburu-buru bangun kesiangan, padahal jika sempat, sholat ini tetap bisa dikerjakan meski waktunya singkat.
3. Mengqadha sholat qobliyah subuh di waktu yang tidak tepat, misalnya menggabungkannya dengan sholat lain tanpa memahami ketentuan qadha yang benar apabila tertinggal.
4. Menganggap sholat ini tidak penting karena hanya sunnah, sehingga sering ditinggalkan tanpa alasan yang mendesak.
5. Tidak berbaring sejenak (sunnah) setelahnya dan langsung berbincang atau beraktivitas lain, padahal ada anjuran untuk sejenak tenang sebelum iqamah.
Dengan memahami bacaan, tata cara, dan keutamaannya, semoga sholat qobliyah subuh dapat terus dijaga dan menjadi awal yang baik dalam menjalani hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang