Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Tahajud Farrah, Santri Medan yang Lolos Beasiswa S1-S2 dan Al-Azhar Kairo

Kompas.com, 9 Agustus 2026, 14:15 WIB
Reni Susanti

Editor


MEDAN, KOMPAS.com - Nama Farrah Adiba Sinaga terpampang dalam daftar penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) LPDP Kementerian Agama.

Santri Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan itu mendapatkan beasiswa Program Akselerasi S1 dan S2 Bahasa Arab di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.
Farrah menangis ketika mengetahui hasil pengumuman tersebut.

Baginya, kesempatan menempuh pendidikan hingga jenjang magister itu seperti jawaban atas doa yang selama ini dipanjatkannya, termasuk dalam sujud dan tahajud.

Baca juga: Resmi! S3 Perbankan Syariah UIN Jakarta Masuk Daftar Beasiswa LPDP 2026

Namun, kejutan bagi Farrah tak berhenti di sana.

Di waktu yang hampir bersamaan, ia juga dinyatakan lulus di Fakultas Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

"Saya benar-benar menangis saat mengetahui lulus Beasiswa Akselerasi S1 dan S2 dari Kementerian Agama. Rasanya seperti mimpi," ujar Farrah dikutip dari laman kemenag.go.id, Minggu (9/8/2026).

"Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena diberi kesempatan yang begitu besar. Beasiswa ini bukan hanya membantu pendidikan saya, tetapi juga menjadi amanah dan kepercayaan yang harus saya jaga dengan sungguh-sungguh," tutur Farrah. 

Dua kesempatan besar yang datang hampir bersamaan tersebut menjadi buah dari perjalanan panjang Farrah selama belajar di pesantren.

Hari-harinya diisi dengan kegiatan belajar, hafalan, diskusi, hingga mempersiapkan diri menghadapi seleksi beasiswa dan perguruan tinggi.

Bahasa Arab dan ilmu-ilmu keislaman menjadi bidang yang sejak lama menarik perhatiannya.

"Saya sangat bangga bisa mendapatkan Beasiswa Akselerasi S1 dan S2 dari Kementerian Agama RI. Ini adalah hadiah terbesar dalam perjalanan belajar saya di pesantren. Saya merasa semua lelah, doa, dan perjuangan selama ini benar-benar dijawab oleh Allah SWT. Saya ingin membuktikan bahwa santri juga mampu berprestasi dan bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," tuturnya.

Doa Orangtua dan Bimbingan Guru

Farrah tak menganggap keberhasilannya sebagai hasil perjuangannya seorang diri.

Ada dua hal yang selalu ia sebut ketika berbicara mengenai pencapaiannya yakni doa orangtua dan bimbingan guru.

Selama berada di pesantren, dukungan keluarga, ustaz dan ustazah menjadi bagian dari perjalanan Farrah mengejar pendidikan yang diinginkannya.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kedua orangtua saya yang tidak pernah berhenti mendoakan, kepada para ustaz dan ustazah yang membimbing dengan penuh kesabaran, serta kepada pimpinan pesantren yang selalu memberikan motivasi. Beasiswa ini adalah milik kita semua. Saya hanya menjadi perantara dari doa dan harapan banyak orang," katanya.

Direktur Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan Yose Rizal mengatakan, Farrah memiliki semangat belajar dan kedisiplinan selama menempuh pendidikan di pesantren.

Menurut Yose, capaian Farrah juga menunjukkan bahwa santri memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan berkompetisi hingga tingkat internasional.

"Farrah adalah contoh santri yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, disiplin, dan rendah hati. Keberhasilannya meraih Beasiswa Akselerasi S1 dan S2 Kementerian Agama menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional," ujar Yose.

Dua Jalan Terbuka

Kini, dua jalan pendidikan terbuka di hadapan Farrah.

Satu jalan membawanya mengikuti program akselerasi Bahasa Arab dari jenjang S1 hingga S2 di UIN Sunan Ampel Surabaya dengan Beasiswa Indonesia Bangkit.

Jalan lainnya membawanya ribuan kilometer dari Medan menuju Kairo setelah dinyatakan lulus Fakultas Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar berharap pencapaian Farrah dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya.

"Farrah Adiba Sinaga telah menunjukkan bahwa santri mampu menembus program beasiswa bergengsi yang disiapkan Kementerian Agama," ucap dia.

Keunggulan pesantren terletak pada perpaduan antara penguatan akhlak, kedisiplinan, pendalaman ilmu agama, dan pengembangan kemampuan akademik.

Dari lingkungan seperti inilah lahir generasi yang tangguh, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

"Kami berharap prestasi Farrah menjadi inspirasi bagi seluruh santri di Kota Medan untuk terus belajar, berprestasi, dan mengharumkan nama bangsa," ungkap Impun.

Bagi Farrah, keberhasilan tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan baru.

Ia ingin terus memperdalam Bahasa Arab dan ilmu syariah. Pendidikan yang ditempuhnya kelak diharapkan tidak berhenti menjadi pencapaian pribadi, tetapi menjadi bekal untuk mengabdi kepada masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Dua Hafidz Muda Kaltim Wakili Indonesia di MTQ Internasional Maroko
Dua Hafidz Muda Kaltim Wakili Indonesia di MTQ Internasional Maroko
Aktual
Doa Tahajud Farrah, Santri Medan yang Lolos Beasiswa S1-S2 dan Al-Azhar Kairo
Doa Tahajud Farrah, Santri Medan yang Lolos Beasiswa S1-S2 dan Al-Azhar Kairo
Aktual
Tak Hanya Tenda dan Tali-temali, Pramuka Santri Diajak Belajar Merawat Bumi
Tak Hanya Tenda dan Tali-temali, Pramuka Santri Diajak Belajar Merawat Bumi
Aktual
Assalamualaikum Artinya Apa? Ini Tulisan, Jawaban, dan Adabnya dalam Islam
Assalamualaikum Artinya Apa? Ini Tulisan, Jawaban, dan Adabnya dalam Islam
Doa dan Niat
Mengenal Ecotheopedagogy, Cara Pendidikan Islam Menjaga Alam
Mengenal Ecotheopedagogy, Cara Pendidikan Islam Menjaga Alam
Aktual
Tahajud, PBB, hingga Api Unggun: Cara MAN 2 Bandung Bentuk Karakter Murid Baru
Tahajud, PBB, hingga Api Unggun: Cara MAN 2 Bandung Bentuk Karakter Murid Baru
Aktual
Astaghfirullah Artinya Apa? Ketahui Makna, Keutamaan, dan Tulisan Arabnya
Astaghfirullah Artinya Apa? Ketahui Makna, Keutamaan, dan Tulisan Arabnya
Doa dan Niat
Vegetarian Makin Populer di Arab Saudi, Pola Makan Warga Mulai Bergeser
Vegetarian Makin Populer di Arab Saudi, Pola Makan Warga Mulai Bergeser
Aktual
Jadwal Pengajuan BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026, Total Rp 4,1 Triliun
Jadwal Pengajuan BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026, Total Rp 4,1 Triliun
Aktual
Al-Qanun Al-Asasi Kembali Disosialisasikan, Gus Kikin: Ini Ruh NU
Al-Qanun Al-Asasi Kembali Disosialisasikan, Gus Kikin: Ini Ruh NU
Aktual
Lulusan Fakultas Syariah dan Hukum 111 PTKI Disiapkan Jadi Advokat
Lulusan Fakultas Syariah dan Hukum 111 PTKI Disiapkan Jadi Advokat
Aktual
Madrasah Bisa Ajukan BOS via Digital, Kemenag Siapkan Rp 4,1 Triliun
Madrasah Bisa Ajukan BOS via Digital, Kemenag Siapkan Rp 4,1 Triliun
Aktual
Muhaimin Iskandar: Kawasan Ekonomi Pesantren Bisa Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan
Muhaimin Iskandar: Kawasan Ekonomi Pesantren Bisa Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan
Aktual
Anies Kenang Habib Saggaf Aljufri: Ilmu Tinggi, Hati Rendah, Permata Umat
Anies Kenang Habib Saggaf Aljufri: Ilmu Tinggi, Hati Rendah, Permata Umat
Aktual
Gotong Royong Warga dan Rumah Amal Salman, Air Bersih Kini Mengalir di Desa Jamat
Gotong Royong Warga dan Rumah Amal Salman, Air Bersih Kini Mengalir di Desa Jamat
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar