Editor
KOMPAS.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong penguatan budaya hidup halal agar terintegrasi ke dalam lingkungan sekolah dan kehidupan para pelajar di seluruh Indonesia.
Upaya ini disampaikan dalam pertemuan silaturahmi antara Dewan Pimpinan MUI dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof Abdul Mu'ti, di Kantor Kemendikdasmen, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).
Langkah strategis ini dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda yang sadar dan bangga menerapkan nilai-nilai halal sejak dini.
Baca juga: Tak Bisa Langsung Tentukan Halal-Haram, Ini 6 Tahapan Penetapan Fatwa
Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, menyatakan penerapan halal di lingkungan sekolah tidak boleh hanya dipandang sebagai pemenuhan aturan agama semata, melainkan diwujudkan sebagai gaya hidup harian anak sekolah.
“Halal bukan sekadar aturan, melainkan gaya hidup,” kata dia.
Bagi Gen Z, menurut Kiai Cholil, halal perlu hadir dalam seluruh pilihan kehidupan, meliputi makanan, minuman, kosmetik, fesyen, wisata, keuangan, hingga cara bertransaksi dan bermedia sosial.
Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI ini menambahkan, konsep halal yang ditanamkan kepada para pelajar mencakup aspek thayyiib, yakni segala hal yang baik, aman, sehat, berkualitas, dan membawa kemaslahatan bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Membudayakan hidup halal di sekolah juga ditujukan untuk membekali para siswa agar menjadi penggerak ekosistem halal di era digital melalui kreativitas, kewirausahaan, dan penggunaan media sosial yang positif.
Sebagai komitmen nyata dalam mendukung literasi halal di kalangan pelajar, MUI melalui LPPOM menghadirkan program Gen Halal Championship.
Program ini dirancang untuk mencetak generasi muda yang tidak sekadar paham aturan halal, tetapi juga menjadikannya sebagai identitas dan karakter.
Baca juga: UI Bangun Zona Halal di Kampus, Seluruh Tenan Kantin Vokasi Kini Bersertifikat Halal
“Sertifikasi halal menjamin kehalalan produk, tetapi generasi sadar halal-lah yang akan menjaga dan mengembangkan ekosistem halal Indonesia,” kata Kiai Cholil menegaskan.
Pertemuan strategis dengan Mendikdasmen ini turut dihadiri oleh Direktur Utama LPPOM Muti Arintawati, Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan, Bendahara Umum MUI H Misbahul Ulum, Ketua MUI Bidang Halal KH Masyhuril Khamis, serta Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Halal H Rofiqul Umam Ahmad.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang