Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Bulan Rabiul Awal: Arti Nama, Keutamaan, dan Peristiwa Penting di Dalamnya

Kompas.com, 13 Agustus 2026, 20:53 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com - Rabiul Awal (رَبِيعُ الْأَوَّلِ) merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriah yang memiliki tempat istimewa bagi umat Islam karena menjadi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Setiap datang bulan Rabiul Awal, sebagian umat Islam akan bersiap merayakannya dengan tradisi Maulid Nabi.

Selain Maulid Nabi, terdapat sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang berkaitan dengan bulan Rabiul Awal.

Baca juga: 4 Hikmah Kelahiran Nabi Muhammad SAW di Bulan Rabiul Awal

Mengapa Disebut Rabiul Awal?

Kata rabi’ dalam bahasa Arab memiliki makna yang cukup kompleks karena dapat digunakan untuk menyebut musim maupun bulan. Dalam konteks musim, rabi’ dapat berarti musim semi atau musim gugur.

Sebagian masyarakat Arab menyebut musim semi sebagai rabi’, sedangkan sebagian lainnya menggunakan istilah tersebut untuk menyebut musim gugur.

Baca juga: 4 Amalan Sunah di Bulan Rabiul Awal, dari Puasa hingga Sedekah

Adapun dalam konteks bulan, rabi’ merujuk pada dua bulan setelah Safar, yaitu Rabiul Awal dan Rabiul Akhir.

Penamaan tersebut berkaitan dengan waktu terjadinya kedua bulan tersebut yang berada di antara musim semi hingga musim gugur.

Untuk membedakan rabi’ yang bermakna musim dengan rabi’ yang bermakna bulan, masyarakat Arab menggunakan kata syahr atau bulan sebelum nama Rabiul Awal dan Rabiul Akhir.

Dengan demikian, penyebutannya menjadi syahru rabi’ al-awwal dan syahr rabi’ al-akhir. (Jawwad Ali, al-Mufasshal fi Tarikhil Arab qablal Islam, juz 16, hlm. 76)

Pendapat Ibnu Katsir tentang Nama Rabiul Awal

Allah SWT menetapkan kalender Islam terdiri dari 12 bulan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.”

Saat menafsirkan Surat At-Taubah ayat 36 tentang pembagian bulan menjadi 12, Ibnu Katsir merujuk pendapat Syekh Alamuddin as-Sakhawi mengenai asal-usul penamaan bulan-bulan dalam kalender Hijriah.

Dalam karya Syekh Alamuddin, al-Masyhur fi Asma’il Ayyam was-Syuhur, dijelaskan bahwa Rabiul Awal dan Rabiul Akhir dinamai demikian karena pada kedua bulan tersebut masyarakat Arab membangun atau mendiami bangunan khusus yang berkaitan dengan musim semi atau gugur. (Tafsir Ibnu Katsir Darut-Thayibah, juz 4 hlm. 146)

Pendapat Al-Biruni tentang Nama Rabiul Awal

Selain pendapat tersebut, terdapat penjelasan dari al-Biruni mengenai asal-usul nama dua bulan Rabi’. Menurutnya, Rabiul Awal dan Rabiul Akhir dinamai demikian karena pada periode tersebut bunga-bunga tumbuh, embun terus muncul, dan hujan turun.

Menurut al-Biruni, kondisi tersebut merupakan ciri musim yang di daerah tempat tinggalnya disebut kharif atau musim gugur. Sementara itu, masyarakat Arab menyebut musim dengan ciri serupa sebagai rabi’ atau musim semi. (al-Biruni, al-Atsar al-Baqiyah ‘anil Qurun al-Khaliyah, hlm. 69)

Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal

Rabiul Awal tidak hanya dikenal karena menjadi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam juga terjadi pada bulan ketiga kalender Hijriah ini.

1. Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Peristiwa paling utama yang berkaitan dengan Rabiul Awal adalah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Jika dikaitkan dengan makna rabi’ sebagai masa tumbuhnya bunga dan turunnya hujan di padang pasir, kelahiran Nabi Muhammad SAW dapat dimaknai sebagai sebuah isyarat.

Kehadiran Nabi Muhammad SAW ibarat sosok yang menyuburkan dan menghilangkan dahaga di tengah kondisi masyarakat jahiliyah yang mengalami kegersangan peradaban. Ajaran yang dibawa Rasulullah SAW kemudian menjadi jalan perubahan bagi masyarakat Arab dan umat manusia.

2. Nabi Muhammad SAW Tiba di Madinah

Rabiul Awal juga menjadi bagian penting dalam sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW. Pada bulan ini, Nabi Muhammad SAW bersama rombongan tiba di Madinah setelah sebelumnya berhijrah dari Makkah.

Kedatangan Nabi Muhammad SAW di Madinah menjadi salah satu titik balik penting dalam penyebaran ajaran Islam. Dari Madinah, perkembangan komunitas dan dakwah Islam kemudian berlangsung semakin luas.

3. Pembangunan Masjid Quba

Masjid Quba, yang dikenal sebagai masjid pertama umat Muslim, juga dibangun pada bulan Rabiul Awal. Pembangunan masjid ini menjadi salah satu peristiwa penting yang berkaitan dengan perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW.

4. Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Peristiwa besar lainnya yang terjadi pada Rabiul Awal adalah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Karena itu, bulan ini memiliki makna yang sangat kuat dalam sejarah kehidupan Rasulullah SAW, mulai dari kelahiran hingga wafatnya beliau.

Rabiul Awal tidak hanya menjadi bulan yang identik dengan Maulid Nabi, tetapi juga menyimpan berbagai catatan penting dalam sejarah Islam.

Memahami asal-usul nama Rabiul Awal sekaligus peristiwa yang terjadi di dalamnya dapat membantu umat Islam mengenali lebih dekat sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW.

Bulan ini menjadi momentum untuk mengingat kelahiran, perjuangan, dakwah, hingga wafatnya Rasulullah SAW.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Malam Tirakat 17 Agustus HUT ke-81 RI dalam Bahasa Jawa
Doa Malam Tirakat 17 Agustus HUT ke-81 RI dalam Bahasa Jawa
Aktual
Mengenal Bulan Rabiul Awal: Arti Nama, Keutamaan, dan Peristiwa Penting di Dalamnya
Mengenal Bulan Rabiul Awal: Arti Nama, Keutamaan, dan Peristiwa Penting di Dalamnya
Aktual
Khutbah Jumat 14 Agustus 2026: Rabiul Awal, Bulan Maulid Nabi
Khutbah Jumat 14 Agustus 2026: Rabiul Awal, Bulan Maulid Nabi
Aktual
4 Hikmah Kelahiran Nabi Muhammad SAW di Bulan Rabiul Awal
4 Hikmah Kelahiran Nabi Muhammad SAW di Bulan Rabiul Awal
Aktual
4 Amalan Sunah di Bulan Rabiul Awal, dari Puasa hingga Sedekah
4 Amalan Sunah di Bulan Rabiul Awal, dari Puasa hingga Sedekah
Aktual
Cerita Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir 42 Tahun Jadi Jurnalis hingga Kantongi Kartu Wartawan Utama
Cerita Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir 42 Tahun Jadi Jurnalis hingga Kantongi Kartu Wartawan Utama
Aktual
Muktamar Ke-35 NU Diramaikan 6-7 Kandidat Ketum, Mekanisme Pemilihan Bisa Berubah
Muktamar Ke-35 NU Diramaikan 6-7 Kandidat Ketum, Mekanisme Pemilihan Bisa Berubah
Aktual
NU Pertimbangkan Larang Semua Pengurus Harian Rangkap Jabatan
NU Pertimbangkan Larang Semua Pengurus Harian Rangkap Jabatan
Aktual
Khutbah Jumat 14 Agustus 2026: Nabi Muhammad SAW Meminta Perlindungan kepada Allah dari 4 Perkara
Khutbah Jumat 14 Agustus 2026: Nabi Muhammad SAW Meminta Perlindungan kepada Allah dari 4 Perkara
Aktual
Khutbah Jumat 14 Agustus 2026: Menyambut Peringatan HUT Ke-81 RI
Khutbah Jumat 14 Agustus 2026: Menyambut Peringatan HUT Ke-81 RI
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara Hari Pramuka ke-65 pada 14 Agustus 2026
Contoh Teks Doa Upacara Hari Pramuka ke-65 pada 14 Agustus 2026
Doa dan Niat
Surat Al-Mulk: Arab, Latin, Terjemahan, dan Keutamaannya
Surat Al-Mulk: Arab, Latin, Terjemahan, dan Keutamaannya
Doa Harian
Kemenhaj Buka Jalan UMKM Indonesia Masuk Pasar Arab Saudi lewat Ekosistem Haji
Kemenhaj Buka Jalan UMKM Indonesia Masuk Pasar Arab Saudi lewat Ekosistem Haji
Aktual
PBNU, Politik, dan Aturan Satu Tahun: Perlukah Jeda Parpol?
PBNU, Politik, dan Aturan Satu Tahun: Perlukah Jeda Parpol?
Aktual
Naudzubillah Min Dzalik: Arti, Tulisan Arab, dan Kapan Tepat Diucapkan
Naudzubillah Min Dzalik: Arti, Tulisan Arab, dan Kapan Tepat Diucapkan
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar