Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Amalan Sebelum Tidur dalam Islam, dari Berwudu hingga Membaca Doa

Kompas.com, 31 Agustus 2026, 13:04 WIB
Puji Sri Rahayu,
Reni Susanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com — Islam mengajarkan sejumlah amalan yang dapat dilakukan seorang Muslim sebelum tidur.

Mulai dari membersihkan tempat tidur, berwudu, membaca zikir dan ayat Al-Qur'an, berdoa, hingga berbaring dengan posisi yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Tidur memang menjadi waktu bagi tubuh untuk beristirahat setelah menjalani berbagai aktivitas. Namun, waktu menjelang tidur juga dapat menjadi kesempatan bagi seorang Muslim untuk mengingat Allah SWT dan menutup aktivitas harian dengan amalan sederhana.

Baca juga: Benarkah Tidur Setelah Subuh Tidak Baik dalam Islam? Ini Penjelasannya

Sejumlah tuntunan tersebut bersumber dari kebiasaan dan ajaran Rasulullah SAW. Berikut lima amalan sebelum tidur yang dapat dilakukan umat Islam.

1. Membersihkan Tempat Tidur

Salah satu adab sebelum tidur yang diajarkan Rasulullah SAW adalah membersihkan tempat tidur sebelum berbaring.

Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW mengajarkan agar seseorang mengibaskan tempat tidurnya sebelum berbaring.

Tuntunan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya memperhatikan kebersihan tempat tidur sebelum beristirahat.

Sebelum berbaring, seseorang dapat memastikan tempat tidurnya bersih dari kotoran atau benda lain yang dapat mengganggu kenyamanan.

Dengan demikian, persiapan tidur dalam Islam tidak hanya berkaitan dengan amalan berupa doa dan zikir, tetapi juga kebersihan.

Baca juga: 24 Doa Harian Lengkap, dari Bangun Tidur hingga Bepergian

2. Berwudu Sebelum Tidur

Seorang Muslim juga dianjurkan berwudu sebelum tidur. Anjuran tersebut salah satunya terdapat dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari Al-Bara' bin Azib RA.
Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ...

Artinya: “Apabila kamu hendak menuju tempat tidurmu, maka berwudulah seperti wudu untuk salat, kemudian berbaringlah pada sisi kananmu...” (HR Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut menunjukkan bahwa wudu tidak hanya dilakukan ketika hendak melaksanakan salat. Bersuci juga dianjurkan ketika seorang Muslim hendak beristirahat.

Dengan berwudu, seorang Muslim berada dalam keadaan suci ketika hendak tidur.

Meski demikian, wudu sebelum tidur bukan kewajiban. Seseorang yang tidak berwudu sebelum tidur tidak berdosa karena amalan tersebut termasuk sunah.

3. Membaca Zikir dan Ayat Al-Qur'an

Waktu sebelum tidur juga dapat diisi dengan berzikir dan membaca ayat atau surah Al-Qur'an.

Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW memiliki amalan tertentu sebelum tidur. Salah satunya membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

Setelah membaca ketiga surah tersebut, Rasulullah SAW meniup kedua telapak tangannya dan mengusapkannya ke bagian tubuh yang dapat dijangkau. Amalan tersebut dilakukan sebanyak tiga kali.

Selain tiga surah tersebut, umat Islam juga dapat membaca Ayat Kursi sebelum tidur.

Anjuran membaca Ayat Kursi sebelum tidur antara lain terdapat dalam hadis riwayat Bukhari yang mengisahkan Abu Hurairah RA ketika menjaga zakat Ramadhan.

Dalam riwayat tersebut, Abu Hurairah bertemu seseorang yang kemudian mengajarkan agar membaca Ayat Kursi sebelum tidur. Rasulullah SAW kemudian membenarkan perkataan tersebut meskipun orang yang menyampaikannya dikenal sebagai pendusta.

Amalan zikir dan membaca Al-Qur'an sebelum tidur dapat dilakukan sesuai kemampuan. Seseorang yang belum terbiasa tidak harus melakukan seluruh amalan tersebut sekaligus.

4. Membaca Doa Sebelum Tidur

Salah satu amalan yang paling sederhana untuk dibiasakan adalah membaca doa sebelum tidur.

Doa tersebut menjadi bentuk mengingat dan menyerahkan diri kepada Allah SWT sebelum seseorang beristirahat.

Berikut bacaan doa sebelum tidur:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

Bismikallâhumma amûtu wa ahyâ.

Artinya: “Dengan nama-Mu, ya Allah, aku mati dan aku hidup.”

Doa tersebut bersumber dari hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Bukhari.

Bacaan singkat tersebut mengandung pengingat bahwa kehidupan dan kematian manusia berada dalam kekuasaan Allah SWT.

Setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari, seorang Muslim menutup harinya dengan menyebut nama Allah SWT sebelum beristirahat.

5. Berbaring ke Sisi Kanan

Rasulullah SAW juga mengajarkan posisi berbaring ketika hendak tidur.

Dalam hadis dari Al-Bara' bin Azib RA yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menganjurkan seseorang berbaring pada sisi kanan setelah berwudu.

“Apabila kamu hendak menuju tempat tidurmu, maka berwudulah seperti wudu untuk salat, kemudian berbaringlah pada sisi kananmu...” (HR Bukhari dan Muslim).

Berbaring ke sisi kanan menjadi salah satu adab tidur yang dapat diikuti umat Islam sebagai bagian dari meneladani kebiasaan Rasulullah SAW.

Menutup Hari dengan Mengingat Allah

Berbagai amalan sebelum tidur menunjukkan bahwa aktivitas sederhana sehari-hari juga dapat menjadi kesempatan bagi seorang Muslim untuk mengingat Allah SWT.

Membersihkan tempat tidur mengajarkan pentingnya kebersihan, sementara berwudu, berzikir, membaca Al-Qur'an, dan berdoa menjadi bagian dari persiapan seorang Muslim sebelum beristirahat.

Amalan tersebut tidak harus dilakukan sekaligus, terutama bagi seseorang yang belum terbiasa. Kebiasaan sederhana seperti membaca doa sebelum tidur dapat menjadi langkah awal untuk membangun rutinitas sebelum beristirahat sesuai tuntunan Islam.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
6 Prinsip dan Karakter Kepemimpinan Muhammadiyah Menurut Haedar Nashir
6 Prinsip dan Karakter Kepemimpinan Muhammadiyah Menurut Haedar Nashir
Aktual
Rais Aam PBNU Ungkap 3 Ayat Pijakan NU di Abad Kedua, dari Ekonomi hingga Ekologi
Rais Aam PBNU Ungkap 3 Ayat Pijakan NU di Abad Kedua, dari Ekonomi hingga Ekologi
Aktual
5 Amalan Sebelum Tidur dalam Islam, dari Berwudu hingga Membaca Doa
5 Amalan Sebelum Tidur dalam Islam, dari Berwudu hingga Membaca Doa
Aktual
Profil KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Ketum PBNU 2026-2031
Profil KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Ketum PBNU 2026-2031
Aktual
Donor ASI Diperbolehkan dalam Islam, Kejelasan Sumber dan Konsekuensi Kemahraman Jadi Perhatian
Donor ASI Diperbolehkan dalam Islam, Kejelasan Sumber dan Konsekuensi Kemahraman Jadi Perhatian
Aktual
Muktamar Ke-35 NU Selesai, Ini Sejumlah Keputusan Strategis yang Dihasilkan
Muktamar Ke-35 NU Selesai, Ini Sejumlah Keputusan Strategis yang Dihasilkan
Aktual
Ucapkan Selamat ke Kiai Miftah dan Gus Kikin, Gus Yusuf: Saatnya Kembali Guyub
Ucapkan Selamat ke Kiai Miftah dan Gus Kikin, Gus Yusuf: Saatnya Kembali Guyub
Aktual
Puasa Senin Kamis: Niat, Tata Cara, Waktu, dan Keutamaannya
Puasa Senin Kamis: Niat, Tata Cara, Waktu, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Dapat Kartu NU, Prabowo: Hari Ini Saya Diterima sebagai Anggota NU
Dapat Kartu NU, Prabowo: Hari Ini Saya Diterima sebagai Anggota NU
Aktual
Miftachul Akhyar dan Gus Kikin Pimpin PBNU, Apa Perbedaan Tugas Keduanya?
Miftachul Akhyar dan Gus Kikin Pimpin PBNU, Apa Perbedaan Tugas Keduanya?
Aktual
Gus Kikin Ingin PBNU Kembali ke Qanun Asasi, Apa Maksudnya?
Gus Kikin Ingin PBNU Kembali ke Qanun Asasi, Apa Maksudnya?
Aktual
Muhammadiyah Ucapkan Selamat ke Pimpinan Baru PBNU, Haedar: Perkuat Ukhuwah
Muhammadiyah Ucapkan Selamat ke Pimpinan Baru PBNU, Haedar: Perkuat Ukhuwah
Aktual
Profil Gus Kikin, Cicit Pendiri NU yang Kini Jadi Ketua Umum PBNU
Profil Gus Kikin, Cicit Pendiri NU yang Kini Jadi Ketua Umum PBNU
Aktual
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Aktual
Profil KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU, Apa Bedanya dengan Ketua Umum?
Profil KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU, Apa Bedanya dengan Ketua Umum?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar