Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lirik Mars MTQ, Gema Musabaqah Tilawatil Qur’an

Kompas.com, 11 September 2026, 19:28 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Mars MTQ menjadi salah satu lagu yang akan dinyanyikan dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah yang berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) malam.

Lirik Mars MTQ mengangkat semangat kecintaan kepada Allah, Nabi, dan negara serta cita-cita mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sentosa.

Berikut lirik Mars MTQ Ciptaan Agus Sunaryo lengkap untuk dihafalkan sebelum acara:

Baca juga: Link Live Streaming Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang, 12 September 2026 Pukul 19.00 WIB

Lirik Mars MTQ

Gema Musabaqah Tilawatil Qur’an
Pancaran Ilahi (Ilahi)
Cinta pada Allah Nabi dan Negara
Wajib bagi kita

Limpah ruah bumi Indonesia
Adil makmur sentosa
Baldatun Tayyibatun Warrabbbun Ghafur
Pasti terlaksana

Musabaqah Tilawatil Qur’an Agung
Wahyu Kalam Tuhan (Tuhan)
Pancasila Sakti Dasar Indonesia
Pujaan bangsaku

Gemah ripah tanah air kita
Aman dunia sentosa
Baldatun Tayyibatun Warrabbun Ghafur
Nusantara jaya

Gema Musabaqah Tilawatil Qur’an
Pancaran Ilahi (Ilahi)
Cinta pada Allah Nabi dan Negara
Wajib bagi kita

Limpah ruah bumi Indonesia
Adil makmur sentosa
Baldatun Tayyibatun Warrabbun Ghafur
Pasti terlaksana.

Musabaqah Tilawatil Qur’an Jaya
Firman suci Tuhan (Tuhan)
Pancasila sakti bagi kita semua
Indonesia jaya

Limpah ruah alam kaya raya
Bahagia semua
Baldatun Tayyibatun Warrabbbun Ghafur
Cita-cita kita, cita …- cita …….. kita.

Mars MTQ untuk Pemecahan Rekor MURI

Dilansir dari laman Pemprov Jateng, Mars MTQ akan menjadi bagian dari aksi yang ditargetkan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026.

Sebanyak 25 ribu orang ditargetkan mengikuti aksi menyanyikan Mars MTQ secara langsung. Selain itu, sekitar 180 ribu orang lainnya ditargetkan ikut berpartisipasi secara daring melalui Zoom.

Kepala Kanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab mengatakan aksi tersebut akan melibatkan masyarakat secara langsung maupun daring.

“Rekor MURI terkait lagu Mars MTQ yang insyaallah akan dihadirkan secara offline 25.000, terus yang 180.000 itu melalui Zoom dari seluruh masyarakat, sekolah dan lain sebagainya,” kata Saiful di kompleks kantor Gubernur Jateng pada Jumat (11/9/2026).

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar