Editor
PONOROGO, KOMPAS.com — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap menggelar puncak peringatan 100 tahun pada 18–20 September 2026. Sebanyak 8.776 tamu diperkirakan menghadiri rangkaian kegiatan tersebut.
Rangkaian acara meliputi khataman Al-Qur’an, sujud syukur, resepsi kesyukuran, malam ukhuwah, senam bersama, dan reuni akbar.
“Rangkaian puncak 100 tahun dimulai hari Jumat. Kita awali dengan khotmul Qur’an yang diikuti oleh seluruh pondok, pondok alumni, UNIDA putra dan putri, serta seluruh alumni, termasuk mereka yang belum bisa hadir di pondok,” ujar Ketua Pelaksana Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG Riza Azhari dalam rilisnya, Jumat (18/9/2026).
Baca juga: Naik Motor Gede hingga Sepeda, Cerita Alumni “Pulang” untuk 100 Tahun Gontor
Khataman Al-Qur’an melibatkan seluruh elemen pondok. Pembacaan Al-Qur’an dimulai pada Kamis malam dan ditargetkan selesai selepas Ashar pada Jumat (18/9/2026).
“Setelah khotmul Qur’an, akan ada wejangan dari Bapak Pimpinan Pondok,” kata Ketua Panitia Reuni Akbar 100 Tahun PMDG Ahmad Suharto.
Selepas Maghrib, para santri dan alumni yang telah tiba di lingkungan pondok dijadwalkan melakukan sujud syukur bersama.
Adapun resepsi kesyukuran sebagai puncak acara akan diselenggarakan pada Sabtu (19/9/2026).
Menurut Riza, antusiasme masyarakat dan alumni menyambut peringatan satu abad Gontor tergolong tinggi. Ribuan orang dijadwalkan menghadiri acara silaturahmi.
“Pada acara silaturahim, insya Allah akan hadir tamu sebanyak 8.776 orang,” ungkapnya.
Baca juga: Puncak 100 Tahun Gontor, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Pada Sabtu malam, panitia menyiapkan dua kegiatan bagi alumni yang digelar secara bersamaan dan dibagi berdasarkan angkatan.
“Malam ukhuwah di BPPM akan mengangkat tema tahadduts bin ni’mah, sementara malam keakraban akan diisi dengan penampilan musik,” ujar Ahmad.
Seluruh rangkaian peringatan akan ditutup dengan senam bersama dan Reuni Akbar pada Minggu (20/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB.
Menjelang pelaksanaan acara, panitia masih menyempurnakan sejumlah persiapan, antara lain penataan latar panggung serta penulisan Motto dan Panca Jiwa Pondok.
Sebelumnya, PMDG juga menggelar sosialisasi kepada seluruh guru Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI).
Sosialisasi tersebut membahas alur kegiatan, pembagian tugas, dan ketentuan teknis selama acara berlangsung.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.