Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masjid Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Arab Saudi, Simpan Prasasti Al-Quran

Kompas.com, 18 September 2026, 11:31 WIB
Reni Susanti

Editor


KOMPAS.com — Para arkeolog menemukan sisa-sisa masjid yang diperkirakan berusia lebih dari 1.300 tahun di situs Al-Ma’mala, wilayah Al-Baha, Arab Saudi.

Masjid tersebut diperkirakan berasal dari abad pertama Hijriah, yang bertepatan dengan abad ketujuh hingga awal abad kedelapan Masehi.

Penemuan itu diumumkan Komisi Warisan Arab Saudi setelah berakhirnya penggalian musim keempat di Al-Ma’mala, sebuah situs arkeologi di dekat Al-Aqiq.

Temuan tersebut dinilai penting untuk mengungkap kehidupan masyarakat serta perkembangan arsitektur Islam pada periode awal di Semenanjung Arab.

Arkeonews melaporkan, bangunan itu berada di sisi barat sebuah permukiman kuno yang berkembang di sekitar kegiatan pertambangan.

Baca juga: Saudi Kecam Drone Houthi yang Mengarah ke Makkah, Tegaskan Hak Lindungi Dua Masjid Suci

Dibangun menggunakan granit

Masjid dibangun menggunakan balok-balok granit yang dipahat. Bangunannya memiliki panjang sekitar 16 meter dari utara ke selatan dan lebar 10 meter dari timur ke barat.

Jejak plester gipsum menunjukkan sebagian interiornya pernah dilapisi permukaan halus, bukan dibiarkan berupa susunan batu terbuka.

Para arkeolog juga menemukan mihrab penunjuk arah kiblat dan tiga pintu masuk di sisi timur, barat, serta selatan.

Di bagian tenggara kompleks terdapat struktur berbentuk persegi yang diduga berfungsi sebagai menara. Penggunaan kata “diduga” penting karena fungsi bangunan tersebut masih merupakan interpretasi arkeologis.

Selain ruang utama, ditemukan delapan ruangan yang berdampingan dengan masjid. Fasilitas penyimpanan, bak air, dan struktur penunjang lainnya mengindikasikan bahwa masjid menjadi bagian dari permukiman yang lebih luas.

Baca juga: Krisis Air Saat Kemarau, Bolehkah Warga Mengambil Air dari Masjid?

Ditemukan prasasti Al Quran

Bentuk parasasti Al Quran yang ditemukan para arkeolog berbarengan dengan penemuan sisa-sisa masjid yang diperkirakan berusia lebih dari 1.300 tahun di situs Al-Ma?mala, wilayah Al-Baha, Arab Saudi.Dok ARKEONEWS Bentuk parasasti Al Quran yang ditemukan para arkeolog berbarengan dengan penemuan sisa-sisa masjid yang diperkirakan berusia lebih dari 1.300 tahun di situs Al-Ma?mala, wilayah Al-Baha, Arab Saudi.

Salah satu temuan penting dari penggalian tersebut adalah sejumlah prasasti Arab pada batu di bagian dalam dan dinding luar masjid.

Menurut Komisi Warisan Arab Saudi, prasasti itu memuat doa-doa keagamaan dan teks yang berkaitan dengan Al-Qur’an.

Salah satu prasasti pada dinding kiblat berisi doa yang memohonkan keberkahan bagi Muhammad bin Abdullah.

Prasasti tersebut memberikan petunjuk mengenai bahasa dan ekspresi keagamaan masyarakat Al-Ma’mala pada periode awal Islam.

Keberadaan prasasti, mihrab, dan unsur arsitektur lainnya turut memperkuat kesimpulan bahwa bangunan itu pernah difungsikan sebagai masjid.

Berada di permukiman pertambangan

Al-Ma’mala bukan hanya kawasan keagamaan. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa permukiman tersebut berkembang di sekitar kegiatan pertambangan dan pengolahan emas, perak, serta tembaga.

Penggalian sebelumnya menemukan instalasi dan peralatan pertambangan, bangunan tempat tinggal, serta fasilitas pembuatan kerajinan.

Analisis terhadap sejumlah sampel menunjukkan aktivitas pertambangan di kawasan itu telah berlangsung sebelum periode Islam. Intensitas kegiatan tersebut meningkat antara akhir abad keenam dan abad kesembilan Masehi.

Karena itu, Al-Ma’mala menjadi salah satu situs yang menggambarkan transisi masyarakat dari masa sebelum Islam menuju periode awal perkembangan Islam.

Kegiatan pertambangan diperkirakan menarik kehadiran penambang, pengrajin logam, pedagang, dan pekerja lainnya.

Temuan tembikar, pecahan wadah batu sabun, alu, batu penggiling, serta benda-benda domestik juga menunjukkan kehidupan masyarakat yang cukup kompleks.

Keberadaan masjid memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan tumbuh berdampingan dengan aktivitas ekonomi. Masjid menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang beribadah sekaligus bekerja, berdagang, dan mengolah sumber daya mineral.

Berada dekat Jalan Gajah

Secara geografis, situs Al-Ma’mala berada sekitar 13 kilometer di sebelah timur Al-Aqiq dan 45 kilometer dari Al-Baha.

Situs tersebut juga terletak di dekat jalur kuno Darb Al-Feel atau Jalan Gajah. Jalur itu menghubungkan wilayah selatan Jazirah Arab dengan kawasan di sebelah utara.

Pada periode Islam, jalur tersebut menjadi bagian dari jaringan perjalanan yang digunakan pelancong dan peziarah.

Letaknya di dekat jalur kuno membantu menjelaskan perkembangan Al-Ma’mala sebagai kawasan produksi, perdagangan, permukiman, dan peribadatan.

Komisi Warisan Arab Saudi menyatakan penelitian di Al-Ma’mala akan dilanjutkan sebagai bagian dari program dokumentasi dan perlindungan situs arkeologi.

Penggalian lanjutan diharapkan dapat mengungkap waktu pembangunan masjid secara lebih pasti, masa penggunaannya, serta perubahan perannya seiring perkembangan kegiatan ekonomi di Al-Ma’mala.

Temuan pokok mengenai periode, ukuran, prasasti, permukiman tambang, dan kedekatan situs dengan Jalan Gajah sesuai dengan laporan sumber.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Masjid Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Arab Saudi, Simpan Prasasti Al-Quran
Masjid Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Arab Saudi, Simpan Prasasti Al-Quran
Aktual
Gaji Suami Bukan Tolok Ukur Ketaatan Istri, Ini Penjelasan Muhammadiyah
Gaji Suami Bukan Tolok Ukur Ketaatan Istri, Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
Gontor Sambut Satu Abad dengan Khataman Al-Quran, Ribuan Alumni Hadir
Gontor Sambut Satu Abad dengan Khataman Al-Quran, Ribuan Alumni Hadir
Aktual
Tren Baju Lebaran 2027: Hijau Botol Cocok dengan 13 Warna Hijab Ini
Tren Baju Lebaran 2027: Hijau Botol Cocok dengan 13 Warna Hijab Ini
Aktual
Konflik Saudi-Houthi Memanas, Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Darurat Umrah
Konflik Saudi-Houthi Memanas, Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Darurat Umrah
Aktual
Menhaj Sidak Travel Umrah di Jombang, Akses Siskopatuh Anissa Ahmada Ditutup
Menhaj Sidak Travel Umrah di Jombang, Akses Siskopatuh Anissa Ahmada Ditutup
Aktual
Kemenhaj Blokir JGroup dan Annisa Ahmada dari Siskopatuh
Kemenhaj Blokir JGroup dan Annisa Ahmada dari Siskopatuh
Aktual
Kemenhaj Blokir Siskopatuh Travel Anissa Ahmada, Setoran Jemaah Ditaksir Rp120 Miliar
Kemenhaj Blokir Siskopatuh Travel Anissa Ahmada, Setoran Jemaah Ditaksir Rp120 Miliar
Aktual
Hafal Al-Quran 30 Juz sejak Umur 10 Tahun, Ini Cara Muslim Menjaganya
Hafal Al-Quran 30 Juz sejak Umur 10 Tahun, Ini Cara Muslim Menjaganya
Aktual
Khutbah Jumat: Amalan yang Dapat Dikerjakan pada Bulan Rabiul Akhir
Khutbah Jumat: Amalan yang Dapat Dikerjakan pada Bulan Rabiul Akhir
Aktual
Touring Cikampek-Ponorogo, Cara Alumni Syiar dan Pulang untuk 100 Tahun Gontor
Touring Cikampek-Ponorogo, Cara Alumni Syiar dan Pulang untuk 100 Tahun Gontor
Aktual
Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026
Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026
Aktual
6 Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Nama dan Nilainya
6 Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Nama dan Nilainya
Aktual
Khutbah Jumat 18 September 2026: Makna Sejarah Masjid Al-Aqsha Bagi Umat Islam
Khutbah Jumat 18 September 2026: Makna Sejarah Masjid Al-Aqsha Bagi Umat Islam
Aktual
Qada dan Qadar Bukan Alasan untuk Pasif, Ini Cara Memahami Takdir dan Pentingnya Ikhtiar
Qada dan Qadar Bukan Alasan untuk Pasif, Ini Cara Memahami Takdir dan Pentingnya Ikhtiar
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar