Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Upacara Hari Santri 2026 Mulai dan Selesai Jam Berapa? Ini Jadwal dan Susunan Acaranya

Kompas.com, 21 Oktober 2026, 18:46 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Madrasah dan pondok pesantren dapat mengacu pada susunan acara yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) untuk menyelenggarakan upacara Hari Santri Nasional 2026 pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut mencakup sejumlah agenda seremonial dan pembacaan teks kebangsaan, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga amanat inspektur upacara.

Baca juga: 150 Kata-Kata Hari Santri 2026 yang Menyentuh dan Penuh Motivasi

Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut tercantum dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2026.

Selain memperhatikan urutan acara, penyelenggara perlu mencermati alokasi waktu setiap agenda agar pelaksanaan upacara berjalan sesuai jadwal.

Berikut susunan upacara Hari Santri Nasional 2026, termasuk rincian waktu setiap kegiatan dan jadwal berakhirnya upacara.

Baca juga: Teks Ikrar dan Doa Upacara Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Lengkap dengan Link Download

Susunan Upacara Hari Santri 2026

Mengacu pada dokumen resmi susunan upacara yang dirilis melalui laman Kemenag, terdapat 17 agenda dalam pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional 2026.

Dalam panduan tersebut, Upacara Hari Santri 2026 pada Kamis, 22 Oktober 2026, dijadwalkan dimulai pukul 07.00 dan selesai pukul 08.45 waktu setempat.

Berikut rincian susunan acara beserta waktu pelaksanaannya:

  • 07.00–07.05 WIB: Persiapan pasukan upacara.
  • 07.05–07.10 WIB: Komandan upacara memasuki lapangan upacara.
  • 07.10–07.15 WIB: Inspektur upacara tiba di tempat upacara.
  • 07.15–07.20 WIB: Penghormatan umum dan laporan komandan upacara.
  • 07.20–07.30 WIB: Pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya.
  • 07.30–07.35 WIB: Mengheningkan cipta.
  • 07.35–07.40 WIB: Pembacaan teks Pancasila.
  • 07.40–07.45 WIB: Pembacaan Pembukaan UUD 1945.
  • 07.45–07.50 WIB: Menyanyikan Mars Hari Santri.
  • 07.50–07.55 WIB: Pembacaan Resolusi Jihad.
  • 07.55–08.15 WIB: Amanat inspektur upacara.
  • 08.15–08.20 WIB: Pembacaan Ikrar Santri.
  • 08.20–08.25 WIB: Pembacaan doa.
  • 08.25–08.30 WIB: Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara.
  • 08.30–08.35 WIB: Penghormatan kepada inspektur upacara.
  • 08.35–08.40 WIB: Inspektur upacara meninggalkan tempat upacara.
  • 08.40–08.45 WIB: Upacara selesai dan pasukan dibubarkan.

Rangkaian tersebut menempatkan amanat inspektur upacara sebagai agenda dengan durasi terpanjang. Sementara itu, pembacaan Ikrar Santri dan doa masing-masing dijadwalkan berlangsung selama lima menit.

Perlu diperhatikan, waktu pada susunan acara merupakan jadwal yang menjadi pedoman pelaksanaan. Waktu berakhirnya kegiatan di lapangan dapat menyesuaikan kondisi dan pelaksanaan upacara masing-masing.

Link Download Susunan Upacara Hari Santri 2026

Kemenag menyediakan dokumen susunan upacara Hari Santri Nasional 2026 dalam format PDF. Dokumen ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan di madrasah, pesantren, dan instansi terkait.

Dokumen susunan upacara dapat diunduh melalui tautan resmi berikut:

Link download: Teks Susunan Upacara HSN 2026 – Kemenag (PDF)

Link Download Pedoman Hari Santri 2026 Kemenag

Selain susunan upacara, Kemenag menerbitkan pedoman penyelenggaraan Hari Santri 2026 melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026.

Pedoman tersebut menjadi acuan pelaksanaan peringatan Hari Santri bagi instansi pemerintah, pemerintah daerah, satuan pendidikan keagamaan, pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, dan masyarakat.

Dokumen pedoman peringatan Hari Santri Nasional 2026 dapat diakses melalui laman resmi Kemenag berikut:

Link download: Pedoman Peringatan Hari Santri 2026 – Kemenag (PDF)

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Sumpah Pemuda 1928: Sosok Johan Machmoed Tjaja dan Peran Jong Islamieten Bond
Sumpah Pemuda 1928: Sosok Johan Machmoed Tjaja dan Peran Jong Islamieten Bond
Aktual
Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan
Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan
Aktual
Legislator Minta Ditjen Pesantren Perkuat 5 Aspek, dari Anggaran hingga Keamanan Santri
Legislator Minta Ditjen Pesantren Perkuat 5 Aspek, dari Anggaran hingga Keamanan Santri
Aktual
Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Jejak Santri dalam Sejarah Persatuan Indonesia
Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Jejak Santri dalam Sejarah Persatuan Indonesia
Aktual
Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali
Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali
Aktual
Zakat Akhir Tahun: Cara Menghitung, Nisab, dan Golongan Penerimanya
Zakat Akhir Tahun: Cara Menghitung, Nisab, dan Golongan Penerimanya
Aktual
Alasan Shalat Istisqa Tetap Disunahkan Meski Hujan Telah Turun
Alasan Shalat Istisqa Tetap Disunahkan Meski Hujan Telah Turun
Aktual
Doa Saat Hujan Turun dan Setelah Hujan Reda, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Hujan Turun dan Setelah Hujan Reda, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Doa Saat Hujan yang Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Hujan yang Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Wisata Ramah Muslim di Jepang, dari Menikmati Ramen Halal hingga Berendam di Onsen
Wisata Ramah Muslim di Jepang, dari Menikmati Ramen Halal hingga Berendam di Onsen
Aktual
Menag Ajak Tradisikan Bersarung dan Berpeci sebagai Identitas Kebangsaan
Menag Ajak Tradisikan Bersarung dan Berpeci sebagai Identitas Kebangsaan
Aktual
Kemenag Gandeng Gus, Ning, dan Influencer dalam 5 Program Quick Win Pesantren
Kemenag Gandeng Gus, Ning, dan Influencer dalam 5 Program Quick Win Pesantren
Aktual
Ka'b bin Malik Sahabat yang Kisah Tobatnya Diabadikan dalam Al-Qur'an
Ka'b bin Malik Sahabat yang Kisah Tobatnya Diabadikan dalam Al-Qur'an
Aktual
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Ini Dalil dan Pengecualiannya
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Ini Dalil dan Pengecualiannya
Aktual
Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Naik Lebih dari 200 Persen, Cair Akhir November
Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Naik Lebih dari 200 Persen, Cair Akhir November
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar