Editor
JAKARTA, KOMPAS.com — Orangtua biasanya terlibat dalam perjalanan kehidupan anaknya, termasuk dalam persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Selain mendampingi belajar dan membantu memastikan kebutuhan ujian, orangtua dapat mendoakan anak agar diberi kemudahan serta mampu menjalani tes dengan jujur.
Doa untuk anak tidak harus terbatas pada harapan memperoleh nilai tinggi. Orangtua juga dapat memohon agar ilmu yang dipelajari bermanfaat, anak terjaga kesehatannya, dan tetap bersemangat menghadapi hasil ujian.
Baca juga: Doa Sebelum TKA agar Dimudahkan dan Diberi Ketenangan, Arab, Latin, dan Artinya
Berikut beberapa doa yang dapat dipanjatkan orangtua. Bacaan ini merupakan doa umum untuk kebaikan keluarga dan kemudahan urusan, bukan doa khusus yang ditetapkan untuk TKA.
Doa untuk kebaikan pasangan dan keturunan terdapat dalam Surah Al-Furqan ayat 74.
Merujuk Quran NU Online, penggalan doa tersebut berbunyi:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
Latin: Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a‘yunin waj‘alnaa lil-muttaqiina imaamaa.
Artinya: “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Dikutip dari NU Online, keturunan menjadi penyenang hati karena perbuatan mulia mereka.
Dengan demikian, doa ini memiliki cakupan lebih luas daripada pencapaian akademik anak.
Menjelang TKA, doa tersebut dapat menjadi pengingat bagi orangtua untuk tetap memperhatikan akhlak dan proses belajar anak, termasuk kejujurannya ketika mengerjakan ujian.
Baca juga: Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan
Orangtua juga dapat membaca doa dalam penggalan Surah Al-Kahf ayat 10 untuk memohon rahmat dan petunjuk bagi diri serta keluarga.
رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا
Latin: Rabbanaa aatinaa mil ladunka rahmatan wa hayyi’ lanaa min amrinaa rasyadaa.
Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk segala urusan kami.”
Dalam konteks asalnya, doa ini dipanjatkan para pemuda yang berlindung di dalam gua atau Ashabul Kahfi.
Bacaan tersebut bukan doa tentang ujian akademik. Namun, kandungannya berupa permohonan rahmat dan petunjuk dapat menyertai doa keluarga ketika menghadapi suatu urusan, termasuk mendampingi anak menjalani TKA.
Untuk menyampaikan harapan yang lebih khusus, orangtua dapat menggunakan susunan doa berbahasa Indonesia.
Berikut contoh redaksi doa yang disusun untuk konteks menghadapi TKA, bukan kutipan ayat Al Quran atau hadis:
“Ya Allah, karuniakanlah kepada anak kami ilmu yang bermanfaat. Lapangkan hatinya dan mudahkan ia memahami petunjuk serta mengerjakan soal sesuai kemampuan yang telah dipelajarinya.
Jagalah kesehatan dan kejujurannya. Berikanlah kepadanya ketenangan untuk berusaha dengan sungguh-sungguh, serta jauhkan ia dari keinginan berbuat curang.
Anugerahkanlah hasil yang baik dan berkah. Bimbing kami untuk mendampinginya dengan sabar, menghargai usahanya, dan membantunya terus belajar apa pun hasil yang diperoleh.”
Orangtua dapat menyesuaikan kalimat tersebut dengan keadaan dan kebutuhan anak, tanpa menganggapnya sebagai bacaan wajib atau memiliki jumlah pengulangan tertentu.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Trianto di laman Kemenag mengatakan, doa orangtua dapat berjalan bersama pendampingan sehari-hari, seperti membantu anak memeriksa jadwal, menyiapkan perlengkapan sesuai ketentuan, serta menyediakan waktu untuk mendengarkan kekhawatirannya.
Dalam konteks TKA, orangtua dapat mendukung langkah-langkah tersebut sekaligus menyampaikan bahwa usaha anak dihargai.
Harapan memperoleh hasil baik tetap dapat disertai pesan sederhana: kerjakan dengan sungguh-sungguh dan jujur, kemudian gunakan hasilnya sebagai bekal menentukan langkah belajar selanjutnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.