Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Orangtua untuk Anak yang Menghadapi TKA, Beserta Artinya

Kompas.com, 25 Oktober 2026, 18:11 WIB
Reni Susanti

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Orangtua biasanya terlibat dalam perjalanan kehidupan anaknya, termasuk dalam persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Selain mendampingi belajar dan membantu memastikan kebutuhan ujian, orangtua dapat mendoakan anak agar diberi kemudahan serta mampu menjalani tes dengan jujur.

Doa untuk anak tidak harus terbatas pada harapan memperoleh nilai tinggi. Orangtua juga dapat memohon agar ilmu yang dipelajari bermanfaat, anak terjaga kesehatannya, dan tetap bersemangat menghadapi hasil ujian.

Baca juga: Doa Sebelum TKA agar Dimudahkan dan Diberi Ketenangan, Arab, Latin, dan Artinya

Berikut beberapa doa yang dapat dipanjatkan orangtua. Bacaan ini merupakan doa umum untuk kebaikan keluarga dan kemudahan urusan, bukan doa khusus yang ditetapkan untuk TKA.

1. Doa agar anak menjadi penyejuk hati

Doa untuk kebaikan pasangan dan keturunan terdapat dalam Surah Al-Furqan ayat 74.
Merujuk Quran NU Online, penggalan doa tersebut berbunyi:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

Latin: Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a‘yunin waj‘alnaa lil-muttaqiina imaamaa.

Artinya: “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

Dikutip dari NU Online, keturunan menjadi penyenang hati karena perbuatan mulia mereka.

Dengan demikian, doa ini memiliki cakupan lebih luas daripada pencapaian akademik anak.

Menjelang TKA, doa tersebut dapat menjadi pengingat bagi orangtua untuk tetap memperhatikan akhlak dan proses belajar anak, termasuk kejujurannya ketika mengerjakan ujian.

Baca juga: Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan

2. Doa memohon rahmat dan petunjuk dalam urusan keluarga

Orangtua juga dapat membaca doa dalam penggalan Surah Al-Kahf ayat 10 untuk memohon rahmat dan petunjuk bagi diri serta keluarga.

رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

Latin: Rabbanaa aatinaa mil ladunka rahmatan wa hayyi’ lanaa min amrinaa rasyadaa.

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk segala urusan kami.”

Dalam konteks asalnya, doa ini dipanjatkan para pemuda yang berlindung di dalam gua atau Ashabul Kahfi.

Bacaan tersebut bukan doa tentang ujian akademik. Namun, kandungannya berupa permohonan rahmat dan petunjuk dapat menyertai doa keluarga ketika menghadapi suatu urusan, termasuk mendampingi anak menjalani TKA.

3. Doa untuk anak menghadapi TKA dalam bahasa Indonesia

Untuk menyampaikan harapan yang lebih khusus, orangtua dapat menggunakan susunan doa berbahasa Indonesia.

Berikut contoh redaksi doa yang disusun untuk konteks menghadapi TKA, bukan kutipan ayat Al Quran atau hadis:

“Ya Allah, karuniakanlah kepada anak kami ilmu yang bermanfaat. Lapangkan hatinya dan mudahkan ia memahami petunjuk serta mengerjakan soal sesuai kemampuan yang telah dipelajarinya.
Jagalah kesehatan dan kejujurannya. Berikanlah kepadanya ketenangan untuk berusaha dengan sungguh-sungguh, serta jauhkan ia dari keinginan berbuat curang.
Anugerahkanlah hasil yang baik dan berkah. Bimbing kami untuk mendampinginya dengan sabar, menghargai usahanya, dan membantunya terus belajar apa pun hasil yang diperoleh.”

Orangtua dapat menyesuaikan kalimat tersebut dengan keadaan dan kebutuhan anak, tanpa menganggapnya sebagai bacaan wajib atau memiliki jumlah pengulangan tertentu.

Sertai doa dengan dukungan nyata

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Trianto di laman Kemenag mengatakan, doa orangtua dapat berjalan bersama pendampingan sehari-hari, seperti membantu anak memeriksa jadwal, menyiapkan perlengkapan sesuai ketentuan, serta menyediakan waktu untuk mendengarkan kekhawatirannya.

Dalam konteks TKA, orangtua dapat mendukung langkah-langkah tersebut sekaligus menyampaikan bahwa usaha anak dihargai.

Harapan memperoleh hasil baik tetap dapat disertai pesan sederhana: kerjakan dengan sungguh-sungguh dan jujur, kemudian gunakan hasilnya sebagai bekal menentukan langkah belajar selanjutnya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar