Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Siapkan Strategi untuk Sambut Jemaah selama Bulan Ramadhan 2026

Kompas.com, 16 Februari 2026, 12:11 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, perhatian sebagian umat Islam Indonesia kembali tertuju ke Tanah Suci.

Hal ini karena beberapa jemaah asal Indonesia telah berniat untuk melaksanakan umrah pada bulan suci tersebut.

Pemerintah Arab Saudi pun memastikan kesiapan penuh layanan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk mengantisipasi lonjakan jemaah yang datang dari seluruh penjuru dunia.

Arab Saudi telah merampungkan rencana operasional terpadu Ramadhan 1447 H di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Strategi komprehensif ini dirancang untuk mengelola kepadatan jemaah pada puncak musim, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkaya pengalaman spiritual jutaan pengunjung.

Baca juga: Durasi Puasa Ramadhan 2026 Terlama dan Tersingkat di Berbagai Negara, Ini Perkiraan Waktunya

Strategi Operasional di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Dilansir dari Saudi Gazette, kerangka operasional di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dibangun di atas tiga pilar utama.

Ketiga pilar tersebut yakni pengelolaan aset dan fasilitas dengan peningkatan efisiensi pemeliharaan, penguatan koordinasi dengan otoritas terkait, serta peningkatan kualitas perjalanan spiritual jemaah agar layanan tetap optimal pada jam sibuk.

Rencana ini membagi area operasional secara jelas.

Di Masjidil Haram, cakupan meliputi serambi Saudi, pelataran Mataf, area Sa’i, pelataran luar, perluasan tahap kedua dan ketiga, gedung layanan, serta kompleks toilet.

Sementara di Masjid Nabawi, operasional mencakup seluruh area masjid, pelataran, fasilitas pendukung, hingga bagian atap.

Teknologi Cerdas untuk Pengelolaan Jemaah

Sejumlah inisiatif baru dan peningkatan sistem diterapkan guna memperkuat aspek keselamatan dan efisiensi operasional, di antaranya:

  • Aktivasi peta interaktif 3D di dalam Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk memudahkan navigasi jemaah
  • Layanan transportasi lansia dari titik transit utama
  • Sistem penghitung pengunjung berbasis sensor digital untuk data kepadatan secara real time
  • Perangkat pengukur tingkat kepuasan pengunjung
  • Layar panduan interaktif di Masjidil Haram dalam lima bahasa
  • Pembaruan digital “Worshipper Guide” dengan fitur interaktif
  • Pengoperasian pusat komando teknik terpusat untuk pemantauan langsung
  • Tim panduan lapangan dengan perangkat penerjemah instan
  • Sistem penomoran pintu guna mempermudah identifikasi lokasi
  • Aktivasi layanan pelaporan “Rased” untuk respons cepat atas temuan dan masukan

Pastikan Kesiapan Infrastruktur 

Otoritas memastikan sistem kelistrikan dan energi beroperasi dengan keandalan tinggi.

Jaringan pendingin udara dan pencahayaan diperkuat, sementara eskalator dan lift dinyatakan siap digunakan secara penuh.

Sistem audio di kedua masjid juga telah diuji dan dioptimalkan.

Program pemeliharaan, kebersihan lingkungan, peningkatan sanitasi, serta langkah kesehatan preventif ditingkatkan untuk menjaga standar keamanan dan keberlanjutan selama Ramadhan.

Peningkatan Layanan bagi Jemaah selama Ramadhan

Peningkatan operasional di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga mencakup:

  • Tata kelola distribusi iftar terintegrasi dengan platform nasional “Ehsan”
  • Perbaikan sistem kebersihan dan distribusi makanan
  • Perluasan layanan air Zamzam
  • Peningkatan layanan karpet, kendaraan mobilitas, gerbang, dan fasilitas toilet
  • Pembaruan layanan penitipan barang
  • Penyatuan pusat layanan tamu antara Makkah dan Madinah
  • Pengoperasian pusat layanan anak untuk mendukung keluarga
  • Kesiapan platform relawan yang diperluas

Upaya pengelolaan kerumunan difokuskan pada penataan area salat, koridor, dan pelataran, serta peningkatan sistem penunjuk arah dan arus pejalan kaki.

Rencana Ramadhan juga mencakup peningkatan pengalaman i’tikaf melalui pengaturan terstruktur dan penataan lingkungan.

Usaha untuk Memperkaya Pengalaman Spiritual Jemaah

Selain aspek logistik, rencana ini menekankan pengayaan budaya dan edukasi.

Program yang tetap berjalan meliputi Pameran Arsitektur Dua Masjid Suci, kegiatan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah, layanan distribusi Al-Qur’an, serta perluasan partisipasi relawan.

Otoritas menegaskan operasional akan berjalan pada kapasitas maksimal saat periode puncak, didukung personel terlatih dan koordinasi lintas instansi guna menjaga kualitas layanan dan kesinambungan operasional.

Rencana ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Arab Saudi dalam meningkatkan layanan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi serta mengakomodasi pertumbuhan jumlah jemaah selama Ramadhan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar