Editor
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوبُ إِلَيْهِ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Hari ini adalah hari kemenangan. Hari ketika Allah memberi kita hadiah setelah sebulan penuh menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu di bulan Ramadan. Hari ini bukan sekadar hari bergembira, tetapi hari kembali kepada fitrah, kembali kepada hati yang bersih.
Baca juga: Khutbah Jumat 6 Maret 2026: Nuzulul Qur’an, Momen Mengenal Keagungan Al Quran
Ramadan telah mengajarkan kita banyak hal. Ia mengajarkan kesabaran ketika lapar, keikhlasan ketika beribadah, dan kepedulian ketika melihat saudara kita yang kekurangan. Ramadan melatih kita untuk lebih dekat kepada Allah dan lebih lembut kepada sesama manusia.
Namun pertanyaan yang harus kita renungkan hari ini adalah: apakah kita benar-benar berubah setelah Ramadan?
Apakah hati kita menjadi lebih lembut?
Apakah lisan kita menjadi lebih terjaga?
Apakah tangan kita lebih ringan untuk menolong sesama?
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Idul Fitri bukan hanya tentang pakaian baru, hidangan lezat, atau rumah yang ramai oleh tamu. Idul Fitri adalah tentang hati yang baru, hati yang dipenuhi taubat, keikhlasan, dan kasih sayang.
Hari ini kita saling berjabat tangan, saling memaafkan. Kita mungkin tidak mampu menghapus semua kesalahan masa lalu, tetapi kita bisa membuka lembaran baru dengan saling memaafkan.
Karena itu, jangan pulang dari tempat salat ini dengan hati yang masih menyimpan dendam. Lepaskan semuanya. Maafkan saudara kita, sebagaimana kita berharap Allah memaafkan dosa-dosa kita.
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
أَقُولُ قَوْلِي هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Hari raya ini juga mengingatkan kita bahwa hidup ini sangat singkat. Ramadan datang dan pergi begitu cepat. Begitu pula kehidupan kita.
Mungkin Ramadan tahun ini masih kita jumpai. Namun siapa yang bisa menjamin kita akan bertemu Ramadan berikutnya?
Karena itu, jangan biarkan semangat ibadah berhenti setelah Ramadan berakhir. Jadikan Ramadan sebagai awal perubahan, bukan akhir dari kebaikan.
Teruslah menjaga salat, teruslah membaca Al-Qur’an, teruslah membantu orang yang membutuhkan, dan teruslah memperbaiki diri.
Baca juga: Naskah Khutbah Gerhana Bulan: Lengkap dengan Dalil dan Doa
Ingatlah, kebahagiaan sejati bukan hanya di dunia ini. Kebahagiaan sejati adalah ketika suatu hari nanti kita dipanggil oleh Allah dengan hati yang bersih.
Semoga Allah menerima puasa kita, menerima amal kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempertemukan kita kembali dengan Ramadan yang akan datang.
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَامَنَا، وَاغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِينَا وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ.
عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ، كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ،عِيدُكُمْ مُبَارَكٌ.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang