Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Libur Lebaran 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Cuti Bersama, Liburan Sekolah, dan Perkiraan Tanggal Idul Fitri

Kompas.com, 12 Maret 2026, 08:56 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Menjelang akhir Ramadan, banyak masyarakat mulai mencari informasi tentang libur Lebaran 2026, mulai dari tanggal Idul Fitri, cuti bersama, hingga jadwal liburan sekolah.

Pertanyaan seperti Lebaran 2026 tiba di bulan apa? Liburan sekolah Lebaran 2026 tanggal berapa? Hingga cuti bersama Lebaran 2026 sampai tanggal berapa? Menjadi topik yang banyak dicari.

Berdasarkan berbagai sumber resmi pemerintah dan organisasi Islam, Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Maret 2026 dengan rangkaian libur panjang yang cukup menarik.

Baca juga: Kapan Lebaran 2026? Ini Jadwal Idul Fitri Versi Muhammadiyah, PERSIS, dan Prediksi Pemerintah

Kapan Lebaran 2026?

Sejumlah organisasi Islam telah memiliki penetapan masing-masing mengenai 1 Syawal 1447 H.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Sementara itu, Persatuan Islam (PERSIS) memperkirakan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 menggunakan metode hisab imkan rukyat.

Adapun pemerintah melalui Kementerian Agama hingga kini belum menetapkan secara resmi tanggal Lebaran. Kepastian kapan pemerintah menetapkan Lebaran 2026 akan diumumkan setelah Sidang Isbat pada 19 Maret 2026.

Namun berdasarkan kalender pemerintah, Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 21 atau 22 Maret 2026.

Libur Maret 2026 Tanggal Berapa?

Maret 2026 menjadi salah satu bulan dengan banyak hari libur nasional di Indonesia. Hal ini karena perayaan Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri terjadi dalam waktu berdekatan.

Berikut jadwal libur Maret 2026 yang telah ditetapkan pemerintah:

  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi
  • Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
  • Sabtu–Minggu, 21–22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri
  • Senin–Selasa, 23–24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri

Dengan jadwal tersebut, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang hingga sekitar tujuh hari.

Cuti Bersama Lebaran 2026 Sampai Tanggal Berapa?

Berdasarkan keputusan pemerintah, cuti bersama Lebaran 2026 berlangsung hingga 24 Maret 2026.

Artinya, setelah hari raya Idul Fitri pada 21–22 Maret, masyarakat masih mendapatkan tambahan libur pada 23 dan 24 Maret 2026.

Rangkaian cuti bersama ini membuat banyak keluarga bisa memiliki waktu lebih panjang untuk mudik atau berkumpul bersama keluarga.

Berapa Hari Libur Idul Fitri 2026?

Jika dihitung sejak cuti bersama Nyepi hingga akhir cuti bersama Lebaran, masyarakat berpotensi menikmati libur sekitar 7 hari berturut-turut.

Libur tersebut berlangsung dari 18 Maret hingga 24 Maret 2026.

Selain itu, pemerintah juga memberikan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi sebagian ASN dan pekerja pada 16–17 Maret serta 25–27 Maret 2026 untuk membantu mengurai kepadatan arus mudik.

Liburan Sekolah Lebaran 2026 Tanggal Berapa?

Meski jadwal resmi tiap daerah bisa berbeda, liburan sekolah Lebaran biasanya mengikuti periode mudik dan cuti bersama pemerintah.

Dengan jadwal Idul Fitri sekitar 21–22 Maret 2026, libur sekolah diperkirakan berlangsung sekitar pertengahan hingga akhir Maret 2026.

Karena itu, banyak keluarga mulai merencanakan perjalanan mudik lebih awal agar dapat memanfaatkan waktu libur bersama anak-anak.

Prediksi Lonjakan Pemudik

Pemerintah memprediksi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 cukup besar.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik.

Tujuan mudik terbesar diperkirakan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, disusul Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Baca juga: Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026 Berlaku, Cek Jadwal dan Ruas Tolnya

Puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yaitu 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026.

Dengan jadwal libur panjang dan potensi lonjakan pemudik, masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal agar mudik Lebaran 2026 bisa berjalan aman dan nyaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Arab Saudi Berlakukan Sanksi Berat bagi Pelaku Usaha Pangan Ilegal saat Musim Haji 2026
Arab Saudi Berlakukan Sanksi Berat bagi Pelaku Usaha Pangan Ilegal saat Musim Haji 2026
Aktual
Imranul Karin, Qari Asal Kaltim Berhasil Raih juara MTQ Internasional 2026 di Rusia
Imranul Karin, Qari Asal Kaltim Berhasil Raih juara MTQ Internasional 2026 di Rusia
Aktual
Cara Naik Bus Shalawat ke Masjidil Haram, Panduan Jemaah Haji untuk Bepergian hingga Pulang ke Hotel
Cara Naik Bus Shalawat ke Masjidil Haram, Panduan Jemaah Haji untuk Bepergian hingga Pulang ke Hotel
Aktual
Jemaah Haji Indonesia Dapat Jatah Air Minum di Makkah, PPIH Perkuat Antisipasi Hadapi Cuaca Panas
Jemaah Haji Indonesia Dapat Jatah Air Minum di Makkah, PPIH Perkuat Antisipasi Hadapi Cuaca Panas
Aktual
Kisah Petugas Haji yang Bekerja Tanpa Pamrih, Ikhlas Bantu Ganti Popok Jemaah Lansia di Bandara Madinah
Kisah Petugas Haji yang Bekerja Tanpa Pamrih, Ikhlas Bantu Ganti Popok Jemaah Lansia di Bandara Madinah
Aktual
Tips Ampuh Cegah Kaki Lecet dan Melepuh bagi Jemaah Haji Saat Ibadah di Tanah Suci
Tips Ampuh Cegah Kaki Lecet dan Melepuh bagi Jemaah Haji Saat Ibadah di Tanah Suci
Aktual
Jemaah Haji Pacitan Tandai Koper Bagasi dengan Pita dan Boneka, Mudahkan Identifikasi di Tanah Suci
Jemaah Haji Pacitan Tandai Koper Bagasi dengan Pita dan Boneka, Mudahkan Identifikasi di Tanah Suci
Aktual
Jemaah Haji Lansia Tak Perlu Paksakan Diri Shalat Arbain, Ini Penjelasannya
Jemaah Haji Lansia Tak Perlu Paksakan Diri Shalat Arbain, Ini Penjelasannya
Aktual
Keringat di Pasar Japura Antarkan Hasanudin dan Kudaedah ke Tanah Suci
Keringat di Pasar Japura Antarkan Hasanudin dan Kudaedah ke Tanah Suci
Aktual
Jemaah Haji Kini Bisa Lapor Kendala di Tanah Suci lewat Aplikasi Kawal Haji
Jemaah Haji Kini Bisa Lapor Kendala di Tanah Suci lewat Aplikasi Kawal Haji
Aktual
PPIH Jelaskan Cara Membaca Kode Sektor Penginapan dan Nomor Hotel Jemaah Haji di Makkah
PPIH Jelaskan Cara Membaca Kode Sektor Penginapan dan Nomor Hotel Jemaah Haji di Makkah
Aktual
Hari Keenam Haji 2026: 28.274 Jemaah Berangkat, 125 Ribu Nikmati Fast Track Tanpa Antre
Hari Keenam Haji 2026: 28.274 Jemaah Berangkat, 125 Ribu Nikmati Fast Track Tanpa Antre
Aktual
Arab Saudi Perketat Aturan Haji 2026, Jamaah Dilarang Live Streaming di Masjid Nabawi
Arab Saudi Perketat Aturan Haji 2026, Jamaah Dilarang Live Streaming di Masjid Nabawi
Aktual
Kemenhaj Siapkan 177 Hotel untuk Jamaah Haji di Makkah, Ada yang Bisa Tampung 21.500 Orang
Kemenhaj Siapkan 177 Hotel untuk Jamaah Haji di Makkah, Ada yang Bisa Tampung 21.500 Orang
Aktual
Sudah Dilarang, Petugas Masih Temukan Rice Cooker hingga Pemanas Air di Bagasi Jemaah Haji
Sudah Dilarang, Petugas Masih Temukan Rice Cooker hingga Pemanas Air di Bagasi Jemaah Haji
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com