Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapan Lebaran 2026? Ini Jadwal Idul Fitri Versi Muhammadiyah, PERSIS, dan Prediksi Pemerintah

Kompas.com, 12 Maret 2026, 08:33 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam di Indonesia mulai menantikan kepastian tanggal Hari Raya Idul Fitri 2026. Sejumlah organisasi Islam dan pemerintah telah memiliki perkiraan masing-masing terkait penetapan 1 Syawal 1447 H.

Perbedaan ini biasanya terjadi karena metode perhitungan yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah. Meski demikian, penetapan resmi secara nasional tetap menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat.

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret 2026

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Baca juga: Tanggal Berapa Lebaran 2026? Ini Prediksi Muhammadiyah, Pemerintah, dan Potensi Libur Panjangnya

Penetapan ini tercantum dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025. Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dengan acuan Kalender Global Hijriah Tunggal (KGHT).

Dengan metode tersebut, penentuan kalender Hijriah dapat dilakukan jauh hari sebelumnya tanpa menunggu proses pengamatan hilal secara langsung.

PERSIS: Idul Fitri Jatuh 21 Maret 2026

Sementara itu, Persatuan Islam (PERSIS) menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Keputusan tersebut didasarkan pada hasil perhitungan imkan rukyat yang dilakukan Dewan Hisab dan Rukyat PP PERSIS.

Menurut perhitungan astronomi, ijtima atau konjungsi akhir Ramadan diperkirakan terjadi pada Kamis pagi, 19 Maret 2026. Namun saat waktu magrib di wilayah Indonesia, posisi hilal dinilai belum memenuhi kriteria visibilitas untuk dapat terlihat.

Karena itu, awal Syawal diperkirakan terjadi dua hari setelahnya.

Pemerintah Tunggu Sidang Isbat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) hingga kini belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1447 H.

Namun berdasarkan Kalender Hijriah 2026 yang diterbitkan pemerintah, Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 21 atau 22 Maret 2026.

Kepastian tanggal Lebaran akan diumumkan setelah Sidang Isbat yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026 atau bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.

Dalam penetapannya, pemerintah menggunakan kombinasi metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal) di berbagai titik pemantauan di Indonesia.

Baca juga: Kapan Idul Fitri 2026? PERSIS Tetapkan 1 Syawal Jatuh 21 Maret

Jadwal Libur Panjang Lebaran 2026

Selain penetapan hari raya, pemerintah juga telah mengatur rangkaian libur nasional dan cuti bersama yang berdekatan dengan perayaan Nyepi dan Idul Fitri.

Berikut jadwalnya:

  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti Bersama Hari Suci Nyepi
  • Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri
  • Sabtu–Minggu, 21–22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri
  • Senin–Selasa, 23–24 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri

Rangkaian tanggal tersebut membuat masyarakat berpotensi menikmati libur panjang Lebaran 2026.

Perbedaan penetapan awal bulan Hijriah sendiri merupakan hal yang lazim terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan perbedaan kriteria visibilitas hilal yang digunakan oleh masing-masing organisasi Islam.

Karena itu, masyarakat biasanya menunggu hasil Sidang Isbat Kementerian Agama sebagai penetapan resmi Lebaran secara nasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Mudik Gratis Jasa Raharja 2026, Ini Cara Daftar di mudik.jasaraharja.co.id dan Syaratnya
Mudik Gratis Jasa Raharja 2026, Ini Cara Daftar di mudik.jasaraharja.co.id dan Syaratnya
Aktual
Poster Idul Fitri Estetik Bisa Dibuat dari HP, Ini Cara Mudah Membuat Kartu Ucapan Lebaran Sendiri
Poster Idul Fitri Estetik Bisa Dibuat dari HP, Ini Cara Mudah Membuat Kartu Ucapan Lebaran Sendiri
Aktual
Khutbah Idul Fitri Singkat, Padat, dan Mengharukan
Khutbah Idul Fitri Singkat, Padat, dan Mengharukan
Aktual
Cari Masjid Saat Mudik Lebaran Kini Lebih Mudah, Kemenag Sarankan Gunakan Pusaka Super Apps
Cari Masjid Saat Mudik Lebaran Kini Lebih Mudah, Kemenag Sarankan Gunakan Pusaka Super Apps
Aktual
Mudik Gratis Lebaran 2026 Naik Kapal Perang TNI AL, Bisa Sekalian Bawa Motor
Mudik Gratis Lebaran 2026 Naik Kapal Perang TNI AL, Bisa Sekalian Bawa Motor
Aktual
3 Ide Amplop Lebaran yang Mudah Dibuat di Rumah, Bisa Sekalian Aktivitas Mewarnai Bareng Anak
3 Ide Amplop Lebaran yang Mudah Dibuat di Rumah, Bisa Sekalian Aktivitas Mewarnai Bareng Anak
Aktual
Libur Lebaran 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Cuti Bersama, Liburan Sekolah, dan Perkiraan Tanggal Idul Fitri
Libur Lebaran 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Cuti Bersama, Liburan Sekolah, dan Perkiraan Tanggal Idul Fitri
Aktual
Kapan Lebaran 2026? Ini Jadwal Idul Fitri Versi Muhammadiyah, PERSIS, dan Prediksi Pemerintah
Kapan Lebaran 2026? Ini Jadwal Idul Fitri Versi Muhammadiyah, PERSIS, dan Prediksi Pemerintah
Aktual
Pemerintah Siapkan 4 Skenario Keberangkatan Haji di Tengah Konflik Timur Tengah
Pemerintah Siapkan 4 Skenario Keberangkatan Haji di Tengah Konflik Timur Tengah
Aktual
Astronom Prediksi Idul Fitri 20 Maret 2026, Hilal Syawal Sulit Terlihat
Astronom Prediksi Idul Fitri 20 Maret 2026, Hilal Syawal Sulit Terlihat
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Kota Samarinda Hari Ini, 12 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Kota Samarinda Hari Ini, 12 Maret 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Solo Hari Ini, 12 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Solo Hari Ini, 12 Maret 2026
Aktual
Jemaah Padati Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Malam Pertama 10 Hari Terakhir Ramadhan
Jemaah Padati Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Malam Pertama 10 Hari Terakhir Ramadhan
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Sleman Hari Ini, 12 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Sleman Hari Ini, 12 Maret 2026
Aktual
Wamenhaj: Perintah Presiden, Keselamatan Jemaah Haji Indonesia Harus Jadi Prioritas
Wamenhaj: Perintah Presiden, Keselamatan Jemaah Haji Indonesia Harus Jadi Prioritas
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com