Editor
KOMPAS.com - Menyambut hari kemenangan, umat muslim mulai bersiap untuk menunaikan ibadah sholat Idul Fitri.
Sebagai bentuk ibadah, ada serangkaian amalan sebelum sholat Idul Fitri yang bisa diamalkan untuk menambah pahala di hari kemenangan.
Amalan ini mencakup ibadah personal hingga sosial yang memiliki dasar dalil hadits.
Selain memperkuat ketaatan, amalan ini juga menjadi bagian dari syiar hari raya.
Dilansir dari laman MUI, KH Hasbuddin Halik membagikan panduan amalan sebelum berangkat sholat Idul Fitri yang bisa diamalkan umat Muslim.
Berikut 10 amalan sebelum sholat Idul Fitri beserta dalilnya.
Amalan pertama adalah memperbanyak zikir, membaca Alquran, melaksanakan sholat, bertakbir, dan beristigfar. Hal ini dianjurkan untuk menghidupkan malam hari raya.
Sebagaimana hadis Nabi, “Barangsiapa yang menghidupi dua malam hari raya, hatinya tidak mati di hari matinya beberapa hati.” (HR. al-Daruquthni).
Sebelum berangkat sholat Id, umat Muslim dianjurkan mandi, memakai wewangian, bersiwak atau sikat gigi, serta mengenakan pakaian terbaik (bagi laki-laki).
قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ يَقُولُ رَأَى عُمَرُ عَلَى رَجُلٍ حُلَّةً مِنْ إِسْتَبْرَقٍ فَأَتَى بِهَا النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ اشْتَرِ هَذِهِ فَالْبَسْهَا لِوَفْدِ النَّاسِ إِذَا قَدِمُوا عَلَيْكَ. فَقَالَ ” إِنَّمَا يَلْبَسُ الْحَرِيرَ مَنْ لاَ خَلاَقَ لَهُ ”. فَمَضَى فِي ذَلِكَ مَا مَضَى، ثُمَّ إِنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم بَعَثَ إِلَيْهِ بِحُلَّةٍ فَأَتَى بِهَا النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ بَعَثْتَ إِلَىَّ بِهَذِهِ، وَقَدْ قُلْتَ فِي مِثْلِهَا مَا قُلْتَ قَالَ ” إِنَّمَا بَعَثْتُ إِلَيْكَ لِتُصِيبَ بِهَا مَالاً ”. فَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَكْرَهُ الْعَلَمَ فِي الثَّوْبِ لِهَذَا الْحَدِيثِ
Artinya:
Seperti diceritakan Abdullah: “Umar melihat cloak sutra untuk laki-laki yang dijual lalu dia mengambilnya untuk Rasulullah SAW dan berkata, ‘Ya Rasulullah SAW belilah ini dan gunakanlah untuk menyambut tamumu.’ Rasulullah SAW berkata, ‘Sutra digunakan mereka yang tidak mendapat bagian di hari akhir.’ Waktu berlalu hingga Rasulullah mengirim sutra yang sama pada Umar. Umar kemudian membawa cloak tersebut pada Rasulullah SAW dan berkata, ‘Engkau mengirimkan ini padaku dan kau pernah mengatakan sesuatu tentang barang ini, bagaimana pendapatmu?’ Rasulullah SAW kemudian berkata, ‘Aku mengirimkannya padamu agar engkau bisa mendapatkan uang dengan menjualnya.’ Karena inilah Umar tidak menyukai pakaian yang berbahan sutra.” (HR Bukhari).
Disunnahkan berangkat lebih pagi menuju lokasi sholat Id agar bisa mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk.
Sebelum sholat Idul Fitri, umat muslim dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum berangkat.
Sementara pada Idul Adha, justru dianjurkan menunda makan hingga selesai sholat.
Hal ini dilakukan dengan mengikuti apa yang pernah dilakukan Rasulullah SAW semasa hidupnya.
Zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri.
وَعَنِ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: { فَرَضَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -زَكَاةَ اَلْفِطْرِ; طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اَللَّغْوِ, وَالرَّفَثِ, وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ, فَمَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ اَلصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ, وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ اَلصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ اَلصَّدَقَاتِ. } رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَابْنُ مَاجَهْ, وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِم ُ
Artinya: Ibn ‘Abbas (RAA) menceritakan, “Rasulullah SAW ikut membayar zakat fitrah atas puasa Ramadan untuk membersihkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak menyenangkan serta menyediakan makanan bagi yang memerlukan. Disebut zakat bagi yang membayar sebelum sholat Idulfitri dan Sadekah bagi yang membayar setelah sholat Idulfitri.” Diceritakan Abu Dawud dan Ibn Majah dan Al-Hakim dan berderajat sahih.
Momentum Idul Fitri juga dianjurkan untuk mempererat hubungan dengan keluarga, termasuk menjenguk orang sakit.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم “ مَنْ عَادَ مَرِيضًا أَوْ زَارَ أَخًا لَهُ فِي اللَّهِ نَادَاهُ مُنَادٍ أَنْ طِبْتَ وَطَابَ مَمْشَاكَ وَتَبَوَّأْتَ مِنَ الْجَنَّةِ مَنْزِلاً ”
Artinya:
Abu Hurairah menceritakan Rasulullah SAW berkata, “Siapa saja yang mengunjungi orang sakit atau saudaranya, semoga Allah SWT memberikan berkah dan pekerjaan yang baik dan semoga kau tinggal selamanya dalam surga.” (HR Tirmidzi).
Umat Muslim dianjurkan menampakkan wajah ceria dan menyebarkan kebahagiaan kepada sesama pada hari raya.
Dalam sholat Idul Fitri, Rasulullah SAW diketahui membaca surah tertentu.
وَعَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّ قَالَ: { كَانَ اَلنَّبِيُّ - صلى الله عليه وسلم -يَقْرَأُ فِي اَلْأَضْحَى وَالْفِطْرِ بِـ (ق), وَ (اقْتَرَبَتْ). } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ
Artinya: Diceritakan Abu Waqid Al-Laithi (RA), “Rasulullah SAW biasa membaca pada Idul Fitri dan Idul Adha surat Qaf dan Al-Qamar.” (Dilaporkan Imam Muslim).
Disunnahkan menempuh jalan berbeda saat berangkat dan pulang dari sholat Id.
عن جابر رضي الله عنه : كان النبي صلى الله عليه وسلم الله عليه وسلم إذا كان يوم عيد خالف الطريق
Artinya:
Seperti diceritakan Jabir (Semoga Allah SWT berkenan atasnya), “Saat sholat Idul Fitri dan Idul Adha, Rasulullah SAW akan berangkat dengan rute yang berbeda dengan saat pulang.” (HR Bukhari dan Muslim).
Hari raya juga menjadi momen untuk bergembira selama tetap dalam batas yang dibenarkan.
عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ دَخَلَ عَلَىَّ أَبُو بَكْرٍ وَعِنْدِي جَارِيَتَانِ مِنْ جَوَارِي الأَنْصَارِ تُغَنِّيَانِ بِمَا تَقَاوَلَتْ بِهِ الأَنْصَارُ فِي يَوْمِ بُعَاثٍ . قَالَتْ وَلَيْسَتَا بِمُغَنِّيَتَيْنِ . فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ أَبِمَزْمُورِ الشَّيْطَانِ فِي بَيْتِ النَّبِيِّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ وَذَلِكَ فِي يَوْمِ عِيدِ الْفِطْرِ فَقَالَ النَّبِيُّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ “ يَا أَبَا بَكْرٍ إِنَّ لِكُلِّ قَوْمٍ عِيدًا وَهَذَا عِيدُنَا ”
Artinya:
Seperti diceritakan Aisyah: “Abu Bakar masuk setelah aku dan ada dua gadis Ansar bersamaku sedang bernyanyi tentang Hari Bu’ath. Aisyah berkata, ‘Mereka bukan penyanyi.’ Abu Bakar kemudian berkata, ‘Ada alat setan di rumah Rasulullah SAW?’ Saat itu adalah Idulfitri dan Rasulullah SAW berkata, ‘Ya Abu Bakar, tiap orang punya festival dan ini adalah perayaan kita.’ (HR Ibnu Majah).
Amalan-amalan ini menjadi panduan praktis bagi umat Muslim dalam menyambut sholat Idul Fitri sesuai sunnah. Dengan menjalankannya, diharapkan ibadah hari raya menjadi lebih sempurna dan penuh makna.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang