Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

30 Contoh Ucapan Sungkem Lebaran dalam Bahasa Jawa Lengkap dengan Artinya

Kompas.com, 20 Maret 2026, 05:07 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Momen sungkem saat Hari Raya Idul Fitri menjadi tradisi penting dalam budaya Jawa.

Sungkem dilakukan sebagai bentuk penghormatan, permohonan maaf, serta ungkapan bakti kepada orang yang lebih tua.

Ucapan yang disampaikan biasanya menggunakan bahasa Jawa halus atau krama inggil agar lebih sopan dan menyentuh.

Selain sebagai tradisi, sungkem juga menjadi sarana mempererat hubungan keluarga. Oleh karena itu, penting memilih kalimat yang tepat agar makna yang disampaikan lebih mendalam.

Baca juga: 50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 dalam Bahasa Inggris dan Artinya, Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial

Contoh Ucapan Sungkem Lebaran dalam Bahasa Jawa

Berikut contoh ucapan sungkem dalam bahasa Jawa beserta artinya yang bisa digunakan saat Lebaran.

Ucapan Sungkem kepada Bapak dalam Bahasa Jawa

1. “Sugeng Riyadi Idul Fitri, Pak. Kula nyuwun pangapunten sedaya kalepatan kula dhumateng Bapak.”
Artinya: Selamat Hari Raya Idul Fitri, Pak. Saya mohon maaf atas semua kesalahan saya kepada Bapak.

2. “Sugeng Lebaran, Pak. Mugi Bapak tansah pinaringan sehat lan berkah saking Gusti Allah.”
Artinya: Selamat Lebaran, Pak. Semoga Bapak selalu diberi kesehatan dan berkah dari Allah.

3. “Sugeng Riyadi, Pak. Kula nyuwun ridho lan pangestu Bapak ing gesang kula.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Pak. Saya memohon ridho dan restu Bapak dalam hidup saya.

4. “Wilujeng Riyadi Idul Fitri, Pak. Matur nuwun sanget atas pengorbanan lan katresnanipun.”
Artinya: Selamat Idul Fitri, Pak. Terima kasih atas pengorbanan dan kasih sayang Bapak.

5. “Sugeng Fitri, Pak. Kula tansah nyuwun pangapunten lahir lan batin.”
Artinya: Selamat Fitri, Pak. Saya selalu memohon maaf lahir dan batin.

Ucapan Sungkem kepada Ibu dalam Bahasa Jawa

1. “Sugeng Riyadi Idul Fitri, Ibu. Kula nyuwun pangapunten sedaya lepat kula.”
Artinya: Selamat Hari Raya Idul Fitri, Ibu. Saya mohon maaf atas semua kesalahan saya.

2. “Sugeng Lebaran, Ibu. Mugi tansah pinaringan kesehatan lan kabegjan.”
Artinya: Selamat Lebaran, Ibu. Semoga selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan.

3. “Wilujeng Riyadi, Ibu. Matur nuwun sanget atas katresnan lan pangorbananipun.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Ibu. Terima kasih atas kasih sayang dan pengorbanannya.

4. “Sugeng Fitri, Ibu. Kula nyuwun ridho supados gesang kula tansah pinaringan berkah.”
Artinya: Selamat Fitri, Ibu. Saya memohon ridho agar hidup saya selalu diberkahi.

5. “Sugeng Riyadi, Ibu. Nyuwun pangapunten lahir batin.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Ibu. Mohon maaf lahir dan batin.

Ucapan Sungkem kepada Kakek dalam Bahasa Jawa

1. “Sugeng Riyadi, Eyang Kakung. Kula nyuwun pangapunten.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Kakek. Saya mohon maaf.

2. “Sugeng Lebaran, Yang. Mugi tansah pinaringan panjang yuswa.”
Artinya: Selamat Lebaran, Kek. Semoga selalu diberi umur panjang.

3. “Wilujeng Riyadi Idul Fitri, Yang. Matur nuwun sanget atas piwulangipun.”
Artinya: Selamat Idul Fitri, Kek. Terima kasih atas nasihatnya.

4. “Sugeng Fitri, Yang. Kula nyuwun pangestu supados dados tiyang migunani.”
Artinya: Selamat Fitri, Kek. Saya memohon restu agar menjadi orang yang berguna.

5. “Sugeng Riyadi, Yang. Nyuwun pangapunten sedaya kalepatan kula.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Kek. Mohon maaf atas semua kesalahan saya.

Ucapan Sungkem kepada Nenek dalam Bahasa Jawa

1. “Sugeng Riyadi Idul Fitri, Eyang Putri. Kula nyuwun pangapunten.”
Artinya: Selamat Idul Fitri, Nenek. Saya mohon maaf.

2. “Sugeng Lebaran, Yang. Mugi tansah pinaringan sehat lan tentrem.”
Artinya: Selamat Lebaran, Nek. Semoga selalu diberi kesehatan dan ketenangan.

3. “Wilujeng Riyadi, Yang. Matur nuwun sanget atas katresnanipun.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Nek. Terima kasih atas kasih sayangnya.

4. “Sugeng Fitri, Yang. Kula nyuwun pangestu supados tansah pinaringan kabegjan.”
Artinya: Selamat Fitri, Nek. Saya memohon restu agar selalu diberi kebahagiaan.

5. “Sugeng Riyadi, Yang. Nyuwun pangapunten lahir batin.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Nek. Mohon maaf lahir dan batin.

Ucapan Sungkem kepada Om atau Pakdhe dalam Bahasa Jawa

1. “Sugeng Riyadi, Pakdhe. Kula nyuwun pangapunten.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Om. Saya mohon maaf.

2. “Sugeng Lebaran, Pakdhe. Mugi tansah pinaringan sehat lan rejeki berkah.”
Artinya: Selamat Lebaran, Om. Semoga selalu diberi kesehatan dan rezeki berkah.

3. “Wilujeng Riyadi, Pakdhe. Matur nuwun sanget atas pitulunganipun.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Om. Terima kasih atas bantuannya.

4. “Sugeng Fitri, Pakdhe. Kula nyuwun ridho lan pangestu.”
Artinya: Selamat Fitri, Om. Saya memohon ridho dan restu.

5. “Sugeng Riyadi, Pakdhe. Nyuwun pangapunten sedaya kalepatan kula.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Om. Mohon maaf atas semua kesalahan saya.

Ucapan Sungkem kepada Tante atau Budhe dalam Bahasa Jawa

1. “Sugeng Riyadi, Budhe. Kula nyuwun pangapunten.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Tante. Saya mohon maaf.

2. “Sugeng Lebaran, Budhe. Mugi tansah pinaringan sehat lan kabegjan.”
Artinya: Selamat Lebaran, Tante. Semoga selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan.

3. “Wilujeng Riyadi, Budhe. Matur nuwun sanget atas katresnanipun.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Tante. Terima kasih atas kasih sayangnya.

4. “Sugeng Fitri, Budhe. Kula nyuwun pangestu supados tansah pinaringan berkah.”
Artinya: Selamat Fitri, Tante. Saya memohon restu agar selalu diberkahi.

5. “Sugeng Riyadi, Budhe. Nyuwun pangapunten lahir lan batin.”
Artinya: Selamat Hari Raya, Tante. Mohon maaf lahir dan batin.

Ucapan sungkem ini bisa disampaikan secara langsung saat bersalaman di hari Lebaran.

Pilihan bahasa Jawa krama inggil akan membuat suasana lebih khidmat dan penuh rasa hormat.

Dengan menyampaikan sungkem, hubungan keluarga diharapkan dapat semakin erat dan penuh keberkahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menag: Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Muslim, Paus Benediktus XVI Pernah Soroti Potensinya
Menag: Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Muslim, Paus Benediktus XVI Pernah Soroti Potensinya
Aktual
Jakarta Disiapkan Jadi Pusat Wakaf Produktif, Kemenag Canangkan Gerakan Rp500 Miliar
Jakarta Disiapkan Jadi Pusat Wakaf Produktif, Kemenag Canangkan Gerakan Rp500 Miliar
Aktual
Saudi Matangkan Layanan Umrah, Gubernur Madinah: Melayani Jemaah Adalah Kehormatan
Saudi Matangkan Layanan Umrah, Gubernur Madinah: Melayani Jemaah Adalah Kehormatan
Aktual
Dokter NU Usul Kesehatan Jadi Agenda Strategis Muktamar NU, Soroti AI hingga Kesehatan Mental
Dokter NU Usul Kesehatan Jadi Agenda Strategis Muktamar NU, Soroti AI hingga Kesehatan Mental
Aktual
BPKH Cairkan Nilai Manfaat Dana Haji Rp2,06 Triliun, Ini Besaran yang Diterima Jemaah
BPKH Cairkan Nilai Manfaat Dana Haji Rp2,06 Triliun, Ini Besaran yang Diterima Jemaah
Aktual
Kemenag Perkuat Kurikulum Cinta, Apa Itu dan Bagaimana Penerapannya?
Kemenag Perkuat Kurikulum Cinta, Apa Itu dan Bagaimana Penerapannya?
Aktual
5 Doa Kesembuhan dari Rasulullah: Panduan Sunnah untuk Orang Sakit
5 Doa Kesembuhan dari Rasulullah: Panduan Sunnah untuk Orang Sakit
Doa Harian
Kemenhaj Awasi Transisi Aset, Persiapan Haji 2027 Dimulai Lebih Dini
Kemenhaj Awasi Transisi Aset, Persiapan Haji 2027 Dimulai Lebih Dini
Aktual
Melarang atau Membatasi? Dilema Pesantren Menghadapi Gawai
Melarang atau Membatasi? Dilema Pesantren Menghadapi Gawai
Aktual
Jangan Dihujat, Ini Doa ketika Melihat Orang yang Sakit
Jangan Dihujat, Ini Doa ketika Melihat Orang yang Sakit
Doa dan Niat
Kisah Fahmi dari Pesantren di Bandung hingga Menjadi Imam Masjid London
Kisah Fahmi dari Pesantren di Bandung hingga Menjadi Imam Masjid London
Aktual
Antropolog AS Soroti Beban Moral Santriwati di Ruang Digital
Antropolog AS Soroti Beban Moral Santriwati di Ruang Digital
Aktual
Tak Harus Miliaran, Wakaf Uang Rp 50.000 per Bulan Juga Bisa Jadi Amal Jariyah
Tak Harus Miliaran, Wakaf Uang Rp 50.000 per Bulan Juga Bisa Jadi Amal Jariyah
Aktual
Kemenag Bersih-bersih Masjid Serentak di Seluruh Indonesia 10 Agustus
Kemenag Bersih-bersih Masjid Serentak di Seluruh Indonesia 10 Agustus
Aktual
5 Makna Ikhlas dalam Al-Qur'an Sebagai Panduan Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Kehidupan Seorang Muslim
5 Makna Ikhlas dalam Al-Qur'an Sebagai Panduan Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Kehidupan Seorang Muslim
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar