Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa yang Diucapkan Saat Bersin? Ini Sunnah Rasulullah Lengkap

Kompas.com, 22 September 2026, 21:09 WIB
Puji Sri Rahayu,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bersin merupakan hal yang sangat biasa dialami setiap orang. Namun dalam Islam, peristiwa sederhana ini ternyata memiliki adab yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW. Mulai dari ucapan orang yang bersin hingga jawaban orang yang mendengarnya, semuanya memiliki tuntunan yang jelas dalam hadis sahih.

Banyak orang hanya mengetahui ucapan “Alhamdulillah” setelah bersin, tetapi belum memahami rangkaian sunnahnya secara lengkap. Padahal, Rasulullah mengajarkan bahwa bersin menjadi momen untuk mengingat Allah, mendoakan sesama Muslim, sekaligus mempererat ukhuwah melalui doa yang saling dibalas.

Mengapa Orang yang Bersin Mengucapkan Alhamdulillah?

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa bersin merupakan nikmat dari Allah, sehingga orang yang mengalaminya dianjurkan memuji-Nya dengan mengucapkan hamdalah.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ، فَإِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ وَحَمِدَ اللَّهَ كَانَ حَقًّا عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أَنْ يَقُولَ لَهُ يَرْحَمُكَ اللَّهُ

Innallāha yuḥibbul-‘uṭāsa wa yakrahu at-taṡā’uba, fa iżā ‘aṭasa aḥadukum wa ḥamidallāha kāna ḥaqqan ‘alā kulli muslimin sami‘ahu an yaqūla lahū: yarḥamukallāh.

Baca juga: Kapan Doa Saat Hujan Paling Mustajab? Ini Dalil dan Penjelasannya

Artinya: “Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Apabila salah seorang di antara kalian bersin lalu memuji Allah, maka menjadi hak setiap Muslim yang mendengarnya untuk mengucapkan: ‘Yarhamukallah’.” (HR Sahih al-Bukhari No. 6223)

Hadis ini menunjukkan bahwa ucapan “Alhamdulillah” bukan sekadar kebiasaan, melainkan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah. Karena itulah, hamdalah menjadi syarat sebelum orang lain membalas dengan doa.

Bacaan Lengkap Setelah Bersin

Ucapan yang paling masyhur setelah bersin adalah “Alhamdulillah”. Dalam beberapa riwayat juga terdapat tambahan pujian kepada Allah.

Arab: الْحَمْدُ لِلَّهِ

Latin: Alhamdulillāh.

Artinya: “Segala puji bagi Allah.”

Baca juga: Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya

Para ulama menjelaskan bahwa inilah bacaan minimal yang dianjurkan. Adapun menambah lafaz pujian lain tetap diperbolehkan selama berasal dari riwayat yang sahih, namun bacaan “Alhamdulillah” sudah mencukupi untuk menjalankan sunnah.

Apa Jawaban Orang yang Mendengar Bersin?

Setelah orang yang bersin mengucapkan hamdalah, orang yang mendengarnya dianjurkan mendoakan saudaranya dengan ucapan “Yarhamukallah”.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA

Arab: يَرْحَمُكَ اللَّهُ

Latin: Yarḥamukallāh.

Artinya: “Semoga Allah merahmatimu.”

Baca juga: Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah

Ucapan ini bukan sekadar sopan santun, melainkan doa yang menjadi hak seorang Muslim. Dalam fikih, menjawab orang yang bersin dengan doa ini dihukumi sunnah muakkadah apabila ia telah mengucapkan “Alhamdulillah”.

Lalu Apa Balasan Orang yang Bersin?

Rangkaian adab bersin belum selesai sampai di situ. Rasulullah SAW mengajarkan agar orang yang bersin kembali mendoakan orang yang telah mengucapkan “Yarhamukallah”.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:

يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ

Yahdīkumul-lāhu wa yuṣliḥu bālakum.

Artinya: “Semoga Allah memberi kalian petunjuk dan memperbaiki keadaan kalian.” (HR Sahih al-Bukhari No. 6224)

Baca juga: Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya

Dengan demikian, adab bersin membentuk rangkaian doa yang saling dibalas: orang yang bersin memuji Allah, saudaranya mendoakan rahmat, lalu ia membalas dengan doa hidayah. Hal ini menunjukkan betapa Islam membangun hubungan sosial melalui kalimat-kalimat yang penuh kebaikan.

Bagaimana Jika Bersin Berkali-kali?

Dalam hadis sahih, Rasulullah SAW juga memberikan batasan ketika seseorang bersin berulang kali. Selama masih dalam kondisi biasa, ia tetap didoakan. Namun apabila bersin terus-menerus hingga menunjukkan gejala sakit, maka yang lebih tepat adalah mendoakan kesembuhannya.

Para ulama memahami bahwa hal ini menunjukkan Islam sangat memperhatikan kondisi seseorang. Sunnah tidak dimaksudkan menjadi formalitas, tetapi menjadi bentuk kepedulian kepada saudara yang sedang mengalami gangguan kesehatan.

Bersin, Syukur, dan Akhlak Seorang Muslim

Al-Qur'an mengajarkan agar manusia senantiasa bersyukur atas nikmat Allah, termasuk nikmat yang sering kali dianggap remeh dalam kehidupan sehari-hari.

Allah berfirman dalam QS An-Nahl Ayat 18:

وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا

Wa in ta‘uddū ni‘matallāhi lā tuḥṣūhā.

Baca juga: Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191, Apa Makna “Fitnah” Sebenarnya?

Artinya: “Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.”

Ayat ini menjadi pengingat bahwa nikmat Allah hadir dalam bentuk yang besar maupun kecil. Bersin yang membuat saluran pernapasan terasa lega pun menjadi alasan untuk mengucapkan syukur kepada-Nya.

Sunnah Kecil yang Menguatkan Ukhuwah

Mengucapkan “Alhamdulillah”, menjawab dengan “Yarhamukallah”, lalu membalas “Yahdīkumul-lāhu wa yuṣliḥu bālakum” adalah rangkaian sunnah yang tampak sederhana, tetapi mengandung nilai ibadah dan persaudaraan yang besar.

Di rumah, di masjid, di kantor, maupun di sekolah, adab bersin mengajarkan bahwa seorang Muslim tidak hidup sendiri. Bahkan dalam peristiwa sekecil bersin, Islam mengajarkan untuk saling mendoakan, menyebarkan rahmat, dan menghadirkan kebaikan melalui ucapan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Zubair bin Al-Awwam, Hawari Rasulullah yang Dijuluki Pembela Nabi
Zubair bin Al-Awwam, Hawari Rasulullah yang Dijuluki Pembela Nabi
Aktual
Apa yang Diucapkan Saat Bersin? Ini Sunnah Rasulullah Lengkap
Apa yang Diucapkan Saat Bersin? Ini Sunnah Rasulullah Lengkap
Aktual
Doa Meminta Hujan, Termasuk untuk Dibaca Saat Khutbah Shalat Istisqa
Doa Meminta Hujan, Termasuk untuk Dibaca Saat Khutbah Shalat Istisqa
Aktual
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
Aktual
Menag Akan Tertibkan Pesantren yang Cuma Catut Nama, Soroti Kepatuhan Unsur dan Syarat
Menag Akan Tertibkan Pesantren yang Cuma Catut Nama, Soroti Kepatuhan Unsur dan Syarat
Aktual
Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
Aktual
 Mengapa Membaca Al-Quran Setelah Subuh Memiliki Keutamaan?
Mengapa Membaca Al-Quran Setelah Subuh Memiliki Keutamaan?
Aktual
ITB Bangun Hunian dan Musala Pascabencana di Bireuen, Rangka Berdiri dalam 3 Jam
ITB Bangun Hunian dan Musala Pascabencana di Bireuen, Rangka Berdiri dalam 3 Jam
Aktual
Kapan Doa Saat Hujan Paling Mustajab? Ini Dalil dan Penjelasannya
Kapan Doa Saat Hujan Paling Mustajab? Ini Dalil dan Penjelasannya
Aktual
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Aktual
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Aktual
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Aktual
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Aktual
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Aktual
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar