Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya

Kompas.com, 22 September 2026, 11:54 WIB
Puji Sri Rahayu,
Reni Susanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketika dua orang Muslim bertemu, lazimnya mereka mengucapkan salam sambil mengulurkan tangan untuk berjabat.

Dua amalan ini sama-sama dianjurkan dalam Islam, tetapi banyak orang bertanya: jika keduanya terjadi bersamaan, mana yang harus didahulukan, menjawab salam atau bersalaman?

Para ulama menjelaskan bahwa urutannya jelas. Menjawab salam didahulukan karena hukumnya wajib berdasarkan Al-Qur'an, sedangkan bersalaman (musafahah) merupakan sunnah yang sangat dianjurkan.

Dengan memahami adab ini, seorang Muslim tidak hanya menjaga sopan santun, tetapi juga menunaikan hak saudaranya sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Menjawab Salam Adalah Perintah Allah

Salam merupakan doa keselamatan yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Karena itu, Allah SWT memerintahkan setiap Muslim untuk membalas salam dengan yang sama atau bahkan lebih baik.

Baca juga: Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri

Allah berfirman dalam QS An-Nisa Ayat 86:

وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ حَسِيبًا

Wa iżā ḥuyyītum bitaḥiyyatin faḥayyū biaḥsana minhā au ruddūhā, innallāha kāna ‘alā kulli syai’in ḥasībā.

Artinya: “Apabila kamu diberi penghormatan dengan suatu salam, balaslah dengan yang lebih baik atau balaslah dengan yang sepadan. Sungguh, Allah Maha Memperhitungkan segala sesuatu.”

Ayat ini menjadi dasar fikih bahwa menjawab salam bukan sekadar etika, melainkan kewajiban.

Jika salam ditujukan kepada satu orang, maka orang tersebut wajib menjawabnya.

Apabila ditujukan kepada sekelompok orang, cukup salah seorang menjawab sehingga gugurlah kewajiban yang lain.

Rasulullah Menganjurkan Menyebarkan Salam

Selain memerintahkan menjawab salam, Rasulullah SAW juga menjadikan salam sebagai jalan menumbuhkan kasih sayang di tengah masyarakat.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA

لَا تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا ۚ أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ

Lā tadkhulul-jannata ḥattā tu’minū, wa lā tu’minū ḥattā taḥābbū. Awa lā adullukum ‘alā syai’in iżā fa‘altumūhu taḥābabtum? Afsyus-salāma bainakum.

Baca juga: Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif

Artinya: “Kalian tidak akan masuk surga hingga beriman, dan tidak sempurna iman kalian hingga saling mencintai. Maukah aku tunjukkan sesuatu yang apabila kalian lakukan niscaya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR Sahih Muslim No. 54). 

Hadis ini menunjukkan bahwa salam bukan hanya ucapan pembuka, tetapi juga doa yang membangun ukhuwah.

Setiap kali seorang Muslim mengucapkan “Assalamu’alaikum”, ia sedang mendoakan keselamatan dan rahmat Allah bagi saudaranya.

Bersalaman Memiliki Keutamaan Besar

Setelah salam, Rasulullah SAW juga menganjurkan musafahah atau berjabat tangan. Amalan sederhana ini menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil di antara dua Muslim yang bertemu.

Diriwayatkan oleh Al-Bara’ bin Azib RA: 

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَتَفَرَّقَا

Mā min muslimaini yaltaqiyāni fayataṣāfaḥāni illā ghufira lahumā qabla ay yatafarraqā.

Baca juga: Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi

Artinya: “Tidaklah dua orang Muslim bertemu lalu bersalaman, melainkan keduanya diampuni sebelum berpisah.” (HR Jami’ at-Tirmidzi No. 2727 dan Sunan Abi Dawud No. 5212). 

Karena itu, para ulama memandang musafahah sebagai sunnah muakkadah, yakni sunnah yang sangat dianjurkan untuk mempererat hubungan persaudaraan dan menghilangkan permusuhan.

Mana yang Didahulukan Menurut Fikih?

Dalam praktik sehari-hari, seseorang sering mengucapkan salam sambil mengulurkan tangan.

Pada kondisi seperti ini, adab yang paling tepat adalah menjawab salam terlebih dahulu, kemudian bersalaman.

Misalnya seseorang berkata, “Assalamu’alaikum” sambil mengulurkan tangan. Jawaban yang lebih utama adalah “Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh”, kemudian dilanjutkan dengan berjabat tangan.

Urutan ini sesuai dengan kaidah fikih bahwa kewajiban didahulukan atas amalan sunnah.

Baca juga: Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191, Apa Makna “Fitnah” Sebenarnya?

Imam An-Nawawi menjelaskan dalam pembahasan adab salam bahwa hak seorang Muslim adalah memperoleh jawaban salam.

Adapun musafahah merupakan penyempurna adab pertemuan yang menambah keakraban dan kasih sayang.

Adab Bersalaman yang Dicontohkan Rasulullah

Musafahah dalam Islam juga memiliki beberapa adab. Rasulullah SAW membiasakan berjabat tangan menggunakan tangan kanan sebagai bentuk penghormatan.

Selain itu, beliau mengajarkan agar seorang Muslim menampilkan wajah yang ramah dan tidak meremehkan kebaikan sekecil apa pun.

Senyum, salam, dan jabat tangan merupakan rangkaian adab yang saling melengkapi.

Ketiganya mampu mencairkan suasana, memperkuat hubungan keluarga, mempererat persahabatan, hingga membangun lingkungan kerja yang lebih harmonis.

Namun, musafahah tetap mengikuti ketentuan syariat, yaitu dilakukan antara sesama laki-laki atau sesama perempuan, serta tidak dilakukan dengan lawan jenis yang bukan mahram.

Baca juga: Biaya Penerbangan Haji Diupayakan Turun, BPIH Berpotensi Lebih Rendah

Hikmah Mendahulukan Jawaban Salam

Mendahulukan jawaban salam mengajarkan bahwa Islam menempatkan hak orang lain di atas kepentingan pribadi.

Salam adalah doa yang wajib dihormati, sedangkan bersalaman menjadi pelengkap yang menyempurnakan pertemuan.

Dengan membiasakan urutan ini, seorang Muslim telah menghidupkan sunnah Rasulullah SAW sekaligus menunaikan perintah Al-Qur'an.

Pertemuan sederhana pun berubah menjadi ibadah yang menghadirkan doa, kasih sayang, dan keberkahan bagi kedua belah pihak.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Wamendikdasmen ke Mahasiswa UMB: Kuliah Bukan Hanya untuk Mendapatkan Ijazah
Aktual
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Mana yang Didahulukan, Menjawab Salam atau Bersalaman? Ini Adabnya
Aktual
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Apa Itu Mindfulness? Bukan Sekadar Menenangkan Diri
Aktual
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Tekan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif
Aktual
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Dua Jemaah Haji Asal Lamongan dan Tangerang Masih Dirawat di Arab Saudi
Aktual
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Kemenag Buka Pendaftaran Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp 1 Juta per Bulan
Aktual
Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191, Apa Makna “Fitnah” Sebenarnya?
Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191, Apa Makna “Fitnah” Sebenarnya?
Aktual
Muhammadiyah: Kemajuan Umat Harus Dimulai dari Masjid hingga Kemandirian Ekonomi
Muhammadiyah: Kemajuan Umat Harus Dimulai dari Masjid hingga Kemandirian Ekonomi
Aktual
Biaya Penerbangan Haji Diupayakan Turun, BPIH Berpotensi Lebih Rendah
Biaya Penerbangan Haji Diupayakan Turun, BPIH Berpotensi Lebih Rendah
Aktual
Sheikh Ibrahim Al-Madani, Muazin Masjidil Haram Wafat di Usia 51 Tahun
Sheikh Ibrahim Al-Madani, Muazin Masjidil Haram Wafat di Usia 51 Tahun
Aktual
Keffiyeh: Sejarah, Jenis, Pola, Cara Pakai, dan Simbol Solidaritas Palestina
Keffiyeh: Sejarah, Jenis, Pola, Cara Pakai, dan Simbol Solidaritas Palestina
Aktual
Hukum Makmum Masbuk Menjadi Imam untuk Jamaah Baru, Apakah Boleh? Ini Penjelasannya
Hukum Makmum Masbuk Menjadi Imam untuk Jamaah Baru, Apakah Boleh? Ini Penjelasannya
Aktual
BPKH Investasikan 70 Persen Dana Haji ke Sukuk Negara
BPKH Investasikan 70 Persen Dana Haji ke Sukuk Negara
Aktual
Kisah Abdurrahman bin Auf, Saudagar Kaya yang Tak Silau oleh Harta
Kisah Abdurrahman bin Auf, Saudagar Kaya yang Tak Silau oleh Harta
Aktual
Jadwal Libur Lebaran 2027: Potensi Libur Panjang 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Jadwal Libur Lebaran 2027: Potensi Libur Panjang 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar