Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak di Pekalongan, Masjid Al-Fairus Layani Ratusan Pemudik

Kompas.com, 24 Maret 2026, 19:46 WIB
Khairina

Editor

Sumber Kemenag

KOMPAS.com-Arus balik Lebaran 2026 di jalur pantura Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengalami peningkatan signifikan sejak Senin (23/3/2026), dengan kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah titik strategis, termasuk di sekitar Masjid Al-Fairus yang menjadi lokasi singgah pemudik.

Masjid Al-Fairus yang berada di jalur utama pantura menjadi salah satu masjid ramah pemudik yang ramai dikunjungi selama arus balik Lebaran.

Penyuluh Agama Islam Kota Pekalongan turut hadir memberikan pelayanan bagi pemudik yang beristirahat di lokasi tersebut.

Baca juga: Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Idul Adha Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Mereka membantu mengatur arus kunjungan serta menjaga keamanan dan ketertiban di area masjid.

Kepala Seksi Bimas Islam Kota Pekalongan, Arifudin, mengatakan pihaknya menerjunkan puluhan penyuluh agama untuk mendukung pelayanan arus balik.

“Sebanyak 35 penyuluh agama kami kerahkan untuk membantu para pemudik. Mereka bertugas hampir 24 jam secara bergiliran dalam tiga shift, yaitu pagi, siang, dan malam,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Penyuluh Agama Layani Pemudik 24 Jam

Sebanyak 35 penyuluh agama yang tergabung dalam Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) bertugas secara bergantian selama 24 jam.

Para penyuluh tidak hanya mengatur arus pemudik, tetapi juga membantu layanan administrasi, termasuk pengisian data.

Seluruh layanan berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antarpetugas di lapangan.

Masjid Al-Fairus Jadi Titik Singgah Favorit

Masjid Al-Fairus menjadi salah satu titik singgah favorit karena lokasinya yang strategis di jalur pantura.

Setiap hari, sekitar 300 pemudik tercatat beristirahat di masjid tersebut.

“Lokasi masjid yang strategis membuatnya ramai dikunjungi. Para penyuluh juga bersinergi dengan DKM untuk memastikan pelayanan berjalan optimal,” kata Arifudin.

Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, One Way Nasional Diberlakukan dari Kalikangkung ke Cikampek

Fasilitas Lengkap untuk Kenyamanan Pemudik

Pengelola menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pemudik selama beristirahat.

Fasilitas tersebut meliputi layanan cek kesehatan, cukur rambut, pijat, hingga servis kendaraan.

Area istirahat yang luas serta toilet terpisah antara laki-laki dan perempuan juga disediakan untuk menunjang kenyamanan.

Kasubdit Penyuluh Agama Islam, Jamaludin Marky, mengapresiasi keterlibatan aktif penyuluh agama dalam pelayanan arus balik Lebaran.

“Peran penyuluh agama tidak hanya terbatas pada pembinaan keagamaan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat nyata. Keterlibatan mereka dalam pelayanan mudik ini menjadi wujud fungsi sosial keagamaan,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara penyuluh agama, pengurus masjid, dan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan.

Layanan di Masjid Al-Fairus diharapkan dapat membantu pemudik beristirahat dengan nyaman serta melanjutkan perjalanan dengan am

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Shalat Dhuha Pembuka Rezeki, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Shalat Dhuha Pembuka Rezeki, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
17 Tahun Lebaran di Tokyo Tak Semeriah Indonesia, Tapi Hangat oleh Kebersamaan
17 Tahun Lebaran di Tokyo Tak Semeriah Indonesia, Tapi Hangat oleh Kebersamaan
Aktual
Hukum Shalat dan Puasa Jika Haid Tidak Lancar, Ini Penjelasan Ulama
Hukum Shalat dan Puasa Jika Haid Tidak Lancar, Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Cara Sujud Sahwi dan Panduan Saat Lupa Jumlah Rakaat Saat Shalat
Cara Sujud Sahwi dan Panduan Saat Lupa Jumlah Rakaat Saat Shalat
Doa dan Niat
Cara Daftar Nikah di KUA 2026, Ini Alur Offline dan Online yang Wajib Diketahui
Cara Daftar Nikah di KUA 2026, Ini Alur Offline dan Online yang Wajib Diketahui
Aktual
5 Waktu yang Dilarang untuk Shalat, Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
5 Waktu yang Dilarang untuk Shalat, Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak di Pekalongan, Masjid Al-Fairus Layani Ratusan Pemudik
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak di Pekalongan, Masjid Al-Fairus Layani Ratusan Pemudik
Aktual
Selain Ancaman Banjir Bandang, Arab Saudi Diterjang Hujan Es
Selain Ancaman Banjir Bandang, Arab Saudi Diterjang Hujan Es
Aktual
Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Idul Adha Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Idul Adha Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Aktual
Arus Balik Lebaran H+3 Membeludak, Jalur Puncak-Cianjur Macet Parah hingga Akses Wisata Disekat
Arus Balik Lebaran H+3 Membeludak, Jalur Puncak-Cianjur Macet Parah hingga Akses Wisata Disekat
Aktual
Haji 2026 Tetap Jalan! Menhaj Pastikan Keberangkatan Sesuai Jadwal Meski Geopolitik Memanas
Haji 2026 Tetap Jalan! Menhaj Pastikan Keberangkatan Sesuai Jadwal Meski Geopolitik Memanas
Aktual
Bisht, Jubah Tradisional Arab Saudi yang Jadi Simbol Kehormatan dan Tradisi Saat Idul Fitri
Bisht, Jubah Tradisional Arab Saudi yang Jadi Simbol Kehormatan dan Tradisi Saat Idul Fitri
Aktual
Lebaran Haji 2026 Bulan Apa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha, Libur, dan Tanggal Pentingnya
Lebaran Haji 2026 Bulan Apa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha, Libur, dan Tanggal Pentingnya
Aktual
Arab Saudi Larang Overstay Umrah 2026, Jemaah Terancam Deportasi
Arab Saudi Larang Overstay Umrah 2026, Jemaah Terancam Deportasi
Aktual
Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunnah Nabi? Ini Dalil Hadits Nabi
Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunnah Nabi? Ini Dalil Hadits Nabi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com