Editor
KOMPAS.com – Tokoh cendekiawan Islam Indonesia, Din Syamsuddin, menyerukan pentingnya persatuan umat Islam sebagai kunci mewujudkan perdamaian dunia di tengah meningkatnya konflik global.
Seruan tersebut disampaikan Din dalam pertemuan antara sejumlah tokoh Islam Indonesia dan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Jakarta, Jumat.
“Sekali lagi, kami atas nama ormas-ormas Islam juga menyerukan persatuan umat Islam, baik pemerintah maupun masyarakat,” kata Din.
Dalam kesempatan itu, Din mengingatkan agar umat Islam tidak mudah terprovokasi oleh upaya adu domba yang memanfaatkan perbedaan internal, seperti antara Sunni dan Syiah.
Baca juga: Profil Pulau Kharg: Lokasi, Sejarah, dan Alasan AS Mengincar Pusat Minyak Vital Iran
Menurutnya, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan perpecahan karena umat Islam memiliki landasan persatuan yang kuat.
“Ini bukan saatnya untuk mempertentangkan perbedaan di antara kita, baik antara Sunni dan Syiah, maupun antara Arab dan Persia. Karena, kita adalah sesama Muslim yang diajarkan oleh agama untuk menumbuhkan al-ukhuwwah al-imaniyyah atau al-ukhuwwah al-islamiyyah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa umat Islam disatukan oleh satu kitab suci, yakni Al-Qur'an, serta satu kiblat, Ka'bah, sehingga tidak seharusnya terpecah oleh perbedaan mazhab maupun latar belakang etnis.
Dalam pertemuan tersebut, Din juga menyampaikan solidaritas terhadap rakyat Iran yang tengah menghadapi konflik.
Ia berharap situasi tersebut segera membaik dan menjadi momentum kebangkitan umat Islam.
“Kami berharap musibah yang terjadi dan menimpa rakyat Iran segera berlalu. Sebagai sesama Muslim, yang kita rasakan juga sebagai musibah yang menimpa kita, ini segera berlalu dan (kami harap) bangsa Iran, umat Islam di Iran bangkit,” ucapnya.
Selain itu, Din mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan Iran, baik melalui organisasi masyarakat maupun institusi pendidikan.
Ia menekankan bahwa kolaborasi tersebut harus diarahkan untuk kemajuan bersama serta terciptanya perdamaian global.
Baca juga: Iran Buka Jalur Bantuan Kemanusiaan di Selat Hormuz
Din juga mengajak seluruh bangsa yang menjunjung tinggi nilai keadilan dan perdamaian untuk bersama-sama membangun masa depan peradaban manusia yang lebih baik.
Seruan ini menjadi pengingat bahwa di tengah konflik global yang terus meningkat, persatuan umat Islam dinilai sebagai salah satu fondasi penting dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang