Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bawa Secarik Kertas Doa, Pasutri Wonosobo Sujud Syukur Setibanya di Jeddah

Kompas.com, 18 Mei 2026, 17:27 WIB
Pythag Kurniati,
Khairina

Tim Redaksi

JEDDAH, KOMPAS.com- Luapan kebahagiaan menyelimuti pasangan suami istri Amat Patoni (61) dan Rumanah Pawira Sentanah (62) begitu menjejakkan kaki bersama rombongannya di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Senin (18/5/2026). Keduanya langsung melakukan sujud syukur.

Sesaat kemudian, mereka mengeluarkan secarik kertas dan merapal doa. Bukan sembarang kertas, melainkan sebuah kertas bekal doa dari saudara mereka.

"Kertas doa itu dari saudara yang sudah pernah ke sini (berhaji), memberikan 'sangu' (bekal) berupa doa untuk saya dan suami untuk dibacakan setelah turun dari pesawat. Saya berharap dalam ibadah haji ini bisa beribadah dengan khusyuk, sempurna, dan pulang dari haji bersama suami bisa meraih haji mabrur," tuturnya penuh harap.

Baca juga: Puncak Haji 2026 Dimulai 25 Mei, Jutaan Jemaah Bergerak ke Armuzna

Adapun doa lain yang mereka minta kepada Allah adalah agar tubuh mereka lekas bersahabat dengan kondisi Arab Saudi yang baru dipijaknya.

"Saya berdoa supaya akrab dengan suasana di negeri ini. Baik itu makanan, lingkungan, cuaca, dan semuanya. Biar akrab seperti di rumah sendiri," sebutnya.

Momen ini menjadi puncak penantian belasan tahun bagi sang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini. Perjuangan panjang menyisihkan uang setiap bulannya akhirnya terbayar lunas saat mereka bisa bernapas di udara Tanah Suci.

"Saya merasa bahagia sekali. Senang dan haru sekali," ujarnya dengan penuh emosi.

Mengingat kembali perjuangannya ke Tanah Suci, ia pun bercerita bagaimana mereka berdua konsisten mengumpulkan biaya sedikit demi sedikit.

"Menanti sudah 13,5 tahun. Saya memang menabung dari tahun 2012 untuk mendaftar, lalu untuk melunasi juga saya menabung. Sebulannya menyisihkan Rp 500.000," katanya.

Baca juga: Kisah Mbah Painah: Berangkat Haji dari Jual Daun Pisang 14 Tahun

Kisah Amat dan Rumanah ini adalah salah satu potret haru dari kedatangan jemaah asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Kloter YIA 23 embarkasi Yogyakarta.

Mendarat tepat pada pukul 04.00 Waktu Arab Saudi (WAS), rombongan ini terdiri dari 356 jemaah dan 4 orang petugas.

Pemandangan serupa terjadi beberapa jam berselang, yakni tepat pukul 06.00 WAS saat jemaah asal Kabupaten Simeulue, Aceh, dari kloter BTJ 12 tiba di bandara.

Karena tak sabar meluapkan rasa syukur, rombongan ini langsung bersujud di tengah jalan setelah keluar dari pintu pemeriksaan imigrasi terminal haji.

Hari Senin (1/5/2026) merupakan hari ke-28 masa operasional penyelenggaraan haji. Berdasarkan data terakhir sebanyak 464 kloter dengan 179.463 jemaah dan 1851 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Sebanyak 455 kloter dengan 175.682 jemaah telah bergeser dan tiba di Makkah dari Madinah. Sedangkan untuk jemaah gelombang kedua yang datang melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah sebanyak 190 kloter dengan 72.904 jemaah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Arab Saudi Luncurkan Visa Umrah yang Izinkan Jemaah Masuk Berkali-kali
Arab Saudi Luncurkan Visa Umrah yang Izinkan Jemaah Masuk Berkali-kali
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar