Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhaj Sulteng Pastikan 1.751 Jemaah Haji 2026 Siap Berangkat, Persiapan Capai 100 Persen

Kompas.com, 6 April 2026, 23:54 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tengah memastikan sebanyak 1.751 calon jemaah haji siap diberangkatkan pada musim haji 2026.

Seluruh persiapan administratif dan teknis disebut telah rampung menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Dokumen perjalanan, termasuk visa, telah diproses dan disiapkan untuk dibagikan kepada jemaah.

Pemerintah juga memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah tetap terjaga meski terdapat dinamika global.

Baca juga: 158 Jemaah Haji 2026 Asal Bangka Selatan Siap Berangkat, Persiapan Capai 95 Persen

Persiapan Haji Sulteng Tuntas 100 Persen

Dilansir dari Antara, Kepala Kanwil Kemenhaj Sulawesi Tengah, Muchlis Aseng, menegaskan bahwa kesiapan jemaah telah mencapai tahap maksimal.

"Kami memastikan persiapan keberangkatan jamaah calon haji asal Sulteng telah mencapai 100 persen menjelang musim haji 2026," kata Muchlis Aseng di Palu, Senin (6/4/2026).

Seluruh tahapan, mulai dari administrasi hingga teknis keberangkatan, telah diselesaikan sesuai jadwal.

Baca juga: Asrama Haji Lampung Punya Dua Gedung Baru, Jemaah Haji 2026 Bisa Nikmati Fasilitas Modern

Dokumen dan Visa Jemaah Sudah Lengkap

Muchlis memastikan seluruh dokumen perjalanan jemaah, termasuk visa, telah terbit dan siap digunakan.

‎"Secara keseluruhan visa jamaah calon haji sudah terbit, dicetak, dan diselipkan di paspor," ujarnya.

Dokumen tersebut nantinya akan dibawa ke embarkasi dan diserahkan kepada jemaah saat keberangkatan.

Jadwal Keberangkatan dan Pembagian Kloter

Pada musim haji 2026, jemaah asal Sulawesi Tengah terbagi dalam lima kelompok terbang, yakni Kloter 9-BPN hingga Kloter 13-BPN.

Kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 7 Mei dan diberangkatkan menuju Embarkasi Balikpapan pada 8 Mei.

"Kloter 13 nantinya juga akan bergabung dengan sebagian jamaah dari Kalimantan Timur," tuturnya.

Lebih lanjut, jumlah jemaah tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari kuota awal 1.753 orang, terjadi mutasi keluar sebanyak 19 orang dan mutasi masuk 17 orang, sehingga total menjadi 1.751 jemaah.

Penyesuaian ini tidak memengaruhi kesiapan pemberangkatan secara keseluruhan.

Fasilitas Asrama dan Jemaah Lansia

Asrama Haji Sulawesi Tengah memiliki kapasitas sekitar 400 orang, cukup untuk menampung satu kloter yang rata-rata berjumlah 360 jemaah.

Selain itu, terdapat sekitar 351 jemaah lanjut usia atau sekitar 20 persen dari total peserta. Jemaah tertua berusia 93 tahun berasal dari Kota Palu.

Imbauan Bagi Jemaah: Jaga Kesehatan dan Kesiapan Mental

Muchlis mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan. Persiapan fisik dan mental dinilai penting agar ibadah dapat berjalan lancar.

"Selama eskalasi tidak berdampak, maka keamanan dan kenyamanan jamaah tetap terjamin," ucap Muchlis.

"Kesehatan sangat penting saat menjalankan ibadah haji. Jamaah tidak perlu khawatir terhadap isu yang berkembang," katanya.

Dengan kesiapan yang telah mencapai 100 persen, pemerintah optimistis pelaksanaan ibadah haji 2026 bagi jemaah Sulawesi Tengah akan berjalan lancar.

Sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan petugas lapangan diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik serta memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Haji 2026 Berangkat Kapan? Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan hingga Kepulangan Jemaah
Haji 2026 Berangkat Kapan? Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan hingga Kepulangan Jemaah
Aktual
Arab Saudi Kembali Tegaskan Sanksi bagi Jemaah Ilegal, Haji 2026 Wajib Pakai Izin Resmi
Arab Saudi Kembali Tegaskan Sanksi bagi Jemaah Ilegal, Haji 2026 Wajib Pakai Izin Resmi
Aktual
Gelombang Perdana Jemaah Haji 2026 Tiba di Madinah, Program Makkah Route Makin Luas ke 10 Negara
Gelombang Perdana Jemaah Haji 2026 Tiba di Madinah, Program Makkah Route Makin Luas ke 10 Negara
Aktual
Badai Debu Melanda Makkah, Jarak Pandang Menurun di Tanah Suci
Badai Debu Melanda Makkah, Jarak Pandang Menurun di Tanah Suci
Aktual
Gelombang Awal Jemaah Haji Tiba, Awal Perjalanan Suci Menuju Baitullah
Gelombang Awal Jemaah Haji Tiba, Awal Perjalanan Suci Menuju Baitullah
Aktual
MUI Kritik Penguburan Ikan Sapu-sapu Hidup-hidup, Dinilai Menyiksa
MUI Kritik Penguburan Ikan Sapu-sapu Hidup-hidup, Dinilai Menyiksa
Aktual
Ribuan Pengasuh Ponpes di Kebumen Luncurkan “Pesantren Ramah Anak”
Ribuan Pengasuh Ponpes di Kebumen Luncurkan “Pesantren Ramah Anak”
Aktual
Ramai Dana Pemeliharaan Masjid Al Jabbar Rp 22 Miliar, Pemprov Jabar Benarkan dan Ini Rinciannya
Ramai Dana Pemeliharaan Masjid Al Jabbar Rp 22 Miliar, Pemprov Jabar Benarkan dan Ini Rinciannya
Aktual
Alasan Petugas Haji Yogyakarta Sengaja Bawa 10 Pasang Sandal Jepit untuk Jemaah di Tanah Suci
Alasan Petugas Haji Yogyakarta Sengaja Bawa 10 Pasang Sandal Jepit untuk Jemaah di Tanah Suci
Aktual
Kumpulan Prompt AI Undangan Walimatussafar Haji yang Mewah dan Elegan untuk Dibagikan di Media Sosial
Kumpulan Prompt AI Undangan Walimatussafar Haji yang Mewah dan Elegan untuk Dibagikan di Media Sosial
Aktual
Kemenhaj Jateng Beri Ide Unik Mahar Tiket Haji: Bernilai Manfaat, Hak Istri Tetap Aman Meski Cerai
Kemenhaj Jateng Beri Ide Unik Mahar Tiket Haji: Bernilai Manfaat, Hak Istri Tetap Aman Meski Cerai
Aktual
Kemenhaj Jateng Ungkap Alasan Ratusan Calon Jemaah Haji Jateng Mundur Tahun Ini
Kemenhaj Jateng Ungkap Alasan Ratusan Calon Jemaah Haji Jateng Mundur Tahun Ini
Aktual
Kisah Pasutri Lansia Asal Banjar, Berhasil Berangkat Haji Usai Menabung dari Hasil Bertani Padi dan Singkong
Kisah Pasutri Lansia Asal Banjar, Berhasil Berangkat Haji Usai Menabung dari Hasil Bertani Padi dan Singkong
Aktual
Menhaj Lantik PPIH Embarkasi 2026, Tekankan Layanan Inklusif untuk Jemaah Haji
Menhaj Lantik PPIH Embarkasi 2026, Tekankan Layanan Inklusif untuk Jemaah Haji
Aktual
Gurun Saudi “Hidup” Kembali: Bunga Liar Bermekaran, Serangga Penyerbuk Kembali Bermunculan
Gurun Saudi “Hidup” Kembali: Bunga Liar Bermekaran, Serangga Penyerbuk Kembali Bermunculan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com