Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tangis Jemaah Indonesia Tiba di Arafah: Kalau Bukan karena Allah, Saya Tak Bisa ke Sini

Kompas.com, 25 Mei 2026, 14:52 WIB
Add on Google
Pythag Kurniati,
Khairina

Tim Redaksi

Makkah, KOMPAS.com- Air mata Siti Rochani (62), jemaah asal Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan tumpah saat kakinya menginjak tanah Arafah.

Siti yang tergabung kelompok terbang 18 embarkasi Banjarmasin (BDJ) tiba bersama rombongannya di Arafah pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

"Jika bukan karena pertolongan Allah, saya tidak mungkin berada di sini," kata Siti, Senin (25/6/2026).

Baca juga: Apa Itu Hari Arafah? Ini Keutamaan dan Amalan yang Dianjurkan

Siti mengaku tangisnya sudah pecah di sepanjang perjalanan dari Makkah menuju Arafah. Keharuannya muncul lantaran penantian panjang menunaikan rukun Islam kelima.

"Perjuangan menunggu sudah 14 tahun," katanya sambil mengusap air mata.

Siti mengungkapkan, dirinya mengalami gangguan motorik. Lututnya tidak bisa digerakkan dengan sempurna. Namun, tekad yang kuat membuatnya tetap bersemangat menunaikan ibadah haji.

"Lutut ini sakit. Ibu sakit-sakitan di usia ini. Namun takdir Allah membuat ibu mampu untuk ke sini. Bersyukur tak bisa diungkapkan dengan kata-kata," katanya.

Baca juga: Wukuf di Arafah Jadi Puncak Haji, Ini Doa dan Dzikir yang Dibaca

Samilah Laskar Abdullah (62), jemaah lainnya juga menangis setibanya di Arafah. "Ya Allah Ya Rasulullah, hamba dari Tanah Bumbu akhirnya tiba di sini, Alhamdulillah," kata dia.

Samilah mengaku mempersiapkan fisik dan mental untuk bersiap menjalankan ibadah wukuf pada 9 Dzulhijah 1447 H. Persiapan tersebut meliputi menjaga kesehatan dan mempersiapkan doa-doa di tempat mustajab bernama Arafah.

"Doa untuk orangtua, anak, semua jemaah haji Indonesia," kata dia.

Sejumlah jemaah haji Indonesia mulai berdatangan ke Padang Arafah pada Senin (25/5/2026). Kedatangan jemaah dari Makkah menuju Arafah menggunakan bus dengan skema taraddudi yakni antar jemput secara bolah balik.

Jemaah akan bersama-sama mengikuti prosesi wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijah 1447 atau bertepatan dengan 26 Mei 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Tujuh Calon Haji Asal Riau Wafat di Tanah Suci, Kemenhaj Pastikan Hak Jamaah Dipenuhi
Tujuh Calon Haji Asal Riau Wafat di Tanah Suci, Kemenhaj Pastikan Hak Jamaah Dipenuhi
Aktual
Shalat Idul Adha 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Penjelasan MUI
Shalat Idul Adha 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Penjelasan MUI
Aktual
Timwas Haji DPR Minta Petugas Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna
Timwas Haji DPR Minta Petugas Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna
Aktual
Musyrif Diny Haji Ajak Jemaah Perbanyak Doa dan Zikir Jelang Wukuf di Arafah
Musyrif Diny Haji Ajak Jemaah Perbanyak Doa dan Zikir Jelang Wukuf di Arafah
Aktual
PPIH Arab Saudi Bagikan Paket Vitamin untuk Jaga Stamina Jamaah Haji Lansia
PPIH Arab Saudi Bagikan Paket Vitamin untuk Jaga Stamina Jamaah Haji Lansia
Aktual
Takbir Idul Adha 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwal dan Bacaan Lengkap Arab, Latin, & Arti
Takbir Idul Adha 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwal dan Bacaan Lengkap Arab, Latin, & Arti
Aktual
Jemaah Haji RI Bergerak ke Arafah Hari Ini, Kemenhaj Ingatkan 3 Hal Penting Ini
Jemaah Haji RI Bergerak ke Arafah Hari Ini, Kemenhaj Ingatkan 3 Hal Penting Ini
Aktual
Tangis Jemaah Indonesia Tiba di Arafah: Kalau Bukan karena Allah, Saya Tak Bisa ke Sini
Tangis Jemaah Indonesia Tiba di Arafah: Kalau Bukan karena Allah, Saya Tak Bisa ke Sini
Aktual
Saudi Razia Besar-besaran Jelang Haji 2026, 8.943 Penduduk Ilegal Ditangkap!
Saudi Razia Besar-besaran Jelang Haji 2026, 8.943 Penduduk Ilegal Ditangkap!
Aktual
Libur Idul Adha 2026 Bisa 6 Hari, Cek Jadwal Long Weekend hingga 1 Juni!
Libur Idul Adha 2026 Bisa 6 Hari, Cek Jadwal Long Weekend hingga 1 Juni!
Aktual
Tertipu Jalur Haji Dakhili Rp300 Juta, 13 Calon Jemaah Indonesia Gagal Terbang
Tertipu Jalur Haji Dakhili Rp300 Juta, 13 Calon Jemaah Indonesia Gagal Terbang
Aktual
Dubai Resmi Buka Pantai Privat Khusus Perempuan 24 Jam, Dilarang Foto dan Dijaga Teknologi Canggih
Dubai Resmi Buka Pantai Privat Khusus Perempuan 24 Jam, Dilarang Foto dan Dijaga Teknologi Canggih
Aktual
Wanita Haid Tetap Bisa Raih Pahala Hari Arafah, Simak 5 Amalan Penggantinya!
Wanita Haid Tetap Bisa Raih Pahala Hari Arafah, Simak 5 Amalan Penggantinya!
Aktual
Keutamaan Hari Arafah, Hari Terbaik untuk Memanjatkan Doa & Menghapus Dosa 2 Tahun
Keutamaan Hari Arafah, Hari Terbaik untuk Memanjatkan Doa & Menghapus Dosa 2 Tahun
Aktual
Khutbah Idul Adha 2026 Menyentuh Hati tentang Mengorbankan Ego demi Rida Allah SWT
Khutbah Idul Adha 2026 Menyentuh Hati tentang Mengorbankan Ego demi Rida Allah SWT
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com