Editor
KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia mengirimkan perwakilannya untuk menghadiri prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran.
Kehadiran perwakilan Indonesia dilakukan setelah Pemerintah Iran mengundang secara resmi sejumlah negara untuk mengikuti rangkaian penghormatan terakhir bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Iran tersebut.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan Indonesia memberikan apresiasi atas undangan yang disampaikan Pemerintah Iran dan menunjuk Dubes RI di Teheran sebagai wakil resmi pemerintah.
Baca juga: Ribuan Pelayat Padati Teheran untuk Ikuti Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Prosesi penghormatan kepada Ali Khamenei berlangsung di Musalla Besar Teheran sebelum rangkaian pemakaman dilanjutkan ke sejumlah kota di Iran dan Irak hingga pemakaman terakhir di Mashhad.
Dilansir dari Antara, Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat mewakili Pemerintah Indonesia menghadiri prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Baca juga: Daftar Pemimpin Dunia yang Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, dari Rusia hingga Arab Saudi
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang mengatakan Pemerintah Indonesia telah menerima undangan resmi dari Pemerintah Iran untuk menghadiri rangkaian penghormatan terakhir tersebut dan menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan.
"Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia diwakili oleh duta besar RI di Teheran," kata Yvonne dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Pada Kamis (2/7/2026), otoritas Iran menyampaikan kepada seluruh perwakilan diplomatik di negara itu bahwa acara penghormatan resmi akan dihadiri para pejabat tinggi pemerintah Iran.
Atas keputusan Indonesia yang menunjuk Dubes Rolliansyah sebagai perwakilan resmi dalam prosesi pemakaman Ali Khamenei, Pemerintah Iran juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia.
Yvonne memastikan Dubes Rolliansyah telah hadir langsung di Musalla Besar Teheran, tempat jenazah Ali Khamenei disemayamkan, untuk memberikan penghormatan terakhir dan mengikuti doa bersama pada Sabtu pagi waktu setempat.
Berdasarkan laporan kantor berita Iran IRNA, jenazah Ali Khamenei bersama anggota keluarga dan orang-orang terdekatnya dibawa ke Musalla Besar Teheran pada Jumat (3/7/2026) dan ditempatkan di aula utama masjid menjelang upacara penghormatan yang dibuka untuk masyarakat selama dua hari.
Upacara penghormatan di Musalla Besar Teheran berlangsung pada Sabtu dan Minggu (5/7/2026), sebelum prosesi pemakaman berikutnya digelar pada Senin (6/7/2026).
Setelah itu, rangkaian pemakaman akan berlanjut ke Kota Qom, kemudian diteruskan dengan prosesi terpisah di Baghdad, Karbala, dan Najaf di Irak.
Tahap terakhir pemakaman dijadwalkan berlangsung di Kota Mashhad pada Kamis (9/7/2026).
Prosesi penghormatan di Teheran juga dihadiri sejumlah pemimpin dan pejabat tinggi dari berbagai negara.
Mereka antara lain Presiden Irak Nizar Amidi, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, serta Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev yang hadir sebagai utusan resmi Presiden Vladimir Putin.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga menghadiri upacara pemakaman sebagai ketua delegasi resmi Pakistan, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan kantor perdana menteri negara tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang