Editor
KOMPAS.com - Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) menjadi bagian dari upaya pemerintah mendata warga yang membutuhkan perlindungan sosial agar penerima bantuan sosial dapat tercatat secara lebih luas.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak ASN Kementerian Agama, tenaga pendidik, tokoh agama, dan santri ikut berperan sebagai Agen Perlinsos.
Baca juga: Kemensos Arahkan Penerima Bansos Registrasi Ulang di Perlinsos, Ini Caranya
Agen Perlinsos adalah masyarakat yang berperan membantu mencari dan mendata warga yang membutuhkan perlindungan sosial di lingkungan sekitar.
Pendataan tersebut dilakukan melalui Portal Perlinsos Digital Agen agar warga yang berhak menerima bantuan sosial dapat tercatat dan tidak ada yang terlewat.
Ajakan menjadi Agen Perlinsos disampaikan Menag menyusul proses pendataan penerima bantuan sosial yang sedang dilakukan pemerintah untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: Menanti Keadilan (Bansos) Bekerja Lewat Perlinsos
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memastikan bantuan sosial tepat sasaran sekaligus mendukung program perlindungan sosial nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Masyarakat yang ingin menjadi Agen Perlinsos dapat melakukan pendaftaran secara digital melalui Portal Perlinsos Digital Agen. Berikut langkah-langkahnya:
Siapapun dapat menjadi Agen Perlinsos untuk membantu memastikan warga yang berhak menerima bantuan sosial tercatat dalam pendataan.
Peran tersebut dapat dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk jajaran Kementerian Agama.
Menag secara khusus mengajak guru, dosen, penyuluh, penghulu, pembimas, kiai, dan santri untuk terlibat dalam pendataan serta pendampingan masyarakat.
Agen Perlinsos dapat mencari warga di lingkungan sekitar yang membutuhkan perlindungan sosial.
Kelompok yang perlu diperhatikan mencakup masyarakat miskin, masyarakat rentan, dan warga berkebutuhan khusus.
Warga yang ditemukan membutuhkan perlindungan sosial kemudian dapat didaftarkan melalui portal Perlinsos.
Langkah ini ditujukan agar warga yang berhak menerima bantuan sosial tercatat dan tidak ada yang terlewat.
Nasaruddin mengatakan kepedulian sosial merupakan panggilan iman sekaligus wujud nyata persaudaraan yang diajarkan oleh seluruh agama.
"Mari bergerak bantu sesama. Jangan biarkan ada tetangga kita yang terpuruk karena kemiskinan ekstrem, sakit, atau putus sekolah tanpa ada perhatian dari kita," tegas Menag di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Ia menekankan bahwa jajaran Kementerian Agama perlu hadir sebagai agen Perlinsos dengan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam proses pendataan.
Menurutnya, langkah tersebut harus dilakukan dengan landasan ikhlas, jujur, dan penuh dedikasi untuk menjaga kemaslahatan umat serta martabat kemanusiaan.
Menjadi Agen Perlinsos dapat dilakukan masyarakat dengan mendaftar melalui portal yang disediakan dan membantu menemukan warga yang membutuhkan perlindungan sosial.
Pendataan warga miskin, rentan, dan berkebutuhan khusus diharapkan membantu memastikan penerima bantuan sosial tidak terlewat.
Keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian dari upaya mendukung pendataan perlindungan sosial agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.