Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenag Siapkan Masjid Ramah Pemudik untuk Libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

Kompas.com, 26 Oktober 2026, 20:58 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) kembali menyiapkan program Masjid Ramah Pemudik untuk melayani masyarakat selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian The Wonder of Harmony: Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri yang menghadirkan sejumlah kegiatan hingga akhir tahun 2026.

Baca juga: Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali

“Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan The Wonder of Harmony: Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Abu menjelaskan, The Wonder of Harmony digelar untuk memperingati Hari Toleransi Internasional pada 16 November. Sejumlah program disiapkan untuk memperkuat pelayanan keagamaan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca juga: Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqa

Masjid Ramah Pemudik saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

Program Masjid Ramah Pemudik telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dan tidak hanya dilaksanakan saat libur Idul Fitri, tetapi juga pada hari besar lainnya yang meningkatkan mobilitas masyarakat.

Melalui program ini, Kemenag menyediakan tempat istirahat yang nyaman dan aman bagi pemudik. Fasilitas tersebut diharapkan membantu pengendara beristirahat selama perjalanan sehingga risiko kecelakaan lalu lintas pada masa liburan dapat dikurangi.

Abu mengatakan, Masjid Ramah Pemudik dirancang untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bimbingan Remaja Usia Nikah untuk Persiapan Rumah Tangga

Selain pelayanan bagi pemudik, Kemenag menyiapkan program bimbingan remaja usia nikah yang melibatkan organisasi pemuda dan mahasiswa.

Program yang digarap Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai kesiapan membangun rumah tangga sebelum memasuki usia perkawinan.

Abu menyoroti penurunan angka pencatatan pernikahan dan kenaikan angka perceraian yang dinilainya perlu direspons melalui pembinaan serta bimbingan secara konsisten.

“Ini harus ada upaya-upaya yang terus dilakukan secara konsisten untuk memberikan pandangan, pembinaan, dan bimbingan kepada remaja usia nikah supaya mereka jauh lebih baik terkait dengan pemahaman mereka tentang kehidupan rumah tangga,” katanya.

Program Reconnect untuk Reintegrasi Mantan Narapidana Terorisme

Kemenag juga menyiapkan program Reconnect (Religious Counselor, Prison Rehabilitation and Community Reintegration) yang melibatkan Kemenag, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Densus 88 Polri, dan Kementerian Sosial.

Program ini diarahkan untuk mendukung proses reintegrasi mantan narapidana terorisme ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

Dalam pelaksanaannya, penyuluh agama akan dilibatkan untuk memberikan pendampingan dengan dukungan keluarga dan komunitas agar para mantan narapidana terorisme dapat kembali menjalani kehidupan bermasyarakat.

“Penyuluh agama akan dilibatkan untuk memberikan pendampingan, bersama keluarga dan komunitas, agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Halal Expo untuk Tingkatkan Literasi Produk Halal

Kemenag turut menyiapkan Halal Expo untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai gaya hidup halal, sertifikasi halal, dan ekosistem industri halal.

Kegiatan yang digarap Direktorat Jaminan Produk Halal bersama Universitas Indonesia tersebut juga diharapkan mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan dapat mengembangkan produk halal yang memiliki daya saing dan memperluas peluang dalam industri halal.

Nikah Akbar Digelar di Sejumlah Daerah

Di bidang layanan keluarga, Kemenag menyiapkan program Nikah Akbar berupa fasilitasi pernikahan massal di sejumlah daerah.

Setelah dilaksanakan di Semarang, kegiatan serupa direncanakan berlangsung di Solo, Ambon, Medan, dan Deli Serdang.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kemenag yang mencakup pelayanan keagamaan, pembinaan keluarga, pemberdayaan ekonomi melalui industri halal, serta pendampingan sosial bagi masyarakat.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
7 Golongan yang Mendapat Naungan Allah pada Hari Kiamat, Siapa Saja?
7 Golongan yang Mendapat Naungan Allah pada Hari Kiamat, Siapa Saja?
Aktual
Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Sumpah Pemuda 2026 Singkat untuk Guru Madrasah
Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Sumpah Pemuda 2026 Singkat untuk Guru Madrasah
Aktual
Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Singkat untuk Madrasah
Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Singkat untuk Madrasah
Aktual
Kemenag Siapkan Masjid Ramah Pemudik untuk Libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027
Kemenag Siapkan Masjid Ramah Pemudik untuk Libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027
Aktual
Mulai 1 Januari 2027, Anggota DPS Wajib Bersertifikat Profesi
Mulai 1 Januari 2027, Anggota DPS Wajib Bersertifikat Profesi
Aktual
Kemenhaj Pastikan Umrah Aman, Imbau Jemaah Pilih Penerbangan Langsung
Kemenhaj Pastikan Umrah Aman, Imbau Jemaah Pilih Penerbangan Langsung
Aktual
15 Model Gamis Simple tapi Mewah, Elegan, dan Modern
15 Model Gamis Simple tapi Mewah, Elegan, dan Modern
Aktual
Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji, Komnas Haji Dorong Optimalisasi Investasi BPKH
Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji, Komnas Haji Dorong Optimalisasi Investasi BPKH
Aktual
Kemenhaj Minta Travel Umrah Hindari Transit Malaysia dan Singapura, Ini Alasannya
Kemenhaj Minta Travel Umrah Hindari Transit Malaysia dan Singapura, Ini Alasannya
Aktual
RUU Pengelolaan Keuangan Haji Dituntut Jawab Isu Keadilan dan Keberlanjutan Dana Haji
RUU Pengelolaan Keuangan Haji Dituntut Jawab Isu Keadilan dan Keberlanjutan Dana Haji
Aktual
Perjanjian Hudaibiyah, Kesepakatan Berat yang Berbuah Kemenangan
Perjanjian Hudaibiyah, Kesepakatan Berat yang Berbuah Kemenangan
Aktual
Baznas Diusulkan Dibiayai Negara, Mungkinkah Seperti KPU?
Baznas Diusulkan Dibiayai Negara, Mungkinkah Seperti KPU?
Aktual
Bagaimana Hukum Mahar Hafalan Al-Qur'an? Ini Ketentuannya dalam Islam
Bagaimana Hukum Mahar Hafalan Al-Qur'an? Ini Ketentuannya dalam Islam
Aktual
10 Contoh Doa Penutup Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026, Penuh Harapan untuk Indonesia
10 Contoh Doa Penutup Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026, Penuh Harapan untuk Indonesia
Aktual
30 Contoh Penutupan MC Islami Singkat dan Penuh Doa
30 Contoh Penutupan MC Islami Singkat dan Penuh Doa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar