Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Doa Nabi Daud AS: Meminta Kesabaran, Cinta, dan Meluluhkan Hati

Kompas.com, 6 Oktober 2025, 19:28 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Nabi Daud adalah salah seorang Nabi dari 25 Nabi dan Rasul yang wajib diketahui. Nabi Daud merupakan Nabi sekaligus raja dari Bani Israil.

Nabi Daud mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat hingga mampu mengalahkan Jalut atau Goliath yang berbadan besar, tinggi, dan kuat. Nabi Daud mempunyai mukjizat mampu meluluhkan besi dengan tangannya.

Baca juga: 3 Doa Nabi Sulaiman dalam Al Quran, Ada yang Tidak Boleh Diamalkan

Kehebatan Nabi Daud ini tak lepas dari doa yang dipanjatkannya kepada Allah SWT. Berikut ini beberapa doa yang dinisbatkan kepada Nabi Daud AS.

Doa Nabi Daud Meminta Kesabaran dan Kemenangan

Doa ini dipanjatkan Nabi Daud saat menghadapi tentara Goliath yang jauh lebih banyak dan lebih kuat. Berkat pertolongan Allah SWT, Nabi Daud memperoleh kemenangan. Doa ini diabadikan dalam Al Quran surah Al Baqarah ayat 250.

Arab:

رَبَّنَآ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Latin:

Rabbanaa afrigh 'alainaa shaabran wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa 'alal qaumil kaafiriin.

Artinya:

Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami, dan menangkanlah kami atas kaum yang kafir.

Baca juga: Doa Nabi Ibrahim dalam Alquran: Memohon Keturunan Saleh hingga Keamanan Negeri

Doa Nabi Daud Meminta Cinta

Doa ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi.

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْألُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ ، وَالعَمَلَ الَّذِي يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ . اللَّهُمَّ اِجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِليَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِي ، وَمِنَ المَاءِ البَارِدِ 

Latin:

Allaahumma inni as aluka hubbak, wa hubba mayyuhibbuk, wal ‘amala alladzi yuballighunii hubbak. Allohummaj’al hubbaka ahabba ilayya min nafsii wa ahlii wa minal maa il baarid.

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu untuk selalu cinta kepada-Mu, mencintai orang yang selalu mencintai-Mu, dana mal yang dapat menyampaikanku untuk mencintai-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta kepada-Mu melebihi cintaku terhadap diriku sendiri, keluarga, dan air yang dingin.

Baca juga: Doa Nabi Ayub AS saat Sakit, Teladan Kesabaran Hadapi Ujian Hidup

Doa Meluluhkan Hati

Doa ini terinspirasi dari Mukjizat Nabi Daud yang mampu melunakkan besi dengan tangannya dan mampu bertasbih bersama gunung-gunung dan burung-burung.

Arab:

اللَّهُمَّ يَا مُلَيِّنَ الْحَدِيدِ لِدَاوُدَ، وَيَا مُذَلِّلَ الْجِبَالِ، وَمُسَخِّرَ الرِّيَاحِ وَالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ، سَخِّرْ لِي قَلْبَ  (.......) كَمَا سَخَّرْتَ لِدَاوُدَ الْحَدِيدَ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin:

Allaahumma yaa mulayyinal hadidi li Daawuda, wa yaa mudzallilal jibaali, wa musakhkhirarraahi wasy syamsi wal qamari, sakhkhir lii qalba (sebut nama orang) kamaa sakhkharta li Daawuda al hadiida, innaka ‘ala kulli syai’in qadiir.

Artinya:

Ya Allah, wahai Zat yang melembutkan besi untuk Nabi Daud, wahai Zat yang menundukkan gunung-gunung, dan menundukkan angin, matahari, serta bulan. Tundukkanlah hati (sebut nama orang) untukku sebagaimana Engkau menundukkan besi bagi Nabi Daud. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

Demikianlah 3 doa Nabi Daud yang bisa diamalkan. Semoga bermanfaat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com