Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bacaan Doa Meluluhkan dan Melembutkan Hati Lengkap dengan Artinya

Kompas.com, 8 Oktober 2025, 15:40 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Di dunia ini ada berbagai jenis karakter manusia. Ada manusia yang hatinya keras, ada yang hatinya lembut, dan ada pula yang hatinya pertengahan.

Dari ketiga jenis hati yang dimiliki manusia, tentu akan lebih mudah berbicara dengan orang yang hatinya lembut. Dan yang paling susah adalah berbicara atau berhubungan dengan orang-orang yang memiliki hati keras.

Baca juga: Bacaan Doa untuk Bayi yang Baru Lahir: Arab, Latin, Artinya

Kerasnya hati seseorang bisa disebabkan berbagai hal, seperti pengalaman hidup yang keras, banyak melakukan kemaksiatan, atau memakan makanan yang haram.

Ketika bertemu dengan orang yang hatinya keras, ada doa-doa yang bisa diamalkan agar dapat meluluhkan dan melembutkan hati seseorang. Berikut ini beberapa doa diantaranya:

Doa Meluluhkan Hati yang Dinisbatkan Kepada Nabi Daud AS

Doa ini terinspirasi dari Mukjizat Nabi Daud yang mampu melunakkan besi dengan tangannya dan mampu bertasbih bersama gunung-gunung dan burung-burung.

Arab:

اللَّهُمَّ يَا مُلَيِّنَ الْحَدِيدِ لِدَاوُدَ، وَيَا مُذَلِّلَ الْجِبَالِ، وَمُسَخِّرَ الرِّيَاحِ وَالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ، سَخِّرْ لِي قَلْبَ (.......) كَمَا سَخَّرْتَ لِدَاوُدَ الْحَدِيدَ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin:

Allaahumma yaa mulayyinal hadidi li Daawuda, wa yaa mudzallilal jibaali, wa musakhkhirarraahi wasy syamsi wal qamari, sakhkhir lii qalba (sebut nama orang) kamaa sakhkharta li Daawuda al hadiida, innaka ‘ala kulli syai’in qadiir.

Baca juga: Bacaan Doa Aqiqah dan Mencukur Rambut Bayi: Arab, Latin, dan Artinya

Artinya:

Ya Allah, wahai Zat yang melembutkan besi untuk Nabi Daud, wahai Zat yang menundukkan gunung-gunung, dan menundukkan angin, matahari, serta bulan. Tundukkanlah hati (sebut nama orang) untukku sebagaimana Engkau menundukkan besi bagi Nabi Daud. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

Doa Melembutkan Hati Pasangan

Arab:

اَللَّهُمَّ اَنْتَ حَسْبِيْ عَلَى زَوْجِيْ عَطِّفْ قَلْبَهُ عَلَيَّ وَسَخِّرْلِيْ قلْبَهُ وَذَلِّلْهُ لِيْ وَحَبِّبْنِيْ اِلَيْهِ حَتَّى يَأْتِيْ اِلَيَّ خَاضِعَةً ذَلِيْلاً مِنْ غَيْرِ مَهْلَةٍ وَاشْغُلْهُ بِمَحَبَّتِيْ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Latin:

Allaahumma anta khasbi ‘alaa zaujii ‘aththif qalbahu ‘alayya wa sakhkhirlii qalbahu wa dzallilhu lii wa khabbibnii ilaihi hatta ya’tii ilayya khaadzi’atan dzaliilan min ghairi mahlatin wasyghulhu bi mahabbatii innaka ‘alaa kulli syaiin qadiir.

Baca juga: Bacaan Doa Ketika Menempati Rumah Baru: Arab, Latin, dan Artinya

Artinya:

Ya Allah, Engkau cukup bagiku sebagai penolong atas pasanganku, lembutkan hatinya padaku, palingkan hatinya padaku, tundukkan hatinya padaku, dan jadikan aku mencintainya sehingga dia datang padaku dengan tunduk tanpa menunda-nunda, sibukkanlah dia dengan mencintaiku, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Demikianlah doa untuk melembutkan hati seseorang dan juga suami.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
Aktual
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Aktual
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Aktual
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Aktual
Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Aktual
Arab Saudi Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026
Arab Saudi Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026
Aktual
Hilal Tak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram Rabu 17 Juni 2026
Hilal Tak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram Rabu 17 Juni 2026
Aktual
Presiden Jerman Terharu Lihat Istiqlal-Katedral, Menag: Sulit Ditemukan di Belahan Dunia Lain
Presiden Jerman Terharu Lihat Istiqlal-Katedral, Menag: Sulit Ditemukan di Belahan Dunia Lain
Aktual
Tahun Baru Islam 1448 H Dimulai, Kiswah Kabah Resmi Diganti 1 Muharram
Tahun Baru Islam 1448 H Dimulai, Kiswah Kabah Resmi Diganti 1 Muharram
Aktual
Tahun Baru Islam: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Tahun Baru Islam: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Muharam 1448 H Tiba, Ini Keutamaan dan Amalan Sunnahnya
Muharam 1448 H Tiba, Ini Keutamaan dan Amalan Sunnahnya
Aktual
Pentingnya Shalat dalam Islam: Kunci Kesuksesan Abadi di Akhirat
Pentingnya Shalat dalam Islam: Kunci Kesuksesan Abadi di Akhirat
Aktual
Pemulangan Haji Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Diterbangkan
Pemulangan Haji Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Diterbangkan
Aktual
Sedekah Kolektif ASN Banyuwangi di Peringatan 1 Muharram, Wujud Ta’awun untuk Sesama
Sedekah Kolektif ASN Banyuwangi di Peringatan 1 Muharram, Wujud Ta’awun untuk Sesama
Aktual
Menangis Haru, Penjual Sayur Asal Kebumen: Orang seperti Saya Kok Bisa Berhaji
Menangis Haru, Penjual Sayur Asal Kebumen: Orang seperti Saya Kok Bisa Berhaji
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com