Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lima Keutamaan Sholat Dhuha, Dari Ampunan Dosa hingga Istana di Surga

Kompas.com, 27 Desember 2025, 12:04 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber MUIDigital

KOMPAS.com - Sholat dhuha menjadi salah satu amalan sunah yang banyak ditekankan Rasulullah SAW.

Ibadah yang dikerjakan di waktu pagi menjelang siang ini tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga memiliki keutamaan besar bagi kehidupan spiritual seorang Muslim.

Berbagai hadis Nabi SAW menjelaskan keistimewaan sholat dhuha, mulai dari penghapus dosa, sedekah bagi seluruh persendian tubuh, hingga ganjaran istana di surga.

Keutamaan Sholat Dhuha

Dikutip dari MUIDigital, berikut keutamaan sholat dhuha dari literatur hadis yang otoritatif sebagai pengingat akan pentingnya menjaga ibadah ini secara istiqamah.

Baca juga: Sholat Dhuha: Pengertian, Hukum, Waktu Pelaksanaan, dan Dalil Kesunnahannya

1. Dibangunkan Istana di Surga

Keutamaan sholat dhuha yang paling sering dikutip adalah ganjaran istana di surga bagi mereka yang menunaikannya sebanyak dua belas rakaat. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ صَلَّى الضُّحَى اِثْنَتَي عَشْرَةَ رَكْعَةً بَنَى اَللَّهُ لَهُ قَصْرًا فِي الْجَنَّةِ

Artinya: “Barang siapa sholat dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga.” (HR Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan betapa besar nilai ibadah sholat dhuha, meski tergolong sunah. Ganjaran tersebut menjadi motivasi bagi umat Islam untuk meluangkan waktu di pagi hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT.

2. Diampuni Dosa-dosanya

Selain pahala besar, sholat dhuha juga menjadi sarana pengampunan dosa, khususnya bagi mereka yang menjaganya secara rutin. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ حَافَظَ عَلَى شُفْعَةٍ الضُّحَى غُفِرَلَهُ ذُنُوْبَهُ وَ اِنْ كَانَتْ مِثْلُ زَبَدِ الْبَخْرِ

Artinya: “Barang siapa yang dapat mengamalkan sholat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)

Pesan ini menegaskan bahwa konsistensi dalam ibadah sering kali lebih utama daripada kuantitas sesaat.

3. Menjadi Sedekah bagi Seluruh Persendian

Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa setiap persendian tubuh manusia memiliki kewajiban sedekah setiap pagi. Kewajiban tersebut dapat dipenuhi dengan dua rakaat sholat dhuha:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ. فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ، وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ، وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

Artinya: “Ada sedekah atas seluruh tulang (persendian) salah seorang dari kalian… dan dua rakaat sholat dhuha mencukupi semuanya itu.” (HR Muslim)

Dengan sholat dhuha, seorang Muslim telah menunaikan sedekah harian tanpa harus mengeluarkan harta.

4. Disebut sebagai Sholat Kaum Awwâbîn

Sholat dhuha juga dikenal sebagai sholatnya orang-orang awwâbîn, yaitu mereka yang senantiasa kembali kepada Allah SWT dengan taubat. Rasulullah SAW bersabda:

لَا يُحَافِظُ عَلَى صَلَاةِ الضُّحَى إِلَّا أَوَّابٌ. قَالَ: وَهِيَ صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ

Artinya: “Tidak ada yang menjaga sholat dhuha kecuali orang yang kembali kepada Allah. Sholat dhuha adalah sholat orang-orang yang awwâbîn.” (HR Al-Hakim)

Hadis ini menunjukkan bahwa sholat dhuha bukan sekadar rutinitas, tetapi juga cerminan kesungguhan spiritual.

5. Keutamaan Bertingkat Sesuai Jumlah Rakaat

Keutamaan sholat dhuha juga berbeda sesuai jumlah rakaat yang dikerjakan. Hal ini dijelaskan dalam riwayat panjang berikut:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: ... وَإِنْ صَلَّيْتَهَا ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللهِ لَكَ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

Artinya: “…jika dua belas rakaat maka Allah membangunkan untukmu rumah di surga.” (HR Al-Baihaqi)

Baca juga: Shalat Syuruq vs Dhuha: Arti, Waktu, dan Perbedaannya

Riwayat ini memperlihatkan bahwa setiap tambahan rakaat membawa keutamaan tersendiri, dari tidak dicatat sebagai orang lalai hingga memperoleh balasan surga.

Melalui sholat dhuha, umat Islam diajak memulai hari dengan ibadah, zikir, dan pengharapan akan rahmat Allah SWT. Ibadah ringan namun sarat makna ini menjadi salah satu kunci menjaga keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com