Penulis
KOMPAS.com - Peristiwa Isra Mi'raj menjadi salah satu peristiwa bersejarah dan luar biasa bagi umat Islam. Peristiwa ini menjadi tonggak dari kewajiban melaksanakan sholat fardhu lima waktu yang menjadi ibadah utama bagi umat Islam.
Peristiwa Isra Mi'raj diabadikan beberapa ayat Al Quran. Ayat tersebut menjelasakan definisi dan juga detail dari peristiwa Isra Mi'raj. Berikut ini beberapa ayat Al Quran yang di dalamnya terkandung peristiwa Isra Mi'raj.
Baca juga: Salah Kaprah Mengamalkan Ayat Seribu Dinar, Bikin Tak Terasa Khasiatnya
سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ
Artinya: "Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
Surat Al Isra' ayat 1 menjadi ayat paling populer yang mengabadikan peristiwa Isra Mi'raj. Ayat ini menjelaskan garis besar perjalanan isra' Mi'raj.
وَلَقَدْ رَآهُ نزلَةً أُخْرَى (13) عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى (14) عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى (15) إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى (16) مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى (17) لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى (18)
Artinya: "Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar".
Baca juga: Kumpulan Ayat-ayat Al Quran yang Bisa Menjadi Penyemangat Hidup
Ayat-ayat di atas menjelaskan beberapa detail peristiwa yang terjadi Isra Mi'raj, yaitu:
وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِٱلنَّاسِ ۚ وَمَا جَعَلْنَا ٱلرُّءْيَا ٱلَّتِىٓ أَرَيْنَٰكَ إِلَّا فِتْنَةً لِّلنَّاسِ وَٱلشَّجَرَةَ ٱلْمَلْعُونَةَ فِى ٱلْقُرْءَانِ ۚ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا طُغْيَٰنًا كَبِيرًا
Artinya: "Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: "Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia". Dan Kami tidak menjadikan penampakan yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka".
Dalam tafsir Tafsir Al Mukhtashar, ayat ini menjelaskan bahwa semua yang dilihat Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Mi'raj menjadi ujian bagi manusia. Ada yang beriman karenanya dan ada yang mendustakannya dan menjadi kafir kembali.
Baca juga: Al Quran Sebagai Obat: Surat dan Ayat Penyembuh dalam Al Quran
Itulah beberapa ayat Al Quran tentang Isra Mi'raj. Ayat-ayat tersebut memperkuat terjadinya peristiwa Isra Mi'raj.
Ayat-ayat tentang Isra M'raj ini akan ditanggapi berbeda antara orang-orang yang beriman dan orang-orang kafir.
Bagi orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah SWT, ayat-ayat tentang Isra Mi'raj akan menjadikan mereka semakin mendustakan peristiwa Isra Mi'raj.
Sedangkan bagi orang beriman, ayat-ayat Isra Mi'raj semakin menguatkan iman dan ketaatan kepada Allah SWT.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang