Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab dan Keutamaannya, Amalan Sunnah yang Dicintai Rasulullah

Kompas.com, 22 Januari 2026, 08:42 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Puasa merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki banyak keutamaan dalam ajaran Islam.

Selain puasa wajib di bulan Ramadhan, umat Islam juga dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah yang telah dicontohkan Rasulullah SAW, salah satunya puasa Senin dan Kamis.

Ibadah ini dikenal ringan, dapat dilakukan sepanjang tahun, namun memiliki nilai spiritual yang besar.

Puasa Senin Kamis tidak hanya mencerminkan ketaatan seorang Muslim kepada Allah SWT, tetapi juga memberikan manfaat nyata, baik dari sisi ruhani maupun kesehatan. Karena itu, puasa sunnah ini terus diamalkan dan diajarkan secara turun-temurun.

Baca juga: Niat Puasa Kamis: Bacaan, Waktu, dan Dalilnya

Niat Puasa Senin Kamis

Dalam Islam, niat merupakan syarat utama sahnya suatu ibadah, termasuk puasa. Niat menjadi pembeda antara ibadah dan aktivitas biasa. Berikut bacaan niat puasa Senin dan Kamis yang umum digunakan:

Bacaan niat puasa hari Senin:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْإِثْنَينِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta‘ala.”

Bacaan niat puasa hari Kamis:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumil khamiisi sunnatan lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta‘ala.”

Niat puasa sunnah sebaiknya dilakukan sebelum fajar. Namun, apabila seseorang belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa, maka masih diperbolehkan berniat setelah fajar. Hal ini sesuai dengan teladan Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan dari Aisyah RA.

Keutamaan Puasa Senin Kamis

Puasa pada hari Senin dan Kamis memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Shahih Muslim:

“Amal-amalan itu ditunjukkan (kepada Allah) pada hari Senin dan Kamis. Maka akan diampuni dosa orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun, kecuali seseorang yang antara dirinya dan saudaranya terdapat permusuhan.”

Selain itu, terdapat beberapa keutamaan lain dari puasa Senin Kamis. Pertama, puasa ini merupakan bentuk nyata mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang dikenal rutin berpuasa pada dua hari tersebut.

Kedua, Senin dan Kamis adalah hari diperiksanya amal manusia, sehingga berpuasa pada hari itu menunjukkan kesiapan spiritual seorang hamba ketika amalnya diangkat ke hadapan Allah SWT.

Ketiga, ibadah seperti salat, puasa, dan sedekah dapat menghapus dosa-dosa kecil, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

Keempat, orang-orang yang gemar berpuasa akan mendapatkan keistimewaan masuk surga melalui pintu Ar-Rayyan, pintu khusus bagi mereka yang berpuasa.

Manfaat Puasa Senin Kamis bagi Kehidupan

Selain bernilai ibadah, puasa Senin Kamis juga membawa manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Puasa membantu menjaga kesehatan tubuh, memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan, serta melatih disiplin dan kesabaran.

Baca juga: Puasa Sunnah Rutin Senin Kamis dan Niatnya, Amalan Ringan Bernilai Besar

Banyak orang juga merasakan bahwa puasa membuat tubuh lebih ringan dan pikiran lebih jernih, sehingga meningkatkan fokus dan produktivitas.

Puasa Senin Kamis merupakan ibadah sunnah yang sarat nilai dan keberkahan. Dengan niat yang benar dan pelaksanaan yang istiqamah, amalan ini dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kualitas hidup, baik di dunia maupun di akhirat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar