Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apakah Membaca Yasin 3 Kali di Malam Nisfu sya'ban Ada Dasarnya? Simak Penjelasannya

Kompas.com, 30 Januari 2026, 14:25 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Nisfu Sya’ban adalah malam ke-15 di bulan Sya’ban. Banyak ulama menyebutkan bahwa malam ini adalah waktu yang baik untuk memperbanyak ibadah, dzikir, shalat malam, membaca Al-Qur’an dan berdoa memohon ampunan serta keberkahan.

Salah satu tradisi menyambut malam Nisfu Sya'ban di Indonesia adalah membaca surat Yasin 3 kali setelah maghrib disertai dengan doa setiap selesai membaca surat Yasin dengan doa-doa tertentu.

Apakah ajaran ini ada sumbernya? Simak penjelasan di bawah ini.

Baca juga: Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Amalan Malam Nisfu Syaban

Dasar Membaca Yasin 3 Kali di Malam Nisfu Sya'ban

Anjuran membaca surat Yasin 3 kali tidak bersumber dari Al Quran maupun hadits. Tetapi berasal dari ijtihad Ulama dan terdapat dalam kitab-kitab Ulama.

1. Kitab I'anatut Thalibin karya Sayyid Abu Bakar Muhammad Syatha ad-Dimyathi

Dalam kitab tersebut dijelaskan: "Disunnahkan membaca Surat Yasin tiga kali setelah Maghrib, dan setelah setiap kali membaca, berdoa dengan doa yang diajarkan untuk mendapatkan hajat tertentu."

2. Kitab Hasyiyah al-Bajuri karya Syekh Ibrahim bin Muhammad al-Bajuri

Dalam kitab tersebut dijelaskan: "Termasuk amalan yang dianjurkan pada malam Nisfu Sya’ban adalah membaca Surah Yasin tiga kali, kemudian berdoa dengan doa kebaikan yang diinginkan."

3. Kitab Ma Dza fi Sya’ban karya Syekh Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki

Dalam kitab tersebut dijelaskan: "Membaca Surat Yasin (atau bagian lain dari Al-Qur’an) diniatkan memohon keberkahan dan kebaikan adalah boleh selama tidak dianggap sebagai syariat wajib khusus untuk malam Nisfu Sya'ban.

Baca juga: 5 Doa Pendek Nisfu Syaban yang Bisa diamalkan Lengkap dengan Artinya

Tata Cara Membaca Yasin Tiga Kali di Malam Nisfu Sya'ban

Adapun tata cara membaca surat Yasin tiga kali di malam Nisfu Sya'ban adalah dilaksanakan setelah shalat maghrib. Setiap bacaan surat Yasin disertai dengan doa yang berbeda-beda. Berikut niat dan doa yang dianjurkan:

  • Niat dan doa pertama: Memohon umur panjang yang barakah dan istiqamah dalam beribadah kepada Allah.
  • Niat dan doa kedua: Memohon dilindungi dari bala, bencana, dan kesulitan hidup.
  • Niat dan doa ketiga: Memohon keteguhan iman serta husnul khatimah (akhir hayat yang baik).

Keutamaan Membaca Yasin 3 Kali di Malam Nisfu Sya'ban

Meskipun tidak ada dalil yang shahih dari Al Quran atau hadits Nabi SAW yang secara eksplisit memerintahkan membaca Yasin tiga kali khusus di malam Nisfu Sya’ban, Sebagian Ulama membolehkan dan menganjurkan untuk membaca Surat Yasin secara umum karena termasuk bagian dari Al Quran yang mulia.

Keutamaan membaca surat Yasin 3 kali di malam Nisfu Sya'ban adalah:

  • Sebagai wasilah untuk berdoa kepada Allah SWT untuk berdoa
  • Membaca surat Yasin akan mendapat pahala dari setiap huruf yang dibaca
  • Menambah kedekatan dengan Allah SWT
  • Sebagai bagian dari dzikir dan membaca Al Quran untuk memuliakan malam Nisfu Sya'ban
  • Untuk menyucikan hati dan menguatkan keimanan dan ketakwaan.

Baca juga: Dua Golongan yang Tidak Mendapat Ampunan di Malam Nisfu Syaban

Kesimpulan

Membaca Yasin 3 kali di malam Nisfu Sya’ban tidak memiliki dalil khusus dari Al Quran dan hadits Nabi SAW sebagai amalan yang disunnahkan secara khusus. Namun, membaca Yasin dan doa-doa pada malam Nisfu Sya’ban adalah boleh dan dianjurkan sebagai bagian dari memperbanyak ibadah, dzikir, dan permohonan kepada Allah SWT.

Para Ulama menekankan pentingnya niat ikhlas kepada Allah SWT, dan tidak menganggap amalan ini sebagai suatu kewajiban. 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar