Editor
KOMPAS.com – Doa merupakan salah satu ibadah yang paling mudah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah SAW mengajarkan berbagai doa pendek yang dapat dibaca dalam berbagai aktivitas, mulai dari bangun tidur hingga sebelum beristirahat di malam hari.
Menurut Al-Qur'an, Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berdoa.
"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu." (QS. Ghafir: 60)
Dilansir dari buku Kumpulan Doa Sehari-hari yang diterbitkan Kementerian Agama RI, doa-doa harian yang diajarkan Rasulullah SAW bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana mengingat Allah dalam setiap aktivitas. (Kemenag Jatim)
Berikut tujuh doa harian Rasulullah SAW yang pendek, mudah dihafal, dan dapat diamalkan setiap hari.
Baca juga: Kumpulan Doa Agar Segala Urusan Dilancarkan Lengkap Arab Latin Arti
Rasulullah SAW mengajarkan doa singkat sebelum tidur sebagai bentuk tawakal kepada Allah SWT.
Arab
اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ
Latin
Allahumma bismika ahya wa amut.
Artinya
"Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati."
(HR. Bukhari).
Ketika bangun tidur, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memuji Allah yang telah menghidupkan kembali setelah tidur.
Arab
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Latin
Alhamdulillahil ladzi ahyana ba'da ma amatana wa ilaihin nusyur.
Artinya
"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami (tidur), dan hanya kepada-Nya kami dibangkitkan."
(HR. Bukhari).
Salah satu doa yang paling mudah dihafal adalah membaca basmalah sebelum makan.
Arab
بِسْمِ اللَّهِ
Latin
Bismillah.
Artinya
"Dengan nama Allah."
Menurut hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam mengawali makan dengan menyebut nama Allah agar memperoleh keberkahan.
Sebelum memulai aktivitas, Rasulullah SAW mengajarkan doa agar memperoleh perlindungan Allah.
Arab
بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Latin
Bismillah, tawakkaltu 'alallah, la haula wa la quwwata illa billah.
Artinya
"Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."
Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi. Menurut para ulama, doa ini menjadi bentuk penyerahan diri kepada Allah sebelum memulai aktivitas.
Saat bepergian, Rasulullah SAW membaca doa yang diabadikan dalam Al-Qur'an.
Arab
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
Latin
Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin wa inna ila rabbina lamunqalibun.
Artinya
"Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali."
(QS. Az-Zukhruf: 13–14).
Doa pendek ini sering dibaca Rasulullah SAW ketika menghadapi urusan yang sulit.
Arab
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا
Latin
Allahumma la sahla illa ma ja'altahu sahla, wa anta taj'alul hazna idza syi'ta sahla.
Artinya
"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Engkau mampu menjadikan kesulitan menjadi mudah apabila Engkau menghendaki."
Doa ini diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan banyak dianjurkan ulama untuk dibaca ketika menghadapi berbagai urusan.
Rasulullah SAW menyebut doa ini sebagai penghulu istighfar.
Arab
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ...
Latin (awal doa)
Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana 'abduka...
Artinya
"Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu..."
Dalam hadis riwayat Bukhari dijelaskan bahwa siapa yang membacanya pada pagi hari dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum petang, atau membacanya pada petang hari lalu meninggal sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.
Baca juga: Safar Bukan Bulan Sial, Ini 5 Doa yang Dianjurkan untuk Diamalkan
Menurut Kementerian Agama RI, doa-doa harian yang diajarkan Rasulullah SAW berfungsi menanamkan kebiasaan mengingat Allah dalam setiap aktivitas. Mulai dari bangun tidur, makan, bekerja, bepergian, hingga kembali beristirahat, seluruh aktivitas seorang Muslim dianjurkan diawali dengan doa agar memperoleh keberkahan dan perlindungan Allah SWT.
Meski singkat, doa-doa tersebut mengandung makna yang mendalam, yaitu pengakuan atas kekuasaan Allah, rasa syukur, tawakal, serta permohonan perlindungan. Karena itu, membiasakan membaca doa harian merupakan salah satu sunnah yang dapat dilakukan siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang