Editor
KOMPAS.com - Hubungan suami istri dalam Islam tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan biologis, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah apabila dilakukan sesuai tuntunan syariat.
Islam mengajarkan berbagai adab sebelum, saat, dan sesudah berhubungan intim, termasuk membaca doa sebelum jima'.
Doa ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Baca juga: Doa Sebelum dan Sesudah Makan Lengkap dengan Arti serta Adab Makan dalam Islam
Selain itu, doa tersebut juga memiliki keutamaan bagi pasangan yang dikaruniai keturunan.
Dalam Islam, hubungan intim antara suami dan istri tidak hanya menjadi sarana memenuhi kebutuhan biologis, tetapi juga memiliki tujuan mulia, termasuk ikhtiar memperoleh keturunan.
Baca juga: Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah, 4 Amalan Rasulullah yang Dianjurkan
Karena itu, syariat Islam mengatur sejumlah adab dalam berhubungan intim agar aktivitas tersebut bernilai ibadah apabila dilakukan sesuai tuntunan yang diajarkan Rasulullah SAW.
Salah satu adab yang dianjurkan adalah membaca doa sebelum melakukan jima'.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan doa berikut bagi seseorang yang hendak menggauli istrinya:
بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Latin: Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa.
Artinya: “Dengan (menyebut) nama Allâh, ya Allâh jauhkan lah kami dari (gangguan) syaithan dan jauhkan lah syaithan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami.”
Doa tersebut memiliki keutamaan yang besar bagi pasangan suami istri yang mengamalkannya. Hal itu dijelaskan dalam lanjutan hadis Rasulullah SAW berikut:
فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا
Artinya: "Kemudian jika ditakdirkan (lahirnya) anak bagi mereka berdua dari hubungan intim tersebut, maka syaithan tidak akan bisa mencelakai anak tersebut selamanya.” [HR. al-Bukhâri no. 6388 dan Muslim no. 1434].
Hadis tersebut menunjukkan salah satu adab dalam berhubungan intim, yaitu mengawali dengan membaca basmalah dan melafalkan doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Apabila Allah Azza wa Jalla menakdirkan pasangan tersebut memperoleh keturunan dari hubungan intim itu, maka anak yang lahir diharapkan memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
Doa yang dibaca juga menjadi bentuk permohonan perlindungan agar anak dijauhkan dari gangguan setan.
Dengan demikian, membaca doa sebelum berhubungan intim bukan hanya menjadi sunnah yang dianjurkan, tetapi juga merupakan ikhtiar seorang Muslim untuk memohon keberkahan, perlindungan, dan kebaikan bagi keluarga serta keturunan yang dianugerahkan Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang