Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Mencari Orang Hilang bagi Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Kompas.com, 9 September 2026, 09:54 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com — Kabar hilang kontaknya sebuah kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengundang keprihatinan. Dalam situasi seperti ini, selain upaya pencarian oleh tim SAR, umat Islam dapat memanjatkan doa memohon keselamatan, perlindungan, serta pertolongan Allah SWT.

Memang belum ada satu doa khusus yang secara eksplisit untuk mencari orang hilang. Namun, terdapat sejumlah doa yang relevan untuk diamalkan ketika menghadapi musibah, kesulitan, marabahaya, dan memohon keselamatan.

Buku Kumpulan Do’a Sehari-hari yang diterbitkan Direktorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama RI, menjelaskan bahwa berdoa merupakan bentuk memohon pertolongan kepada Allah SWT dan menjadi bagian penting dalam ibadah.

Doa Mencari Orang Hilang dan Memohon Pertolongan Allah

Salah satu doa yang dapat diamalkan ketika menghadapi persoalan berat adalah doa yang dalam buku Kumpulan Doa Harian disebut sebagai doa mohon ketenangan dan jalan keluar ketika menghadapi masalah.

Doanya:

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadldlolimin.

Artinya:

“Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Baca juga: Dzikir dan Doa Pagi Pembuka Pintu Rezeki, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa tersebut merupakan doa Nabi Yunus AS yang bersumber dari QS Al-Anbiya ayat 87. Dalam buku Kumpulan Doa Harian, doa ini ditempatkan sebagai doa untuk memohon ketenangan dan jalan keluar ketika menghadapi masalah.

Doa ini dapat diamalkan oleh keluarga dan masyarakat ketika menghadapi situasi penuh ketidakpastian, termasuk saat menunggu kabar orang yang belum diketahui keberadaannya.

Doa Mohon Keselamatan dari Marabahaya

Buku terbitan Kementerian Agama juga memiliki bagian khusus berjudul "Do’a Selamat Dari Segala Marabahaya". Bagian tersebut berisi amalan perlindungan yang dapat dibaca pada waktu-waktu tertentu.

Salah satu amalan yang disebutkan adalah membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tiga kali pada pagi dan sore hari.

Dalam konteks orang yang sedang dalam pencarian, keluarga dapat memperbanyak doa perlindungan tersebut sembari tetap mengikuti proses pencarian yang dilakukan oleh pihak berwenang.

Doa Memohon Perlindungan dari Kejahatan

Buku Kumpulan Doa Harian juga memuat doa penjaga diri:

Allohumma innii a'udzubika min syarri nafsii wa min syarri kulli daabbatin anta aakhidzun binaashiyatihaa inna robbii 'alaa shirotim mustaqim.

Artinya:

“Wahai Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan diri saya dan dari kejahatan tiap-tiap makhluk. Engkaulah yang mengendalikannya. Sesungguhnya Tuhanku atas jalan yang lurus.”

Doa tersebut dapat menjadi bagian dari doa memohon perlindungan ketika seseorang berada dalam kondisi yang tidak diketahui atau menghadapi bahaya.

Doa Memohon Keselamatan

Dalam Kumpulan Do’a Sehari-hari Kementerian Agama juga terdapat doa mohon keselamatan yang bersumber dari Al-Quran, yakni:

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ ۝ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Dalam terjemahan yang dicantumkan buku tersebut:

“Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan curahan rahmat-Mu dari tipu daya orang-orang yang kafir.” (QS Yunus: 85-86).

Doa tersebut mengandung permohonan keselamatan dan pertolongan Allah SWT ketika menghadapi keadaan yang membahayakan.

Doa agar Terbebas dari Jeratan Masalah

Doa lainnya yang dapat diamalkan adalah:

Allohumma lakal-hamdu wa ilaikal musytaka wa antal musta'aan.

Artinya:

“Ya Allah, segala puji bagi-Mu, kepada-Mu-lah tempat mengadu dan Engkau adalah Dzat Yang Maha Penolong.”

Dalam buku Kumpulan Doa Harian, doa tersebut ditempatkan sebagai doa terbebas dari jeratan masalah.

Dalam situasi pencarian orang hilang, doa ini dapat menjadi ungkapan kepasrahan kepada Allah sekaligus permohonan agar diberikan jalan keluar dari keadaan yang sulit.

Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat

Buku kedua yang disediakan juga memuat doa keselamatan dunia dan akhirat:

Allohumma inna nas-aluka salamatan fiddin wa'afiyatan fil jasad, wa ziyadatan fil 'ilmi, wa barokatan firrizqi, wa taubatan qoblal maut, wa rohmatan 'indal maut, wa maghfirotam ba'dal maut.

Artinya:

“Ya Allah, kami memohon keselamatan agama, kesejahteraan badan, penambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum mati, rahmat di waktu mati, dan ampunan setelah mati.”

Doa tersebut tercantum dalam Kumpulan Doa Harian sebagai doa untuk keselamatan dunia dan akhirat.

Doa untuk Keluarga yang Sedang Menunggu

Bagi keluarga yang sedang menunggu kabar orang yang hilang, doa dapat menjadi ikhtiar batin untuk memohon ketenangan sekaligus pertolongan Allah.

Dalam buku Kementerian Agama disebutkan bahwa doa tidak hanya dipanjatkan ketika seseorang tertimpa musibah. Seorang Muslim dianjurkan berdoa baik dalam keadaan lapang maupun ketika menghadapi kesulitan.

Tata cara berdoa yang dijelaskan dalam buku tersebut antara lain menghadap kiblat, membaca pujian kepada Allah, istighfar dan shalawat sebelum berdoa. Doa juga dianjurkan disampaikan dengan suara lembut, penuh rasa takut sekaligus harapan kepada Allah SWT.

Buku tersebut juga mencantumkan beberapa waktu yang dinilai baik untuk berdoa, antara lain antara azan dan iqamat, sepertiga malam terakhir, ketika turun hujan, serta waktu-waktu lainnya. Doa juga dianjurkan untuk diulang tiga kali.

Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Doa-doa tersebut relevan dengan situasi pencarian kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kapal tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 15.04 WIB. Sebelumnya, salah seorang penumpang sempat membagikan lokasi terkini kepada rekan jurnalis di Lampung pada pukul 14.42 WIB.

Lokasi dugaan terakhir kapal berada di sekitar koordinat 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T.

Basarnas kemudian mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian. Hingga pencarian pada Selasa sore, tim telah menjangkau kawasan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang, tetapi belum menemukan rombongan tersebut.

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso menyampaikan bahwa pencarian akan dilanjutkan. Proses pencarian membutuhkan kehati-hatian karena berlangsung di sekitar Gunung Anak Krakatau yang masih aktif dan aktivitasnya dapat berubah.

Sementara itu, data sementara Basarnas mencatat sedikitnya tujuh orang masuk dalam daftar pencarian, termasuk pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, Donal yang merupakan pewarta lepas, serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.

Baca juga: Doa Qunut Subuh Lengkap dengan Tata Cara Membaca saat Shalat Sendiri dan Berjamaah

Dalam kondisi seperti ini, doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual. Namun, doa tetap berjalan bersama ikhtiar nyata, termasuk operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan tim SAR.

Semoga Allah SWT memberikan keselamatan kepada seluruh jurnalis yang masih dalam pencarian, memberikan kemudahan kepada tim SAR, serta memberikan ketabahan kepada keluarga dan rekan-rekan mereka yang sedang menanti kabar. Aamiin.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Masjid di Klaten Jadi Dapur MBG, Bagaimana Hukumnya Menurut Fikih?
Masjid di Klaten Jadi Dapur MBG, Bagaimana Hukumnya Menurut Fikih?
Aktual
Doa Dijauhkan dari Marabahaya, Amalan Memohon Perlindungan kepada Allah
Doa Dijauhkan dari Marabahaya, Amalan Memohon Perlindungan kepada Allah
Doa dan Niat
Doa Mencari Orang Hilang bagi Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Doa Mencari Orang Hilang bagi Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Doa dan Niat
MUI Ajak Tobat Ekologi untuk Menghentikan Kerusakan Lingkungan
MUI Ajak Tobat Ekologi untuk Menghentikan Kerusakan Lingkungan
Aktual
Gus Kikin: Saya Akan Banyak di Jakarta, tetapi Tidak Melupakan Jawa Timur
Gus Kikin: Saya Akan Banyak di Jakarta, tetapi Tidak Melupakan Jawa Timur
Aktual
JK Sebut Pendidikan Islam Harus Adaptif, Jangan Menjadi Museum Masa Lalu
JK Sebut Pendidikan Islam Harus Adaptif, Jangan Menjadi Museum Masa Lalu
Aktual
Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia 2026 Diperpanjang, Cek Jadwalnya
Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia 2026 Diperpanjang, Cek Jadwalnya
Aktual
Darul Amanah Jajaki Beasiswa dan Pertukaran Pelajar dengan Negara-Negara Timur Tengah
Darul Amanah Jajaki Beasiswa dan Pertukaran Pelajar dengan Negara-Negara Timur Tengah
Aktual
Hukum Berjabat Tangan Setelah Shalat Berjamaah, Adakah Tuntunannya?
Hukum Berjabat Tangan Setelah Shalat Berjamaah, Adakah Tuntunannya?
Aktual
Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 hingga 14 September, Cek Cara Daftarnya
Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 hingga 14 September, Cek Cara Daftarnya
Aktual
Beasiswa Zakat Kemenag 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Bisa Daftar hingga 14 September
Beasiswa Zakat Kemenag 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Bisa Daftar hingga 14 September
Aktual
Tulisan Assalamualaikum yang Benar: Arab, Latin, Arti, dan Jawabannya
Tulisan Assalamualaikum yang Benar: Arab, Latin, Arti, dan Jawabannya
Doa Harian
Kemenag: Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Sudah 100 Persen
Kemenag: Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Sudah 100 Persen
Aktual
MTQ Nasional XXXI 2026 Jadi Momentum Kenalkan Al Quran Isyarat kepada Masyarakat
MTQ Nasional XXXI 2026 Jadi Momentum Kenalkan Al Quran Isyarat kepada Masyarakat
Aktual
Ijazah Kubro Dalailul Khairat: Menjaga Tradisi Tirakat dan Wirid di Kalangan Nahdliyin
Ijazah Kubro Dalailul Khairat: Menjaga Tradisi Tirakat dan Wirid di Kalangan Nahdliyin
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar